Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Season 3 Part 24


__ADS_3

Kaira menemui suaminya


dikantornya.


“Sayang, aku datang.” Kata Kaira.


“Aku sedang sibuk.” Kata Raffa.


“Kamu mau pergi?” Tanya Kaira.


“Iya, Viona mengajakku makan


malam, aku juga akan membujuknya agar dia mau bekerjasama dengan kita


secepatnya. Semua hartaku sudah aku jual untuk mengembalikan semua saham jadi


aku benar-benar tidak punya apapun lagi. Jadi aku harus memenuhi makan malam


bersamanya.” Kata Raffa.


“Aku boleh ikut tidak mas?” Tanya


Kaira.


“Ini masalah perusahaan sayang,


jadi aku harap kamu bisa mengerti. Lagipula nanti aku akan segera kembali kok,


aku tidak akan lama. Pulanglah sayang.” Kata Raffa.


“Aku mencemaskanmu mas dan aku


sangat menyayangimu.” Kata Kaira sambil memeluk suaminya.



“Aku juga sangat menyayangimu


sayang, aku akan bekerja keras demi kebahagiaan dan keutuhan keluarga kita.”


Kata Raffa.


“Aku hanya mempercayaimu mas.”


Kata Kaira.


**


Raffa menemui Viona.


“Maaf aku terlambat.” Kata Raffa.



“Tidak kok, silahkan duduk. Aku


sudah memesan makanan untukmu.” Kata Viona.


“Terima kasih, oh ya apakah kamu


masih tidak ingin bekerjasama denganku? Aku mohon, aku akan pastikan semua akan


berjalan dengan baik setelah kita bekerjasama.” Kata Raffa.


“Apakah istrimu mengatakan


sesuatu kepadamu?” Tanya Viona.


“Tidak, memangnya ada apa?” Tanya


Raffa.

__ADS_1


“Aku akan membantumu bahkan aku


bisa saja meberikan saham dengan jumlah yang sangat banyak kepadamu dengan


syarat kamu bersedia menikah denganku dan bawa anak-anakmu untuk tinggal


bersama kita berdua.” Kata Viona.


“Apa kamu bilang? Dasar wanita


perusak rumah tangga orang. Tidak akan, tidak akan pernah aku menikahimu.” Kata


Raffa.


“Baiklah, lalu akan melaporkanmu


ke penjara atas dugaan percobaan pembunuhan kepada ibu kandung Arabella yaitu


Angel. Kamu mencabut selang infuse miliknya kan? Aku memiliki buktinya, dengan


begitu keluargamu akan hancur dan tentunya anak-anakmu akan kecewa denganmu


haha.” Kata Viona.


“Siapa kamu sebenarnya?” Tanya


Raffa.


“Aku sahabat Angel. Semua pilihan


ada di tanganmu, silahkan pergi.” Kata Viona.


“Baiklah aku akan menikahimu tapi


aku tidak bisa menceraikan istriku.” Kata Raffa.


“Aku akan mengatur pesta


pernikahan kita.” Kata Viona sambil tertawa puas.


**


Anak-anak Raffa menghadiri


pernikahan ayahnya dengan Viona.


“Mami aku berangkat dulu.” Kata


Feya.


“Haruskah kamu datang ke pesta


itu?” Tanya Kaira.


“Bunda menyuruhku untuk datang.”


Kata Feya.


“Apa kamu bahagia jika papi


menikahi wanita itu?” Tanya Kaira dengan kesal.


“Dia yang membantuku memenuhi


semua keinginanku dan dia juga yang selalu memudahkanku untuk melakukan apa


yang aku inginkan tidak seperti mami yang selalu melarangku melakukan apa yang


aku inginkan.” Kata Feya.


“Ayo Feya kita berangkat

__ADS_1


sekarang.” Kata Arabella.


“Baiklah, setelah itu cepat


kembali ke rumah lagi.” Kata Kaira.


“Aku akan tinggal bersama mereka,


bunda Viona dan tentunya ayah kandungku yaitu papi Raffa.” Kata Arabella.


“Siapa yang memberitahumu?” Tanya


Kaira.


“Papi sendiri yang bilang padaku,


selama ini mami yang melarang papi untuk memberitahuku kan? Bunda Viona


benar-benar seorang penyelamatku, dia juga yang membantuku mencari tahu siapa


ayah kandungku, aku tidak perlu tau siapa ibu kandungku karena aku akan


mengaggap bunda Viona sebagai ibu kandungku.” Kata Arabella.


“Apa? Jadi kak Arabella adalah


kakak kandungku? Kenapa mami tidak pernah bilang apapun kepada kita semua? Ayo


kak kita pergi sekarang.” Kata Feya.


“Kalian benar-benar durhaka dan


berani kepada mami ya.” Kata Kei.


“Tutup mulutmu, bagaimana jika


kamu berada di posisiku? Apakah kamu akan melakukan hal yang sama sepertiku?


Lebih baik urus ibumu dengan baik.” Kata Arabella.


“Sudah sudah, biarkan mereka


pergi.” Kata Kaira.


**


Setibanya di pesta pernikahan


Raffa dan Viona.



“Papi.” Kata Arabella.


“Iya sayang.” Kata Raffa.


“Aku akan tinggal bersama papi


dan bunda, aku tidak mau tinggal di rumah itu bersama mami.” Kata Arabella.


“Tentu saja kamu harus tinggal


bersama kita, kita adalah keluarga saat ini.” Kata Viona.


“Terima kasih papi, terima kasih


bunda. Aku sayang kalian berdua.” Kata Arabella.


“Selamat ya papi dan bunda.” Kata


Feya.

__ADS_1


“Terima kasih sayang.” Kata Raffa


dan Viona.


__ADS_2