
Setibanya dirumah Jerry. Jerry menyeret Arabella
dengan paksa.
“Ayo keluar dan jangan menolak apalagi berontak.”
Kata Jerry.
“Daniel tolong aku, cepatlah kemari.” Kata
Arabella dalam hati.
“Jangan macam-macam padaku ya. Sebaiknya cepat lepaskan
aku sekarang juga sebelum kamu menyesal.” Kata Arabella sambil mendorong Jerry
hingga Jerry terbentur pintu mobil. Kemudian Arabella mencoba berlari namun
Jerry berhasil menangkapnya.
“Mau kemana kamu sayang, kamu milikku selamanya.”
Kata Jerry.
“Apa yang terjadi denganmu sehingga kamu berubah
menjadi seperti ini?” Tanya Arabella.
“Dulu aku memang sangat penurut dan selalu
menuruti semua perkataanmu namun sekarang aku berubah. Saatnya kamu yang
menuruti semua kata-kataku.” Kata Jerry.
“Lepaskan aku, dasar brengsek dasar laki-laki
tidak tau diri.” Kata Arabella. Jerry membawanya ke gudang dan mengikatnya
dengan sangat kencang.
“Aku mau kamu menuruti semua keinginanku.” Kata
Jerry sambil membelai rambut Arabella.
“Sampai kapanpun aku tidak akan pernah jadi
milikmu, dasar brengsek.” Kata Arabella. Jerry pun kesal dan menampar pipi
Arabella hingga berkali-kali, Arabella pun merintih kesakitan namun dia
__ADS_1
menahannya dan berusaha untuk tetap kuat.
“Sakit ya? Jika kamu bersedia menjadi milikku aku
akan memperlakukanmu dengan sangat baik dan lemah lembut.” Kata Jerry.
“Sakiti aku sampai kamu puas bahkan sampai aku
mati sekalipun. Tapi ingat kamu tidak akan pernah mendapatkan hatiku.” Kata
Arabella, seluruh wajahnya memar dan memerah akibat tamparan Jerry.
“Kurang ajar, kamu masih berani menantangku ya.”
Kata Jerry, dia pun mencium paksa Arabella namun Arabella menolaknya.
“Lepaskan aku, aku muak melihatmu.” Kata Arabella
berusaha melepaskan diri dari Jerry namun gagal sudah upaya Arabella. Jerry
berhasil mencium Arabella dan kini dia dengan berani melepas baju Arabella.
“Wah, ini yang sangat aku dambakan selama ini.”
Kata Jerry.
“Jangan lakukan itu, aku mohon.” Kata Arabella.
pintu gudang menutup sendiri padahal tidak ada angin dan tidak ada hujan
sekalipun, Jerry sejenak berhenti lalu keluar untuk mengecek kondisi di ruang
keluarga dan kamarnya.
“Siapa itu? Keluarlah.” Kata Adriano.
Tiba-tiba ada bayangan putih dibalik gorden
kamarnya, saat dia melihatnya tiba-tiba Jerry terbentur dan terjatuh. Arabella yang
mendengar hal itu langsung mencoba kabur dan melarikan diri. Dia berhasil
melepas ikatan tali yang ada di tangan maupun kakinya.
“Akhirnya aku berhasil, aku harus segera pergi
dari sini.” Kata Arabella sambil memakai bajunya, setelah itu dia mengambil
kunci mobil Jerry dan kabur.
__ADS_1
“Terima kasih Feya, kamu telah melindungiku dan menyelamatkanku.” Kata
Arabella dalam hati.
**
Daniel menelfonnya.
“Maafkan aku sayang, tadi ponselku mati karena
baterai ponselku habis. Kamu tidak apa-apa kan?” Tanya Daniel.
“Aku baik-baik saja, aku butuh bantuanmu.” Kata Arabella.
“Ada apa? Bilang saja padaku.” Kata Daniel.
“Tolong lindungi aku sayang, Jerry menggangguku,
dia hampir saja mencelakaiku.” Kata Arabella.
“Sekarang kamu cepatlah kemari, datanglah ke hotel
A, aku akan memesankan kamar untukmu. Sementara kamu tinggal saja disini.” Kata
Daniel.
“Baiklah sayang, terima kasih. Aku akan segera
pergi kesana.” Kata Arabella.
Setibanya di hotel.
“Daniel.” Kata Arabella langsung berlari ke
pelukan Daniel.
“Astaga, apa yang terjadi denganmu sampai wajahmu
memar seperti ini?” Tanya Daniel.
“Ceritanya panjang.” Kata Arabella.
“Aku akan mengobati lukamu, duduklah di atas
ranjang. Aku akan mengambilkanmu minum dulu untukmu.” Kata Daniel.
“Terima kasih sayang, aku takut aku sangat
ketakutan dengan dia sayang.” Kata Arabella sambil menangis.
__ADS_1
“Tidak apa-apa jika kamu menangis, menangislah
sampai hatimu lega.” Kata Daniel sambil memeluk kekasihnya.