
Satu minggu
kemudian, Arabella masih berada dirumah Jerry. Dia bingung harus melakukan apa.
“Aduh bagaimana
ini uangku habis dan harus membayar spp lagi tapi aku malu kalau balik ke rumah
apalagi bertemu dengan mami Kaira tapi aku butuh uang juga.” Kata Arabella
dalam hati.
“Sedang
memikirkan apa?” Tanya Jerry.
“Tidak kok, kok
rapi banget mau kemana?” Tanya Arabella.
“Keluar yuk kita
cari makan.” Kata Jerry.
“Aku lagi nggak
ada uang, uangku mulai menipis sayang.” Kata Arabella.
“Sudah aku yang
traktir, ayo cepat ganti bajumu lalu kita keluar.” Kata Jerry.
“Iya, tunggu
sebentar.” Kata Arabella.
Setelah itu,
mereka pergi ke restoran didekat rumah Jerry. Tanpa sengaja mereka bertemu
dengan Raffa dan keluarga, mereka juga makan di restoran yang sama.
“Aduh sayang
jangan makan disini dong, ada papi sama mami aku disana.” Kata Arabella sambil
bersembunyi dibelakang Jerry.
“Tidak apa-apa
tunjukkan kalau kamu bisa hidup mandiri tanpa bantuan mereka.” Kata Jerry.
“Kenyataannya
aku lagi butuh uang mereka, aku malu kalau bertemu dengan mereka.” Kata
Arabella.
“Terus
bagaimana? Kita jadi makan disini atau tidak?” Tanya Jerry.
“Kita cari
restoran lain saja sayang.” Kata Arabella sambil menarik lengan Jerry. Lalu dia
tidak sengaja menabrak seorang wanita yang cantik nan elegant.
“Aduh sakit,
kalau jalan yang benar dong.” Bentak Arabella.
“Maafkan pacar
saya, maaf kami tidak sengaja.” Kata Jerry.
Raffa dan
keluarganya pun mendengarnya akhirnya Raffa menghampirinya.
“Maafkan anak
saya bu Viona.” Kata Raffa.
“Tidak apa-apa
__ADS_1
kok, mungkin saya yang kurang hati-hati.” Kata Viona.
“Mari silahkan
duduk, kalian berdua ikutlah bersama kami.” Kata Raffa. Akhirnya Arabella dan
Jerry ikut makan bersama dengan Raffa dan keluarga beserta bu Viona.
“Perkenalkan ini
istri saya dan ini ketiga anak saya, yang pertama namanya Arabella, lalu Kei
dan yang terakhir adalah Feya.” Kata Raffa.
“Salam kenal
semuanya, saya Viona.” Kata Viona.
“Saya merasa
terhormat bisa menjamu bu Viona makan siang.” Kata Raffa.
“Tidak perlu
sungkan, mungkin makan bersama seperti ini akan sering kita lakukan ya setelah
ini karena jika saya bekerjasama dengan seseorang, saya merasa orang tersebut
seperti keluarga saya.
“Ah iya terima
kasih, saya benar-benar berterima kasih sekali karena bu Viona mau bekerjasama
dengan perusahaan kami.” Kata Raffa.
“Itu perusahaan
milik keluarga pak Raffa ya?” Tanya Viona.
“Benar bu,
silahkan makan.” Kata Raffa dan Kaira.
ya? Kamu cantik sekali, mirip sekali dengan ayahmu.” Kata Viona.
“Mana mungkin
mirip, saya hanya.” Kata Arabella, lalu Kaira menggenggam tangan Arabella.
“Tentu saja dia
mirip dengan ayah ibunya.” Kata Kaira sambil tebar senyuman agar Viona berhenti menanyakan tentang Arabella.
“Lepaskan
tanganku.” Kata Arabella.
“Jangan bikin
masalah kamu.” Bisik Kaira.
“Lepaskan
tanganku, kenapa memangnya?” Tanya Arabella.
“Arabella
sebaiknya kamu diam.” Kata Raffa dengan tegas.
“Maaf bu Viona.
Selamat makan bu Viona.” Kata Raffa.
“Iya, selamat
makan juga.” Kata Viona.
“Lain kali kami
akan mengundang bu Viona makan bersama dirumah kami, semoga bu Viona bisa
__ADS_1
berkenan untuk hadir dirumah kami.” Kata Kaira.
“Oh tentu saja,
saya sangat suka dengan makanan rumahan. Mungkin karena saya setiap hari makan
western food ya. Untuk merayakan kerjasama kita mari kita bersulang.” Kata
Viona.
“Bersulang.”
Setelah itu, bu
Viona pamit untuk pulang.
“Saya permisi
dulu ya.” Kata Viona.
“Baik bu, sekali
lagi kami mengucapkan terima kasih banyak.” Kata Raffa.
“Sama-sama pak
Raffa dan bu Kaira. Permisi saya pulang dulu.” Kata Viona.
“Iya bu.” Kata
Kaira sambil membawakan tas belanjaan milik Viona.
“Dasar
penjilat.” Gerutu Arabella.
“Mau pergi
kemana kamu?” Tanya Raffa.
“Tentu saja mau
kembali pulang bersama Jerry, karena hanya dia orang yang selalu ada untukku.”
Kata Arabella.
“Lalu siapa dulu
yang merawatmu hingga kamu sebesar ini kalau bukan mami dan papi? Dasar anak
tidak tau diri dan tidak tau tempat.” Kata Kaira.
“Lalu kenapa
kalian dulu mengadopsiku kalau ujung-ujungnya juga akan jadi seperti ini. Aku
merasa hanya dimanfaatkan saja.” Kata Arabella.
“Hei tutup
mulutmu, jaga ucapanmu ya.” Kata Kaira.
“Sudah sudah ini
tempat umum jangan bikin ribut, Jerry tolong antarkan dia ke rumah saya ya.”
Kata Raffa.
“Tidak mau.”
Kata Arabella.
“Bukankah kamu
butuh uang? Memangnya kamu bisa hidup mandiri tanpa uang dari kami? Masih saja
kamu bersikap sombong seperti itu.” Kata Kaira.
“Cepat Jerry
bawa dia pulang ke rumah saya, saya mohon.” Kata Raffa.
“Baik om.” Kata
__ADS_1
Jerry.