Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Part 89


__ADS_3

Raffa menunggu


sekretarisnya di lobby.


“Apakah semalam


kamu masuk ke kamarku?” Tanya Raffa.


“Tidak pak, ada


apa memangnya?” Tanya Ardi.


“Kamu yakin


tidak masuk kedalam kamarku?” Tanya Raffa.


“Tidak pak,


apakah bapak bermimpi aneh lagi?” Tanya Ardi.


“Semalam aku


menyalakan semua lampu dan tv, lalu saat aku bangun semua lampu dan tv dalam


keadaan mati. Lalu siapa yang mematikannya, aku benar-benar ketakutan. Apakah


hotel ini sedikit angker?” Tanya Raffa.


“Mungkin bapak


mengaktifkan tombol mati otomatis jadi saat bapak terbangun lampu dan tv mati.”


Kata Ardi.


“Tidak, aku


tidak mengaktifkannya.” Kata Raffa.


“Mungkin bapak


lupa.” Kata Ardi.


“Memangnya kamu


pikir saya pelupa?” Tanya Raffa.


“Tidak pak, tidak


perlu dipikirkan pak. Mari pak kita berangkat sekarang.” Kata Ardi.


Namun Raffa


masih kepikiran dengan hal-hal yang janggal baginya.


**


Jerry menemui


Kaira di sebuah kafe.


“Mami.” Kata


Jerry.


“Maaf jika mami


terlambat.” Kata Kaira.

__ADS_1


“Tidak sama


sekali ma.” Kata Jerry.


“Jadi apa yang


ingin kamu katakan pada mami?” Tanya Kaira.


“Kita makan dulu


saja ma, aku sudah memesankan makanan.” Kata Jerry.


“Baiklah, tapi


mami tidak bisa terlalu lama ya karena mami ada urusan setelah ini.” Kata


Kaira.


Setelah mereka


berdua menikmati makan, Jerry mengatakan sesuatu pada Kaira.


“Aku ingin


meminta izin pada mami untuk menikahi Arabella. Aku dan dia saling menyukai


bahkan masih saling mencintai.” Kata Jerry.


“Apa kamu


bilang? Istrimu baru saja pergi dan masih dalam suasana duka, tiba-tiba kamu


ingin menikahi Arabella, mami tidak akan pernah mengijinkanmu menikahi


Arabella.” Kata Kaira.


menolak, apakah mami ingin memisahkan dua orang yang saling mencintai, kami


bahkan sering bertemu tanpa sepengetahuan mami. Bahkan kami pernah menginap


bersama.” Kata Jerry. Karena kesal, Kaira menampar Jerry.


“Jangan pernah


kamu menyakiti atau mempermainkan anak-anakku.” Kata Kaira, lalu Kaira


meninggalkan Jerry. Namun Jerry mengejar Kaira.


“Aku mohon mami


harus merestui hubunganku dan Arabella.” Kata Jerry.


“Sayang sekali


saat ini Ara sedang menjalin hubungan dengan lelaki lain.” Kata Kaira.


“Apa? Siapa dia?


Tidak mungkin, mami jangan berbohong padaku.” Kata Jerry.


“Untuk apa mami


berbohong padamu. Jangan pernah menemui Ara kembali, ingat itu.” Kata Kaira.


“Aku akan tetap


menemui Ara karena kami saling mencintai.” Kata Jerry.

__ADS_1


“Sayang sekali


Ara tidak mencintaimu lagi. Lupakanlah Ara dan jalani hidupmu dengan baik. Mami


tidak akan menuntut apapun darimu setelah kepergian Feya.” Kata Kaira.


“Coba mami lihat


foto ini dengan baik.” Kata Jerry. Jerry menunjukkan foto dia bersama Ara saat


Jerry menghampiri Ara di hotel.


“Apa yang kalian


lakukan?” Tanya Kaira.


“Kami sering


bertemu bahkan saat Feya masih hidup, dia menyuruhku untuk menghampirinya.


Pasti Ara tidak pernah memberitahu mami apa yang terjadi sebenarnya.” Kata


Jerry.


“Mami hanya


mempercayai Ara, mami tidak percaya denganmu. Pasti kamu yang mengunjunginya


lalu menjebaknya.” Kata Kaira.


“Bagaimana


dengan percakapan ini?” Tanya Jerry. Jerry menunjukkan percakapannya bersama


Ara di sebuah restoran. Padahal saat itu Ara hanya ingin memanfaatkan Jerry


saja.


“Dia memanggilku


sayang dan dia juga terlihat masih mencintaiku.” Kata Jerry.


“Kurang ajar,


lalu kenapa kamu menikahi Feya jika kamu masih mencintai Ara?” Tanya Kaira.


“Harusnya mami


bertanya pada Ara, kenapa dia datang kesini lalu menemuiku? Atau jangan-jangan


mami yang menyuruhnya datang kesini. Berarti ini semua gara-gara mami. Pokoknya


aku akan tetap menikahi Ara.” Kata Jerry.


“Tidak, jangan


berharap kamu bisa menikahi Arabella.” Kata Kaira.


Special quote :


"*J**angan terlalu lama menyalahkan dirimu tapi jangan lupakan apa yang telah terjadi. Dengan begitu, kamu bisa membalas kebaikannya. Tak ada gunanya menyesal, Tidak ada gunanya menangisi yang sudah terjadi.*" (While You Were Sleeping Korean Drama)


Info :


Jangan lupa like nya ya teman-teman.


Salam sehat semuanya, terima kasih.

__ADS_1


__ADS_2