
Paginya si Raffa langsung kembali ke Jakarta.
Diperjalanan, dia teringat bahwa dia memiliki janji untuk bertemu dengan
kekasihnya yang lain yaitu Amelia. Lalu Raffa pun menelfon Amelia.
“Hallo kau dimana?” Tanya Raffa.
“Aku sedang makan di restoran dekat apartemenku. Kamu mau kesini sekarang?” Tanya Amelia.
“Aku temani kau makan saja. Aku otw kesana sekarang juga.” Kata Raffa.
Setibanya
di restoran, Raffa justru bertemu dengan Dina. Dina sedang ada janji makan
siang dengan Kaira di restoran tersebut.
“Pak Raffa?” Tanya Dina.
“Kau temannya Kaira ya?” Tanya Raffa.
“Iya Pak, ini mau ketemu dengan Kaira, mau makan siang bareng.” Jawab Dina.
“Oh iyaa.” Kata Raffa. Lalu Raffa segera keluar restoran dan menelfon Amelia.
“Hallo, kau dimana? Aku tunggu di tempat parkir depan resto, cepat kesini.” Kata Raffa.
“Ahh iya baiklah, tapi aku masih makan ini.” Kata Amelia.
“Aku bilang kesini sekarang juga.” Bentak Raffa.
“Iya iya aku kesana.” Jawab Amelia.
Didalam mobil Raffa,
“Kenapa
tiba-tiba kamu menyuruhku kedalam mobil? Bukannya tadi kita mau makan bersama?”
Tanya Amelia.
“Aku sudah kenyang, aku antar kamu pulang saja.” Kata Raffa.
“Iyaa.
__ADS_1
Kamu nginep kan? Aku kangen banget sama kamu sayang. Aku pengen deh kita
liburan kemana gitu berduaan yang lama. Gimana kalau kita ke Bali atau ke luar
negeri aja ya sayang?” Tanya Amelia.
“Aku
sibuk jadi aku nggak ada waktu untuk liburan. Yang penting aku sudah tepati
janjimu kan. Uda sampai tuh, aku langsung kembali ke kantor yak arena ada
urusan mendadak.” Kata Raffa.
“Kamu nggak nginep dulu? Bentar banget sih kenapa buru-buru?” Tanya Amelia.
“Nanti aku telfon kamu kalau sudah free. Uda aku mau jalan dulu, bye!” Kata Raffa.
“Hmmm iya.” Jawab Amelia dengan sangat kesal.
**
Diresto
tempat Dina dan Kaira makan siang.
“Sorry ya, loe nunggu lama nggak?” Tanya Kaira.
“Nggak kok, baru 10 menitan. Loe mau pesen makan apa?” Tanya Dina.
“Gue mau
pesen steak aja deh, gue kangen makan steak disini deh, uda lama banget.” Kata
Kaira.
“Ok, aku juga mau pesan itu kalau gitu.” Kata Dina.
Sembari menunggu makanan datang, Dina menanyakan suatu hal kepada Kaira.
“Loe kemarin kemana aja?” Tanya Dina.
“Ya dirumah lah Din, emang kenapa?” Tanya balik Kaira.
“Jujur aja, loe abis ketemu sama sapa kemarin siang?” Tanya Dina.
__ADS_1
“Apaan
sih kok jadi kayak introgasi gini deh. Eh makanan kita datang, makan dulu aja
gue laper banget Din.” Kata Kaira sambil mengalihkan pembicaraan.
“Ok.”
Setelah makan, obrolan pun berlanjut. Kini Dina langsung menunjukkan sesuatu yang ada
di hp nya.
“Maksudnya
apa ini? Loe malah pelukan kayak gini sama cowok lain. Ini siapa? Cowok ini
siapa?” Tanya Dina. Dina menunjukkan foto hasil jepretannya kemarin siang, Dina
ternyata memotret Kaira dan Rasya yang berpelukan saat sedang makan siang
kemarin.
“Loe dapat foto ini darimana?” Tanya Kaira.
“Jawab
aja pertanyaan gue tadi. Cowok ini siapa? Ada hubungan apa sama loe?” Tanya
Dina dengan tegas.
“Loe
harus percaya apapun penjelasan gue ya, janji ya.” Kata Kaira.
“Iya,
cepet jawab pertanyaan gue.” Kata Dina.
“Jadi
sebenarnya dia adalah adik kandung suami gue. Dia menyukaiku sudah lama, dia
sangat perhatian dan baik sekali, selama ini gue anggap biasa karena gue
__ADS_1
berpikir gue sama dia kan uda jadi keluarga jadi wajar dong, tapi dia
sebenarnya menyukaiku bahkan sebelum gue menikah dengan si Raffa.” Jelas Kaira.