Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
part 94


__ADS_3

Orang suruhan Raffa mengejar wanita yang mirip dengan Viona dan


laki-laki yang membawa kabur wanita tersebut. Orang suruhan Raffa tersebut


berhasil menangkap wanita tersebut namun laki-laki yang membantunya berhasil


kabur. Orang suruhan Raffa tersebut segera menutupi wajah wanita tersebut


dengan kain  dan mengikat tangan serta kakinya, setelah itu membawanya menuju ke


tempat Raffa. Namun di tengah-tengah perjalanan, laki-laki yang membantu wanita


tersebut menabrak mobil orang suruhan Raffa sehingga mengalami kecelakaan.


Kemudian laki-laki itu membawa kabur wanita yang di anggap Viona tersebut.


“Kamu harus segera pergi dari negara ini, tidak ada waktu lagi. Aku akan


membawamu ke bandara kembali.” Kata laki-laki tersebut.


“Terima kasih kamu telah menolongku selama ini, aku berhutang budi padamu.”


Kata wanita itu.


“Aku akan menemuimu di saat waktu yang tepat.” Kata laki-laki itu.


Kemudian mereka menuju ke bandara, namun mereka justru bertemu dengan


Raffa. Karena pada saat Raffa menelfon orang suruhannya tidak di angkat


sehingga Raffa bergegas menuju ke bandara.


“Gawat, bagaimana ini.” Kata wanita tersebut.


“Kenapa dia ada disini.” Kata laki-laki itu.


“Cepatlah pergi dari sini, jika aku menelfonmu maka aku selamat namun jika


aku tidak menelfonmu maka relakan aku pergi untuk selamanya.” Kata wanita itu.

__ADS_1


“Tidak, aku tidak ingin dia semakin berbuat jahat padamu, aku hanya ingin


dia mengakui kejahatannya dan barulah aku bisa melepaskanmu.” Kata laki-laki


itu.


“Lalu apa yang akan kita lakukan?” Tanya wanita itu.


“Aku akan menemui dia, sekarang kamu pergilah dan jangan sampai ada yang


mengetahuimu.” Kata laki-laki itu.


“Tidak, jangan sampai dia tau bahwa kamu yang membantuku.” Kata wanita itu.


“Aku baik-baik saja kok. Sekarang cepat pergilah, aku akan mengalihkan


perhatiannya.” Kata laki-laki itu.


“Baiklah, jaga dirimu dengan baik ya.” Kata wanita itu.


Kemudian wanita itu memutuskan untuk pergi ke luar negeri.


**


mendapat pesan misterius kembali.


“Jadi kamu berencana untuk menangkapku? Kamu tidak akan bisa menemukanku


apalagi menangkapku.”


Raffa pun semakin kesal dengan pesan teks tersebut. Kemudian Raffa


menelfonnya namun tidak di angkat. Kemudian Raffa membalas pesan tersebut.


“Aku akan menemuimu di suatu tempat. Aku tunggu disana dan beri aku


kesempatan untuk menemuimu.”


Raffa pergi ke tempat tersebut untuk bertemu dengan seseorang yang telah

__ADS_1


menerornya selama ini.


Setibanya di tempat tersebut, Raffa terkejut karena dia menemukan sebuah


koper dan di atasnya terdapat sebuah kertas yang berisi tulisan “Aku memberimu


kesempatan terakhir kepadamu.”


Kemudian Raffa membuka koper tersebut, didalam koper tersebut berisi sebuah


surat. Kemudian Raffa membaca surat tersebut.


“Aku akan memberimu kesempatan untuk mengakui semua kesalahanmu. Aku


memintamu untuk mengakui kejahatanmu didepan istri dan anak-anakmu. Aku akan


memberimu kesempatan untuk mengakuinya selama 7 hari. Jika dalam waktu 7 hari


kamu tidak mengakuinya, aku yang akan memberitahu istri dan anak-anakmu bahwa


kamu telah membunuh istrimu yaitu Viona. Jangan mencari Viona karena Viona sudah


tenang disana, aku mengetahui semua perbuatanmu dan aku hanya ingin kamu


mengakuinya. Waktu 7 hari sangat cukup bukan untuk berfikir?”


Raffa pun semakin ketakutan setelah membaca surat ancaman tersebut. Lalu


dia segera membakar surat berserta koper tersebut. Setelah itu dia segera


kembali ke rumahnya dengan sangat kesal dan penuh kebencian. Dia juga akan


mencari tau siapa yang mengirim surat ancaman tersebut.


 


 


Info :

__ADS_1


Jangan lupa like nya ya teman-teman.


Salam sehat semuanya, terima kasih.


__ADS_2