
Hari itu Abel pergi ke sebuah
toko buku untuk membeli beberapa buku. Disana dia tidak sengaja melihat Seok
Kyung bersama ibunya sedang membayar di kasir. Abel pun pura-pura tidak
melihatnya dan segera keluar dari toko buku tersebut. Namun Seok Kyung melihat
Abel dan menghampirinya. Seok Kyung mendorong Abel hingga kepala Abel terbentur
dinding.
“Apa yang kamu lakukan padaku? Aduh
sakit sekali kepalaku.” Kata Abel.
“Itu balasan untukku atas kejadian
waktu itu.” Kata Seok Kyung.
“Jangan pernah menemui suamiku,
dasar wanita jalang.” Bisik Soo Ah sambil menampar pipi Abel. Jadi Soo Ah
mengetahui bahwa semalam suaminya menemui Abel.
“Tuan Ji Yong memohon maaf padaku
atas apa yang kalian lakukan padaku. Jadi jangan salahkan aku jika dia
menemuiku.” Kata Abel.
“Tutup mulutmu, pergi dari sini
dan jauhi suamiku.” Kata Soo Ah.
“Aku tidak ada urusan lagi dengan
tuan Ji Yong, tapi dia bahkan menawariku bekerja di tempatnya.” Kata Abel. Karena
kesal, Seok Kyung pun menampar pipi Abel, beruntung Abel bisa menghentikannya.
“Jaga sikapmu.” Bisik Abel kepada
Seok Kyung. Lalu Abel pergi sambil menahan rasa sakit akibat terbentur dinding.
Kemudian dia segera pergi ke rumah sakit karena dahinya berdarah.
Setibanya di rumah sakit, dia
justru bertemu dengan Ji Yong. Ji Yong berada di rumah sakit tersebut karena
menjenguk kerabatnya yang sedang dirawat di rumah sakit.
“Abel? Ada apa dengan dahimu? Apa
yang terjadi? Aku akan membantumu.” Kata Ji Yong sambil membantu Abel berjalan.
__ADS_1
“Lepaskan aku dan tinggalkan aku
demi kebaikanku.” Kata Abel. Ji Yong pun akhirnya pergi. Dia lalu bertanya
kepada sekretaris Cho.
“Apa yang terjadi?” Tanya Ji
Yong.
“Dia terlibat dengan nyonya dan
nona Seok Kyung. Nyonya mendorong serta menampar nona Abel di depan toko buku.”
Kata sekretaris Cho.
“Astaga, aku benar-benar tidak
tahan lagi dengan sikap Soo Ah dan Seok Kyung. Cepat antarkan aku kembali ke
rumah.” Kata Ji Yong.
“Baik tuan.” Kata sekretaris Cho.
**
Setibanya dirumah.
Soo Ah sedang berdandan
dikamarnya sedangkan Seok Kyung terlihat asyik bermain game, adiknya yaitu Ha
“Papa.” Teriak Ha Joon sambil
berlari menuju Ji Yong, Ji Yong pun memeluk anak laki-lakinya.
“Wah Ha Joon sedang apa?” Tanya Ji
Yong.
“Ha Joon sedang membaca buku ini
pa.” Kata Ha Joon.
“Benarkah? Wah hebat sekali anak
papa. Mama kamu dimana?” Tanya Ji Yong.
“Mama sedang dikamarnya pa.” Kata
Ha Joon.
“Teruskan membacanya, papa mau
menemui mama kamu dulu ya.” Kata Ji Yong.
Ji Yong menghampiri istrinya,
__ADS_1
istrinya sedang menelfon seseorang.
“Sedang menelfon siapa kamu?”
Tanya Ji Yong, lalu Soo Ah segera mematikan ponselnya.
“Bukan siapa-siapa, dia hanyalah
teman. Cepat sekali kamu pulangnya mas.” Kata Soo Ah.
“Apa yang kamu lakukan pada Abel?
Bukankah kita sepakat untuk tidak membahas dan memperpanjang masalah itu, kita
sepakat untuk tidak mengganggunya lagi tapi kenapa kamu membuatnya terluka. Kalau
dia melapor ke pihak polisi bagaimana? Jangan membuat nama baik JK Group jadi
buruk karena perilakumu.” Kata Ji Yong kesal.
“Jika dia berani melaporkanku ke
polisi, apakah kamu akan diam saja? Kita ini keluarga JK Group mas, kita bisa
menyuap siapapun yang kita inginkan. Kita bisa melakukan apapun bahkan
menghilangkan hal-hal yang akan merugikan kita.” Kata Soo Ah.
“Tutup mulutmu. Harusnya kamu
sadar diri, kalau bukan karena perjodohan itu, aku juga tidak akan menikahimu.”
Kata Ji Yong.
“Kamu pikir dirimu laki-laki
baik? Kamu bahkan memiliki anak dari wanita lain.” Kata Soo Ah.
“Kita bahkan tidak jauh berbeda, kamu
bahkan hamil anak laki-laki lain saat menikah denganku tapi aku menganggap Seok
Kyung seperti anakku sendiri bahkan menyayanginya seperti Ha Joon anak
kandungku. Haruskah aku melaporkanmu atas pembunuhan ibu kandung Ha Joon?”
Ancam Ji Yong.
“Jangan macam-macam padaku, kita
sama-sama memiliki rahasia satu sama lain. Aku bahkan rela berpura-pura hamil
demi Ha Joon. Jika orang tuamu mengetahui bahwa kamu memiliki anak dari wanita
itu, aku yakin kamu tidak akan menjadi direktur JK Holding. Harusnya kamu
berterima kasih padaku karena telah menjadikanmu seorang direktur JK Holding.” Kata
__ADS_1
Soo Ah.