
Raffa menunggu
sekretarisnya di lobby.
“Apakah semalam
kamu masuk ke kamarku?” Tanya Raffa.
“Tidak pak, ada
apa memangnya?” Tanya Ardi.
“Kamu yakin
tidak masuk kedalam kamarku?” Tanya Raffa.
“Tidak pak,
apakah bapak bermimpi aneh lagi?” Tanya Ardi.
“Semalam aku
menyalakan semua lampu dan tv, lalu saat aku bangun semua lampu dan tv dalam
keadaan mati. Lalu siapa yang mematikannya, aku benar-benar ketakutan. Apakah
hotel ini sedikit angker?” Tanya Raffa.
“Mungkin bapak
mengaktifkan tombol mati otomatis jadi saat bapak terbangun lampu dan tv mati.”
Kata Ardi.
“Tidak, aku
tidak mengaktifkannya.” Kata Raffa.
“Mungkin bapak
lupa.” Kata Ardi.
“Memangnya kamu
pikir saya pelupa?” Tanya Raffa.
“Tidak pak, tidak
perlu dipikirkan pak. Mari pak kita berangkat sekarang.” Kata Ardi.
Namun Raffa
masih kepikiran dengan hal-hal yang janggal baginya.
**
Jerry menemui
Kaira di sebuah kafe.
“Mami.” Kata
Jerry.
“Maaf jika mami
terlambat.” Kata Kaira.
__ADS_1
“Tidak sama
sekali ma.” Kata Jerry.
“Jadi apa yang
ingin kamu katakan pada mami?” Tanya Kaira.
“Kita makan dulu
saja ma, aku sudah memesankan makanan.” Kata Jerry.
“Baiklah, tapi
mami tidak bisa terlalu lama ya karena mami ada urusan setelah ini.” Kata
Kaira.
Setelah mereka
berdua menikmati makan, Jerry mengatakan sesuatu pada Kaira.
“Aku ingin
meminta izin pada mami untuk menikahi Arabella. Aku dan dia saling menyukai
bahkan masih saling mencintai.” Kata Jerry.
“Apa kamu
bilang? Istrimu baru saja pergi dan masih dalam suasana duka, tiba-tiba kamu
ingin menikahi Arabella, mami tidak akan pernah mengijinkanmu menikahi
Arabella.” Kata Kaira.
menolak, apakah mami ingin memisahkan dua orang yang saling mencintai, kami
bahkan sering bertemu tanpa sepengetahuan mami. Bahkan kami pernah menginap
bersama.” Kata Jerry. Karena kesal, Kaira menampar Jerry.
“Jangan pernah
kamu menyakiti atau mempermainkan anak-anakku.” Kata Kaira, lalu Kaira
meninggalkan Jerry. Namun Jerry mengejar Kaira.
“Aku mohon mami
harus merestui hubunganku dan Arabella.” Kata Jerry.
“Sayang sekali
saat ini Ara sedang menjalin hubungan dengan lelaki lain.” Kata Kaira.
“Apa? Siapa dia?
Tidak mungkin, mami jangan berbohong padaku.” Kata Jerry.
“Untuk apa mami
berbohong padamu. Jangan pernah menemui Ara kembali, ingat itu.” Kata Kaira.
“Aku akan tetap
menemui Ara karena kami saling mencintai.” Kata Jerry.
__ADS_1
“Sayang sekali
Ara tidak mencintaimu lagi. Lupakanlah Ara dan jalani hidupmu dengan baik. Mami
tidak akan menuntut apapun darimu setelah kepergian Feya.” Kata Kaira.
“Coba mami lihat
foto ini dengan baik.” Kata Jerry. Jerry menunjukkan foto dia bersama Ara saat
Jerry menghampiri Ara di hotel.
“Apa yang kalian
lakukan?” Tanya Kaira.
“Kami sering
bertemu bahkan saat Feya masih hidup, dia menyuruhku untuk menghampirinya.
Pasti Ara tidak pernah memberitahu mami apa yang terjadi sebenarnya.” Kata
Jerry.
“Mami hanya
mempercayai Ara, mami tidak percaya denganmu. Pasti kamu yang mengunjunginya
lalu menjebaknya.” Kata Kaira.
“Bagaimana
dengan percakapan ini?” Tanya Jerry. Jerry menunjukkan percakapannya bersama
Ara di sebuah restoran. Padahal saat itu Ara hanya ingin memanfaatkan Jerry
saja.
“Dia memanggilku
sayang dan dia juga terlihat masih mencintaiku.” Kata Jerry.
“Kurang ajar,
lalu kenapa kamu menikahi Feya jika kamu masih mencintai Ara?” Tanya Kaira.
“Harusnya mami
bertanya pada Ara, kenapa dia datang kesini lalu menemuiku? Atau jangan-jangan
mami yang menyuruhnya datang kesini. Berarti ini semua gara-gara mami. Pokoknya
aku akan tetap menikahi Ara.” Kata Jerry.
“Tidak, jangan
berharap kamu bisa menikahi Arabella.” Kata Kaira.
Special quote :
"*J**angan terlalu lama menyalahkan dirimu tapi jangan lupakan apa yang telah terjadi. Dengan begitu, kamu bisa membalas kebaikannya. Tak ada gunanya menyesal, Tidak ada gunanya menangisi yang sudah terjadi.*" (While You Were Sleeping Korean Drama)
Info :
Jangan lupa like nya ya teman-teman.
Salam sehat semuanya, terima kasih.
__ADS_1