
Orang suruhan Raffa mengejar wanita yang mirip dengan Viona dan
laki-laki yang membawa kabur wanita tersebut. Orang suruhan Raffa tersebut
berhasil menangkap wanita tersebut namun laki-laki yang membantunya berhasil
kabur. Orang suruhan Raffa tersebut segera menutupi wajah wanita tersebut
dengan kain dan mengikat tangan serta kakinya, setelah itu membawanya menuju ke
tempat Raffa. Namun di tengah-tengah perjalanan, laki-laki yang membantu wanita
tersebut menabrak mobil orang suruhan Raffa sehingga mengalami kecelakaan.
Kemudian laki-laki itu membawa kabur wanita yang di anggap Viona tersebut.
“Kamu harus segera pergi dari negara ini, tidak ada waktu lagi. Aku akan
membawamu ke bandara kembali.” Kata laki-laki tersebut.
“Terima kasih kamu telah menolongku selama ini, aku berhutang budi padamu.”
Kata wanita itu.
“Aku akan menemuimu di saat waktu yang tepat.” Kata laki-laki itu.
Kemudian mereka menuju ke bandara, namun mereka justru bertemu dengan
Raffa. Karena pada saat Raffa menelfon orang suruhannya tidak di angkat
sehingga Raffa bergegas menuju ke bandara.
“Gawat, bagaimana ini.” Kata wanita tersebut.
“Kenapa dia ada disini.” Kata laki-laki itu.
“Cepatlah pergi dari sini, jika aku menelfonmu maka aku selamat namun jika
aku tidak menelfonmu maka relakan aku pergi untuk selamanya.” Kata wanita itu.
__ADS_1
“Tidak, aku tidak ingin dia semakin berbuat jahat padamu, aku hanya ingin
dia mengakui kejahatannya dan barulah aku bisa melepaskanmu.” Kata laki-laki
itu.
“Lalu apa yang akan kita lakukan?” Tanya wanita itu.
“Aku akan menemui dia, sekarang kamu pergilah dan jangan sampai ada yang
mengetahuimu.” Kata laki-laki itu.
“Tidak, jangan sampai dia tau bahwa kamu yang membantuku.” Kata wanita itu.
“Aku baik-baik saja kok. Sekarang cepat pergilah, aku akan mengalihkan
perhatiannya.” Kata laki-laki itu.
“Baiklah, jaga dirimu dengan baik ya.” Kata wanita itu.
Kemudian wanita itu memutuskan untuk pergi ke luar negeri.
**
mendapat pesan misterius kembali.
“Jadi kamu berencana untuk menangkapku? Kamu tidak akan bisa menemukanku
apalagi menangkapku.”
Raffa pun semakin kesal dengan pesan teks tersebut. Kemudian Raffa
menelfonnya namun tidak di angkat. Kemudian Raffa membalas pesan tersebut.
“Aku akan menemuimu di suatu tempat. Aku tunggu disana dan beri aku
kesempatan untuk menemuimu.”
Raffa pergi ke tempat tersebut untuk bertemu dengan seseorang yang telah
__ADS_1
menerornya selama ini.
Setibanya di tempat tersebut, Raffa terkejut karena dia menemukan sebuah
koper dan di atasnya terdapat sebuah kertas yang berisi tulisan “Aku memberimu
kesempatan terakhir kepadamu.”
Kemudian Raffa membuka koper tersebut, didalam koper tersebut berisi sebuah
surat. Kemudian Raffa membaca surat tersebut.
“Aku akan memberimu kesempatan untuk mengakui semua kesalahanmu. Aku
memintamu untuk mengakui kejahatanmu didepan istri dan anak-anakmu. Aku akan
memberimu kesempatan untuk mengakuinya selama 7 hari. Jika dalam waktu 7 hari
kamu tidak mengakuinya, aku yang akan memberitahu istri dan anak-anakmu bahwa
kamu telah membunuh istrimu yaitu Viona. Jangan mencari Viona karena Viona sudah
tenang disana, aku mengetahui semua perbuatanmu dan aku hanya ingin kamu
mengakuinya. Waktu 7 hari sangat cukup bukan untuk berfikir?”
Raffa pun semakin ketakutan setelah membaca surat ancaman tersebut. Lalu
dia segera membakar surat berserta koper tersebut. Setelah itu dia segera
kembali ke rumahnya dengan sangat kesal dan penuh kebencian. Dia juga akan
mencari tau siapa yang mengirim surat ancaman tersebut.
Info :
__ADS_1
Jangan lupa like nya ya teman-teman.
Salam sehat semuanya, terima kasih.