
Raffa, Viona dan Arabella tinggal
bersama.
“Aku harus pergi menemui Kaira.”
Kata Raffa.
“Jika kamu menemuinya, aku akan
memberitahu Arabella bahwa kamu yang membunuh ibu kandungnya.” Kata Viona.
“Tidak bisa begitu, aku bahkan
telah memenuhi keingiananmu, jadi kamu tidak bisa mengancamku seperti ini.”
Kata Raffa.
“Aku yang mengaturmu jadi kamu
harus menuruti semua perkataanku.” Kata Viona.
“Aku seorang laki-laki dan juga
kepala keluarga jadi seharusnya kamu yang menuruti perintahku.” Kata Raffa.
“Apa kamu lupa dengan perjanjian
itu?” Kata Viona, akhirnya Raffa pun luluh.
“Bersiaplah, kita akan pergi
bertemu dengan salah satu investor kenalanku.” Kata Viona.
“Siapa dia?” Tanya Raffa.
“Dia adalah investor kenalanku
yang juga akan bekerjasama dengan perusahaan kita.” Kata Viona.
**
“Selamat pagi papi dan bunda.”
Kata Arabella.
“Selamat pagi.” Kata Raffa dan
Viona.
“Ini untuk kalian.” Kata Arabella
memberikan kado untuk mereka.
“Apa ini?” Tanya Viona.
“Tiket pesawat untuk kalian
berdua, hadiah dari Jerry. Maaf ya kemarin dia tidak bisa datang karena dia
sedang sibuk.” Kata Arabella.
“Astaga kenapa dia repot-repot
memberikan hadiah tiket liburan.” Kata Viona.
“Tiket liburan sekaligus
honeymoon hehe.” Kata Arabella.
“Kalau begitu ikutlah juga, ajak
dia juga berlibur bersama kami.” Kata Viona.
“Memangnya boleh?” Tanya
Arabella.
“Boleh, papi sama bunda pergi
dulu ya.” Kata Raffa.
**
__ADS_1
Kaira menelfon Raffa, namun Raffa
sedang pergi ke toilet sehingga Viona yang menerima panggilan itu.
“Ada apa?” Tanya Viona.
“Dimana Raffa? Ada yang ingin aku
bicarakan dengannya.” Kata Kaira.
“Dia sedang sibuk, kamu hanya
akan mengganggunya dan menghambatnya.” Kata Viona.
“Apa kamu bilang? Ingat ya aku
masih istri sah nya Raffa.” Kata Kaira.
“Bilang saja padaku, nanti aku
akan memberitahunya.” Kata Viona.
“Suruh pulang ke rumahku hari
ini, ada masalah penting terkait Kei.” Kata Kaira.
“Ada apa dengan Kei?” Tanya
Viona.
“Dia tidak sengaja menabrak
seseorang dan dia ingin menuntut Kei.” Kata Kaira.
“Dimana dia sekarang?” Tanya
Viona.
“Dia sedang di kantor polisi, aku
butuh Raffa saat ini juga.” Kata Kaira.
Tidak lama kemudian Raffa kembali
dari toilet.
ada urusan, tolong temui kenalanku ya, aku sudah bilang padanya agar dia
bekerjasama dengan kita, dia juga sudah setuju kok.” Kata Viona.
“Ok baiklah, hati-hati dijalan.”
Kata Raffa.
“Terima kasih.” Kata Viona sambil
memeluk suaminya.
“Lepaskan aku.” Kata Raffa.
“Jangan berisik, banyak orang
yang melihat kita, apa pendapat mereka jika mereka tau bahwa pernikahan kita
hanya untuk menyelamatkan perusahaanmu saja.” Bisik Viona. Lalu Raffa mencium
istrinya.
“Pergilah, jangan khawatirkan
aku.” Kata Raffa.
**
Viona pergi ke kantor polisi
dengan didampingi oleh seorang pengacara.
“Segera bereskan masalah ini.”
Kata Viona kepada pengacara tersebut.
“Baik bu Viona.” Kata pengacara
__ADS_1
tersebut.
“Keluarga korban bersikeras untuk
menuntut Kei agar dia dipenjara.” Kata Kaira.
“Jangan khawatir, bu Viona sudah
mengurus semuanya dan mmeberikan sejumlah uang untuk keluarga korban.” Kata
pengacara tersebut.
Akhirnya Kei pun dibebaskan.
“Terima kasih banyak ya.” Kata
Viona kepada pengacara tersebut.
“Sama-sama bu, memangnya dia
siapa bu?” Tanya pengacara tersebut.
“Dia anak tiriku tapi aku sudah
menganggapnya sebagai anakku sendiri, aku aka membayarmu dengan baik.” Kata
Viona.
“Terima kasih banyak bu Viona,
kalau begitu saya permisi dulu.” Kata pengacara tersebut.
Kaira merasa lega karena anaknya
sudah bebas.
“Syukurlah sayang akhirnya kamu
bebas.” Kata Kaira.
“Terima kasih banyak.” Kata Kei
kepada Viona.
“Mobilmu sudah saatnya ganti, itu
tidak layak untuk dipakai lagi apalagi mobil itu membuatmu celaka. Bunda akan
membelikanmu mobil baru, kembalilah pulang kamu harus istirahat.” Kata Viona.
“Ayo kita pulang nak.” Kata
Kaira.
“Apakah kamu tidak ingin menemui
papi kamu?” Tanya Viona.
“Bukankah papi sangat sibuk?”
Tanya Kei.
“Pulanglah ke rumah papi kamu,
bagaimanapun juga dia adalah papi kamu, kamu harus bisa terima semua kenyataan
ini.” Kata Viona.
“Tidak usah ikut campur dengan
anakku.” Kata Kaira kepada Viona.
“Kalau aku tidak ikut campur
pasti saat ini Kei masih mendekam di penjara. Ibu macam apa kamu yang
membiarkan anak sendiri mendekam di penjara.” Kata Viona.
“Aku meminta Raffa untuk datang
kesini bukan kamu yang datang kesini.” Kata Kaira.
“Silahkan telfon Raffa dan suruh
datang kesini sekarang juga. Dia itu sudah berpaling darimu jadi jangan terlalu
__ADS_1
berharap lebih.” Kata Viona.