
Kaira makan siang bersama Renata.
“Aku dari kemarin ngidam iga bakar Ren.” Kata Kaira.
“Pesan yang banyak kalau begitu. Aku pesankan sup iga sapi
juga ya kalau begitu.” Kata Renata.
“Boleh, wah hari ini porsi makanku banyak sekali Ren, aku
sanggup tidak ya menghabiskan semuanya.” Kata Kaira.
“Tentu kau harus menghabiskannya, lagipula kau makan untuk
dua orang loh kak.” Kata Renata.
“Kau harus membantuku menghabiskan semua makanan ini.” Kata
Kaira.
“Nah itu sup iga sapi nya sudah datang.” Kata Renata.
“Wah enak sekali Ren. Selamat makan.” Kata Kaira.
“Habiskan semuanya kak.” Kata Renata.
Setelah selesai makan, Kaira mengajak Renata untuk ngobrol
di kedai kopi. Mereka memesan kopi dan kue.
“Kau tidak kenyang kak?” Tanya Renata.
“Hehe ini kan hanya camilan sambil teman ngobrol Ren.” Kata
Kaira.
Tidak lama kemudian datanglah pesanan mereka.
“Banyak sekali pesananmu kak.” Kata Renata.
“Kalau sambil bercerita pasti tidak akan terasa kok.” Kata
Kaira.
__ADS_1
“Memangnya ada apa sih? Kakak ada masalah apa?” Tanya Renata.
“Aku ingin pindah ke dokter kandungan lain, sepertinya
dokterku saat ini sedikit mencurigakan dan meragukan Ren.” Kata Kaira.
“Pakai dokterku dulu saja, dia orangnya ramah, baik dan
selalu menyemangati kita dengan kata-kata positif. Siapa nama dokternya kak?”
Tanya Renata.
“Namanya dokter Intan, kau kenal tidak?” Tanya Kaira.
“Tidak kak, memangnya dia mencurigakan seperti apa sih?”
Tanya Renata.
“Banyak orang yang menyuruhku untuk berpindah ke dokter
lain.” Kata Kaira.
“Yauda pindah saja dan tidak usah memikirkannya nanti kakak
bisa stress loh. Nanti aku akan antar kak Kaira menemui dokterku dulu.” Kata
Renata.
“Terimakasih banyak ya Ren, diminum dong minumannya.” Kata
Kaira.
“Aku pulang setelah ini Ren, kalau kamu?” Tanya Kaira.
“Aku mau pergi ke took perhiasan hehe.” Kata Renata.
“Hmmm kau mau beli apa lagi memangnya?” Tanya Kaira.
“Tentu saja ingin beli perhiasan kak, kakak mau ikut juga
tidak?” Tanya Renata.
“Tidak usah Ren, aku harus banyak istirahat.” Kata Kaira.
“Baiklah kalau begitu, tadi kakak diantar sama supir kan?”
Tanya Renata.
“Iya, suamiku melarangku mengendarai mobil jadi aku diantar
sama supir.” Kata Kaira.
__ADS_1
“Kakak kan sedang hamil jadi lebih aman kalau diantar sama
supir.” Kata Renata.
“Iya Ren. Gimana kabar Azura? Dia baik-baik saja kan?” Tanya
Kaira.
“Tentu saja dia baik-baik saja, dia sekarang lagi pergi sama
suamiku kak. Dia pergi berenang di hotel dekat rumah.” Kata Renata.
“Kenapa kau tidak ikut sekalian?” Tanya Kaira.
“Kalau aku ikut, pasti Azura akan menyuruhku untuk ikut
berenang, aku sedang tidak ingin berenang. Makanya dia pergi bersama papinya
hehe.” Kata Renata.
“Tapi kau kan ibunya, wajar dong kalau kau ikut berenang
bersamanya. Untung papinya mau.” Kata Kaira.
“Hehe gantian kak, suamiku kan kalau kerja tidak mengenal
waktu, nah karena sekarang dia sedang libur jadi biar dia yang mengurus anak,
gantian ibunya yang waktunya shopping hehe.” Kata Renata.
“Dasar kau ya, kau mau pergi sekarang? Aku masih ingin
menikmati disini.” Kata Kaira.
“Tadi katanya mau pulang lalu tidur sekarang ingin menikmati
disini.” Kata Renata.
“Hehehe, kenapa aku masih lapar ya? Padahal sudah makan
banyak.” Kata Kaira.
“Maklum namanya juga sedang hamil. Pesan lagi saja, pesan
kue nya atau apa gitu.” Kata Renata.
“Aku pengen makan pizza Ren.” Kata Kaira.
“Pindah ke resto pizza saja bagaimana?” Tanya Renata.
“Ok, terima kasih ya sudah menemaniku kuliner hari ini.” Kata
__ADS_1
Kaira.
“Sama-sama kak, aku juga hobi makan kok.” Kata Renata.