
Setelah satu jam Kaira berdandan akhirnya dia muncul dengan gaun berwarna merah, dia
terlihat tampak sangat anggun dan mewah. Raffa melongo melihat penampilan Kaira
saat itu.
“Hei kenapa bengong sih?” Tanya Kaira.
“Kau cantik sekali Kaira.” Jawab Raffa.
“Jadi berangkat kapan?” Tanya Kaira.
“Sekarang saja.” Kata Raffa.
“Jangan melihatku seperti itu dong, bikin malu aja deh.” Jawab Kaira dengan cemberut.
“Karena kecantikanmu membuatku jadi speechless dan bengong seperti ini. Lets go!” Ajak Raffa.
**
Dimobil,
“Terimakasih ya.” Kata Kaira.
“Untuk apa?” Tanya Raffa.
“Untuk keseriusanmu kali ini dan untuk cincin ini dan juga telah membuatku tersenyum
kembali.” Jawab Kaira dengan senyum.
“Seharusnya aku yang mengucapkan terimakasih.” Kata Raffa.
“Kita mau kemana memangnya?” Tanya Kaira.
“Sebenarnya aku ada acara menghadiri grand opening salah satu restoran kenalanku di Jepang,
mereka juga menyediakan dinner date untukku jadi sekalian kita menghadiri acara
disana setelah itu kita dinner date special disana juga. Bagaimana apa kau
tidak keberatan?” Tanya Raffa.
“Tidak masalah jika denganmu.” Jawab Kaira.
“Yes I got u.” Jawab Raffa dengan semangatnya.
__ADS_1
“Sudah sana fokus menyetir saja.” Kata Kaira.
“Siap calon istriku.” Kata Raffa.
Sesampainya disana,
“Bagaimana jika nanti teman-temanmu menanyakan siapa aku?” Tanya Kaira.
“Ya dengan mudah akan aku jawab dia calon istriku.” Kata Raffa.
“Calon istri dan juga mantan istri haha.” Kata Kaira.
“Sudahlah jangan mengingat masa lalu lagi, ayo kita kesana, kau percaya diri saja dan murah
senyum biar tidak terlihat grogi didepan mereka.” Kata Raffa.
“Memangnya selama ini aku tidak murah senyum ya?” Tanya Kaira.
“Tidak denganku.” Jawab Raffa.
“Karena saat itu kau tidak memperdulikanku kan.” Kata Kaira.
“Tapi sekarang aku akan selalu memperhatikanmu dan tentunya mencintaimu dengan sepenuh hati.”
Jawab Raffa yang membuat Kaira tersenyum bahagia.
“Im well, she is Kaira she is my future wife, I will marry her soon.” Jawab Raffa.
“Waw, congratulations.”
“Thank u so much.”
Setelah menikmati acara tersebut, kemudian Raffa mengajak ke vip room tempat mereka dinner date.
“Jadi ini tempatnya, bagus sekali. Tempatnya romantis sekali, aku sangat menyukainya.”
Kata Kaira.
“Kau lebih menyukai tempatnya dibandingkan aku?” Tanya Raffa.
“Haha kamu cemburu? Ya jelas lebih menyukaimu lah.” Jawab Kaira.
“Silahkan duduk my princess.” Kata Raffa.
“Thank u my prince.” Jawab Kaira sambil tertawa.
__ADS_1
“Mereka sudah menyiapkan makanan mewah dan special untuk kita, kau harus habiskan pokoknya.”
Kata Raffa.
“Gimana suka dengan makanannya?” Tanya Raffa.
“Aku suka banget rasanya enak deh.” Kata Kaira.
“Habiskan pokoknya ya.” Kata Raffa.
“Aduh sepertinya tanganku lemah untuk makan, tanganku nggak kuat untuk mengambil
makanan, gimana dong?” Kata Kaira.
“Sini aku suapin kalau gitu.” Kata Raffa.
“Makasih ya.” Jawab Kaira sambil mengelus pipi Raffa.
“Kenapa kau makin cantik sih aku jadi makin jatuh cinta denganmu.” Kata Raffa.
“Mungkin perkataan orang itu ada benarnya bahwa mantan istri akan semakin cantik setelah
berpisah haha.” Canda Kaira.
“Aku akan jadikan kau istri terakhirku, minggu depan kita menikah ya. Kau tidak perlu
kembali ke Indonesia, biar semua aku yang urus.” Kata Raffa.
“Secepat itu? Lalu bagaimana dengan keluargaku?” Tanya Kaira.
“Kau mau mereka datang kesini? Kalau keluargaku mungkin aku hanya akan kasih kabar saja,
aku yakin pasti kedua orang tua kita akan memberi kita restu.” Kata Raffa.
“Iya, terimakasih ya. Aku mencintaimu.” Kata Kaira. Lalu Raffa memeluk Kaira dengan
penuh kasih sayang.
“Aku benar-benar sudah tidak bisa menahan lagi. Bolehkah aku” Tanya Raffa.
“Tidak boleh, tunggu sampai kita sah kembali ok.” Kata Kaira.
“Haha baiklah.”
Setelah dinner date, mereka kembali ke apartemen.
__ADS_1