Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Episode 103


__ADS_3

Keesokan paginya


“Sayang bangun yuk, katanya mau meeting hari ini? Jangan sampai telat mas.” Kata Kaira sambil membangunkan


suaminya.


“Iya sayang, aku mandi dulu ya. Kau sudah mandi belum?” Tanya Raffa.


“Sudah mas, tinggal ganti baju saja. Aku sudah siapkan sarapan juga.” Kata Kaira.


“Masak apa hari ini?” Tanya Raffa.


“Aku masak nasi uduk sayang


lauknya ayam goreng. Gpp ya kita makan dengan menu sederhana.” Kata Kaira.


“Ya gpp lah, akhir-akhir ini aku suka


sekali dengan makanan khas Indonesia karena sudah lama aku tidak pulang


kesana.” Kata Raffa.


Setelah itu mereka berdua berangkat ke tempat tujuan, setibanya disana.


“Ini hotelnya mas?” Tanya Kaira heran.


“Iya, ayo turun.” Kata Raffa.


“Besar banget mas bagus lagi, pasti mahal ya kalau mau nginap disini.” Kata Kaira.


“Ya pastinya, makanya aku


bersyukur sekali bisa bekerjasama dengan mereka. Ayo kita langsung menuju ke


lantai 7 saja, karena ruang meetingnya disana.” Ajak Raffa.


Saat pintu lift akan tertutup, Kaira sekilas melihat Rasya lewat didepannya.


“Mas aku melihat Rasya tadi, cepat coba buka lift nya.” Kata Kaira.


“Hei nggak mungkin lagipula lift


nya sudah naik. Nggak mungkin dia bisa ada disini.” Kata Raffa.


“Siapa tau dia kerja disini kan mas.” Kata Kaira.


“Kalau memang dia kerja disini


paling juga dia hanya karyawan biasa sayang.” Kata Raffa.


“Kau jangan bicara seperti itu,


buktinya hotel dia yang di Jakarta sekarang semakin sukses makanya dia sekarang


ingin mengembangkannya di luar negeri. Kalau benar yang aku lihat adalah Rasya


berarti dugaan kita selama ini benar mas, bisa jadi dia dalang dibalik semua

__ADS_1


yang terjadi padamu mas.” Kata Kaira.


“Sudahlah jangan berfikir yang aneh-aneh. Sudah sampai ayo keluar.” Ajak Raffa sambil menggandeng tangan


istrinya.


“Aku jadi nunggu dimana mas?” Tanya Kaira.


“Sebentar aku tanyakan dulu ke staff nya ya.” Jawab Raffa.


Setelah itu


“Sayang kau tunggu didepan ruang


meeting saja ya, disitu ada ruang tunggu, aku tadi juga sudah pesankan kau


makan dan minum, kau bisa menikmatinya sambil menungguku, tidak apa-apa kan?”


Kata Raffa.


“Iya mas, good luck ya.” Kata Kaira member semangat suaminya.


Akhirnya Raffa meeting dengan direksi hotel tersebut sedangkan Kaira menunggunya di ruang tunggu khusus tamu


vip.


Tiba-tiba Kaira melihat Rasya kembali dan kali ini dia mengejar Rasya.


“Rasya kau kah itu?” Panggil Kaira sambil mengatur nafas karena berlari mengejar Rasya.


“Kau? Sedang apa kau disini?” Tanya Rasya heran dan gugup.


Tanya Kaira penasaran.


Tiba-tiba Angel datang juga. Timing yang sangat pas ya.


“Kaira? Sedang apa kau disini?” Tanya Angel dengan sangat kesal.


“Angel kau disini juga rupanya.


Apa jangan-jangan kalian kalian berdua.” Tanya Kaira namun Rasya segera menarik


tangan Kaira dan mengajaknya bicara diluar.


“Segera pulang karena bisa gawat


jika Kaira mengetahui semuanya.” Isi pesan teks Rasya yang dikirimkan kepada


Angel. Akhirnya Angel pun kembali pulang sedangkan Kaira mengobrol bersama


Rasya.


“Bagaimana kabarmu?” Tanya Rasya.


“Baik, tolong jawab semua pertanyaanku.” Kata Kaira.


“Kau ingin menanyakan apa memangnya? Jadi kau juga tinggal disini?” Tanya Rasya.

__ADS_1


“Iya aku tinggal disini. Selama


ini kau tinggal di Jepang? Lalu ada hubungan apa kau dengan Angel? Kenapa Angel


bisa bersamamu? Kau tau kan Angel mantan istri kakak mu dan dia juga telah


membuat hidup kakak mu hancur dan sekarang Angel bahkan sedang bersamamu jadi


ada hubungan apa kau dengannya?” Tanya Kaira kesal.


“Aku tinggal di Jepang karena


urusan pekerjaan dan juga untuk mengembangkan bisnisku dan Angel aku sama


sekali tidak ada hubungan apapun dengannya. Bahkan aku juga tidak tau kalau dia


tiba-tiba kesini. Dia kan dulu model mungkin dia sedang ada pemotretan kali


disini.” Jawab Rasya.


“Ngga, aku yakin pasti kau


berbohong kan. Aku semakin curiga kalau sebenarnya dalang dibalik apa yang


terjadi pada Raffa adalah kau dan Angel kan?” Bentak Kaira.


“Hei Kaira sadarlah, kau bukan


lagi istri Raffa jadi untuk apa kau membela dia lagipula kau hanyalah mantan


Raffa yang dulu selalu disakiti olehnya. Apa kau tidak ingat apa yang telah


dilakukan oleh Raffa padamu? Apa kau tau semua kebusukan Raffa yang tidak kau


ketahui, apa dia pernah cerita padamu? Sebelum Angel hamil dan dinikahi oleh


Raffa dia juga pernah hamil dan kau tau Raffa menyuruhnya untuk menggugurkan


bayinya. Apakah dia pantas untuk kau bela dank au perlakukan dengan baik


sedangkan kelakuannya seperti itu? Demi dia kedua orang tuaku melakukan apapun


agar nama baik keluarga kami tidak tercemar namun dia tetap saja melakukan hal


buruknya lagi. Jadi jangan pernah kau berani menyalahkanku Kaira. Dan yang


selalu membuatku kesal padanya adalah dia selalu bisa mendapatkan yang lebih


dariku bahkan seorang wanita yang aku sukai pun juga berhasil ia dapatkan. Jadi


semua yang menimpa Raffa bukanlah salahku namun sebuah karma untuknya mengerti


kau.” Kata Rasya. Kaira yang mendengarnya pun meneteskan air mata.


“Cukup aku tidak ingin mendengarnya kembali. Hentikan!” Bentak Kaira.


“Maafkan aku, apa kau masih bertemu dengannya?” Tanya Rasya.

__ADS_1


“Bukan urusanmu.” Jawab Kaira lalu Kaira pergi meninggalkan Rasya dengan menangis tersedu-sedu.


__ADS_2