Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Episode 49


__ADS_3

Keesokan harinya Raffa pulang kerumah


“Uda pulang mas. Meeting dimana


sih emangnya? Kok si Arka nggak ikut juga? Dia kan asisten kamu mas?” Tanya


Kaira.


“Gausa banyak tanya ini urusan


kerjaan. wanita pengangguran sepertimu nggak bakal ngerti.” Jawab Raffa.


“Aku pernah kerja jadi aku ngerti


lah.” Jawab Kaira dengan kesal.


“Aku lapar siapin sarapan. Aku


mau mandi dulu terus langsung ke kantor lagi.” Kata Raffa.


“Kenapa nggak libur aja sih mas?


Kamu nggak capek emangnya?” Tanya Kaira.


“Tugas suami itu mencari nafkah


untuk keluarganya dan tugas istri itu melayani suaminya dan mengurus urusan


rumah tangga. Sekarang apa kau sudah melakukan kewajibanmu sebagai seorang


istri? Gausah banyak tanya deh.” Bentak Raffa yang membuat Kaira jadi


ketakutan.


“Iya, maafkan aku mas. Aku hanya


belom siap aja jika harus melayani seseorang yang tidak mencintaiku.” Jawab


Kaira.


“Itu nasibmu. Aku suamimu dan kau


istriku. Mulai sekarang uang bulanan yang aku kasih ke kamu aku tarik, semua


kartu kredit mobil milikmu aku tarik semua. Kau hanya diam saja dirumah sampai


kau mau melayaniku. Ngerti kau.” Tegas Raffa.


“Apa? Ini nggak adil mas. Jangan


lakukan itu mas aku mohon.” Kata Kaira.


“Ingat kata-kataku tadi.” Kata Raffa.


“Baiklah mas aku akan menuruti kemauanmu tapi bagaimana dengan kesepakatan kita dan


apakah kau sudah memutuskan pacar kamu?” Kata Kaira.


“Aku memang tidak mencintaimu


tapi kau sekarang adalah istriku. Nanti malam aku tunggu di hotelku, sudah


saatnya kita bersenang-senang lagipula usia pernikahan kita juga cukup lama


masa' kita belom bersenang-senang sih..” Kata Raffa.


“Memangnya kau ingin melakukan itu denganku?


Kau bilang sendiri kalau aku tidak menarik kan.” Kata Kaira.


“Aku suamimu dan kau istriku. Makanya kau harus menarik


perhatianku. Aku tunggu nanti malam jam 7. Kalau kau tidak datang aku akan


ceraikan kamu. Ingat itu baik-baik.” Ancam Raffa.


“Iya mas.” Jawab Kaira.


Lalu Raffa segera mandi dan Kaira menyiapkan sarapan untuk suaminya.

__ADS_1


“Ini sarapannya mas.” Kata Kaira.


“Masak apaan kau?” Tanya Raffa.


“Ini aku masak nasi uduk mas.


Dicoba dulu deh, enak kok.” Kata Kaira.



“Gimana mas enak nggak?” Tanya Kaira.


“Lumayan sih.” Jawab Raffa.


“Lumayan apa? Lumayan nggak enak ya?” Tanya Kaira.


“Lebih enak kalo istri yang nyuapin suaminya.” Kata Raffa.


“Ih males banget, makan aja sendiri.” Jawab Kaira.


“Heeeh kau itu istriku,


harusnya nurut apa kata suami dong. Cepet suapin.” Kata Raffa.


“Iya aku terpaksa nyuapin nya.


cepet buka mulutnya.” Kata Kaira.


“Aaaaaa, gitu dong.” Kata Raffa.


Dalam hatinya, “Dia lumayan ok juga tuh


ternyata, cantik juga nih cewek jadi makin penasaran sama isinya. Liat aja


nanti malam hahaha.”


“Yauda cepet berangkat sana biar


nggak telat.” Kata Kaira.


“Iya, inget jangan lupa nanti


“Iya, berarti aku boleh bawa


mobil sendiri kan?” Tanya Kaira.


“Nggak usah, biar supir aja yang


nganter.” Kata Raffa.


Sesampainya dikantor.


“Eh Arka kirim semua dokumen yang perlu tanda tanganku.


Karena nanti setelah jam istirahat aku mau keluar ada urusan.” Kata Raffa.


“Baik pak, akan segera saya siapkan.” Jawab Arka. Dalam


hatinya, “Bilang aja mau nyamperin si Amelia.”


*


Dirumah Kaira sedang gelisah


antara mau ketemu dengan si Angel dan memikirkan nasibnya nanti malam. Lalu


Kaira browsing dengan berbagai macam keyword mulai dari apa itu malam pertama,


tips malam pertama, dan sebagainya. Dalam hatinya, “Gue takut banget nih sesakit apa ya, brati dia nanti bakal liat gue tanpa pakai apapun dong dan gue bakal liat dia sebaliknya juga. Omaigad gue nggak siap gimana dong. Oh noooo.”*


Lalu Kaira keluar rumah untuk ke


supermarket, setibanya di supermarket dia membeli alat pengaman karena dia tidak


ingin hamil saat ini. Dia memakai masker dan jaket agar tidak ada yang


mengetahuinya. Lalu dia segera membayar ke kasir dan segera kembali ke rumah.


**

__ADS_1


Dikantor Raffa, waktunya jam


istirahat. Raffa keluar kantor untuk urusan pribadinya. Dia pergi sendiri dan


nyetir mobil sendiri. Ternyata dia ke salah satu mall terdekat. Dia menuju ke toko


pakaian dan dia membeli satu set pakaian tidur supermini untuk Kaira atau


sejenis lingerie gitu lah. Lalu ada SPG yang menghampirinya karena mungkin


Raffa terlihat kebingungan dalam memilih.


“Ada yang bisa dibantu pak?” Tanya SPG.


“Eh iya nih mbak saya mau cari


lingerie untuk istri saya.” Kata Raffa.


“Bapaknya mau yang model seperti


apa atau istrinya suka yang seperti apa? Ukuran bra nya berapa kalau boleh tau


pak?” Tanya SPG.


“Eh kasih aja yang paling bagus


dan yang terlihat sexy deh mba. Warna merah aja ya. Buruan ya mba.” Kata Raffa.


“Baik pak.” Kata SPG. Beberapa menit


kemudian mbak SPG nya membawakan model lingerie terbaru.


“Bagaimana kalau model seperti


ini pak? Ini sangat laris di kalangan pengantin baru loh pak.” Tanya SPG. Raffa


hanya melihat dan melongo sambil membayangkan jika Kaira memakai pakaian tersebut.


“Yauda deh mba. Bungkus yang rapi


ya pakai kertas kado aja.” Request Raffa.


“Baik pak.” Kata SPG sambil


tersenyum karena tau kalau Raffa terlihat sangat malu membeli itu. Setelah itu


Raffa segera kembali ke kantor. Namun sebelum kembali ke kantor dia mampir ke toko


bunga untuk membeli buket bunga.


Raffa mampir ke rs sebentar untuk


menjenguk Amelia. Setibanya si rumah sakit.


“Hai sayang, gimana uda sembuh


kan? Kapan jadi pulang? Ini aku bawain bunga buat kamu.” Kata Raffa.


“Waah cantik banget wangi lagi. Kata dokter luka ku uda mendingan sih dan baru bisa pulang mungkin besok


lusa sayang. Jemput aku ya nanti.” Kata Amelia.


“Iya pasti. Aku langsung balik


ya, ini jam istirahat soalnya, aku nyempetin keluar bentar buat kamu. Aku ada


meeting setelah ini.” Jelas Raffa.


“Bentar banget sih kan aku masih


kangen banget sama kamu.” Kata Amelia.


“Maaf ya. Yauda cepet sembuh sayang.


Aku bakal sering jengukin kamu kok.” Kata Raffa.


“Hmmm yauda deh.” Kata Amelia.


“Aku balik dulu ya.” Kata Raffa.

__ADS_1


“Iya. I love u.” Kata Amelia.


__ADS_2