
Feya menunjukkan hasil tes
kehamilan kepada suaminya.
“Mas lihatlah, aku positif hamil.”
Kata Feya dengan ekspresi bahagia.
“Apa? Kamu hamil? Kamu yakin kamu
sedang hamil?” Tanya Jerry.
“Tentu saja mas, aku sudah
periksa ke dokter juga hari ini. Kamu pasti senang kan dengan kabar bahagia
ini?” Tanya Feya.
“Senang tapi pasti kamu akan
merepotkanku. Jangan merepotkanku selama kehamilanmu.” Kata Jerry.
“Mas ini anak kita berdua jadi
kita harus menjaga dan merawatnya berdua dan kita akan sama-sama repot. Lagipula
kamu adalah seorang ayah nantinya.” Kata Feya.
“Kamu kira aku ini pengangguran
apa harus mengurus anak, anak itu tugasmu.” Kata Jerry.
“Tidak bisa begitu, kamu juga
harus tanggung jawab dengan anak kita mas.” Kata Feya.
“Berisik, aku mau berangkat kerja
dulu.” Kata Jerry.
Feya merasa kesal dengan suaminya,
dia takut suaminya akan meninggalkannya jika dia memarahi suaminya.
Lalu dia pergi mengikuti suaminya,
karena dia ingin tau apa saja yang sedang dilakukan suaminya. Dia curiga
suaminya memiliki wanita lain selain dirinya. Lalu suaminya pergi ke tempat
percetakan foto.
“Kenapa mas Jerry pergi ke tempat
percetakan foto? Apakah dia ingin mencetak foto pernikahan? Aku sangat
penasaran apa yang dia lakukan disana, lebih baik aku menyamar saja.” Kata
Feya. Kemudian dia memakai masker dan kacamata serta memakai jaket agar
__ADS_1
suaminya tidak mengetahuinya. Dia kemudian diam-diam pergi kedalam dan
mendekati suaminya untuk melihat apa yang sedang dilakukan oleh suaminya. Dia juga
mendnegarkan perbincangan suaminya dengan pegawai di tempat tersebut.
“Tolong foto yang ada di
flashdisk ini di cetak ukuran foto palaroid ya.” Kata Jerry.
“Baik, dicetak berapa kali?”
Tanya pegawai tersebut.
“Satu kali saja, tolong dicetak
sebagus mungkin ya.” Kata Jerry.
“Baik pak, fotonya sangat
romantis dan pasti hasilnya juga sangat bagus. Silahkan ditunggu sebentar pak.”
Kata pegawai tersebut.
“Tentu saja, dia sangat berarti
bagi saya.” Kata Jerry.
“Pasti bapak ingin memberi
kejutan kepada orang yang ada di foto ini ya? Wah saya yakin orang ini akan
“Semoga dia menyukainya, tolong
dicetak secepatnya.” Kata Jerry.
“Baik pak.” Kata pegawai
tersebut.
Feya mendengar semua percakapan
suaminya dengan pegawai tersebut.
“Astaga pasti mas Jerry mencetak
foto kita berdua, sebentar lagi kan hari ulang tahunku pasti dia ingin
memberiku kejutan. Maafkan aku mas karena mencurigaimu yang berlebihan, kalau
begitu sekarang aku akan kembali pulang.” Kata Feya dalam hati.
**
Kaira sedang sarapan bersama
Arabella.
“Ciye semalam ada yang mengantar
__ADS_1
pulang.” Goda Kaira.
“Hehehe itu atasanku ma yang
waktu itu datang ke acara pernikahan Feya.” Kata Arabella.
“Tuh kan apa mami bilang
sepertinya dia menyukaimu.” Kata Kaira.
“Tidak ma, mana mungkin dia
menyukaiku. Dia bersikap baik kepada semua orang kok, mami jangan berpikir
macam-macam ya.” Kata Arabella.
“Hehe kita lihat saja nanti, coba
perhatikan apakah dia juga bersikap baik kepada staffnya yang lain.” Kata Kaira.
“Tentu saja dia bersikap baik
dengan semua staff yang lain.” Kata Arabella.
“Tapi mami yakin kalau dia
menyukaimu. Jalani saja kalau memang dia menyukaimu, lagipula kamu cantik dan
pantas mendapatkan lelaki sepertinya.” Kata Kaira.
“Astaga mami mami, tapi aku tidak
pantas bersanding dengannya ma, banyak staff lain yang juga menyukainya.” Kata Arabella.
“Termasuk kamu juga menyukainya
kan hehehe.” Goda Kaira.
“Aku tidak menyukainya ma hanya
mengaguminya karena cara kerjanya yang sangat luar biasa.” Kata Arabella.
“Mami setuju kok jika kamu
memiliki hubungan dengannya hehe, cepat makanlah, mami mau menerima telfon dari
Feya sebentar.” Kata Kaira.
Info :
Readers jangan lupa ya mampir juga ke novel terbaruku yang berjudul "Terpaut Usia 15 Tahun"
__ADS_1
Ceritanya yang mudah, ringan, romantis, ada unsur komedinya juga loh dan pastinya no pelakor no selingkuh loh jadi nggak bakal bikin emosi. Ditunggu like nya ya. terima kasih.