Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Episode 61


__ADS_3

Hari pernikahan Angel dan Raffa


pun akhirnya tiba juga. Raffa sibuk dengan para tamu nya sehingga Angel merasa


dicuekin oleh Raffa.


“Sibuk banget sih, bukannya malah


foto bareng sama istrinya atau mesra-mesraan kek malah sibuk sendiri, untung


aja dia uda jadi suami gue coba kalo nggak pasti uda marah banget gue. Sabar


sabar yang penting gue sekarang jadi nyonya besar Raffa Adinata haha.” Gerutu


Kaira.


“Raffa dimana?” Tanya Bu Siska


mamanya Raffa.


“Dia sibuk sama tamunya ma, aku


aja sampai di cuekin sendiri kayak gini.” Jawab Angel.


“Harusnya kamu tau diri dong,


sudah merebut bahkan menghancurkan kebahagiaan anakku dan keluarga besarku.


Dasar wanita bar-bar pembawa masalah dan aib keluarga aja. Kau puas kan uda


nikah sama Raffa dan berhasil menyingkirkan istrinya?” Tanya Bu Siska.


“Jaga ucapan anda ya. Kami mulai


pacaran jauh sebelum dia menikah dengan Kaira. Ini semua terjadi karena anda


lah yang menginginkan anak anda menikahi Kaira padahal anak anda saat itu


sedang berpacaran dengan saya. Jadi yang sebenarnya pembawa aib keluarga adalah


Raffa anak kesayangan anda bukannya saya. Jadi jangan berani meremehkan atau


menghina saya lagi.” Bentak Angel. Lalu dia segera meninggalkan mama mertuanya


dan menemui para tamu undangannya.



Beberapa menit kemudian,


datanglah Kaira dengan calon suaminya Arka. Kaira tampil sangat menawan malam


itu hingga Raffa takjub melihatnya.



Dalam hati Raffa, “Buset kenapa


dia makin cantik sih, sialan si Arka kenapa juga ikutan dateng sih.” Lalu Raffa


menghampiri mereka berdua.


“Kaira, makasih ya kamu uda mau


datang.” Kata Raffa. Dia menyodorkan tangannya untuk bersalaman dengan Kaira


namun Arka menepisnya.


“Selamat ya pak, saya permisi


dulu mau ambil makan dulu. Ayo sayang, kita makan dulu.” Kata Arka.


Raffa sangat geram melihat Arka,


lalu Angel menhampiri Raffa.


“Mas kalo mau nyamperin para tamu


gandeng aku juga dong gimana sih kita kan pengantin masak malah jalan


sendiri-sendiri.” Gerutu Angel.


“Kamu undang Kaira?” Tanya Raffa.


“Iya, tadi dia barusan datang


kan?” Tanya balik Angel.


“Ayo kita kesana aja.” Kata


Raffa.


“Mas kita foto dulu yuk.” Pinta


Angel.


“Aduh kan tadi sudah, nggak ah


aku males banget capek.” Bentak Raffa.


Raffa terus memperhatikan gerak


gerik Kaira, ketika Kaira sedang tidak bersama Arka tiba-tiba Raffa menarik


tangan Kaira dan mengajaknya ke luar ruangan.

__ADS_1


“Lepasin tanganku, kamu apa-apaan


sih.” Gerutu Kaira.


“Kamu kenapa datang kesini?”


Tanya Raffa.


“Haa? Harusnya aku yang nanya


balik kenapa kamu masih ngundang aku? Oh ya selamat atas pernikahanmu dengan


wanita bar-bar Angel. Semoga saja kehidupan rumah tangga mu tenang dan tidak


mempermainkan hati wanita lagi.” Kata Kaira.


“Aku masih mencintaimu dan tidak


bisa jauh darimu. Hampir setiap hari aku selalu kepikiran sama kamu dan ingin


sekali kita kembali lagi seperti dulu. Apa kamu sudah tidak mencintaiku lagi?”


Tanya Raffa.


“Tidak sama sekali.” Bentak


Kaira.


“Tolong kasih aku kesempatan lagi,


aku mohon.” Kata Raffa.


“Aku hanya kasih kesempatan


sekali saja jadi maaf kali ini aku nggak bisa. Tolong relakan aku lepaskan aku.


Aku ingin hidupku lebih tenang lagi setelah kita berpisah. Sudahlah aku mau


pergi dulu.” Kata Kaira.


“Kaira Kaira aku mohon.” Teriak


Raffa. Namun Kaira tetap pergi meninggalkan Raffa.


 


**


Angel menghampiri Kaira yang


tengah asyik menikmati makanannya dengan Arka.


“Terimakasih ya akhirnya kamu mau


datang ke acara pernikahanku dengan Raffa. Mas kamu darimana aja sih, sini deh.


sama Arka ya meskipun dia hanya mantan karyawan mas Raffa sih. Makasih ya Kaira


akhirnya kamu melepaskan mas Raffa untukku. Kamu lihat sendiri kan sebenarnya


mas Raffa itu jauh lebih memilihku dibanding denganmu haha.” Kata Angel.


“Kamu boleh memandang rendah


Arka, namun bagiku dia jauh lebih setia dibanding mantan suamiku dan Arka


sangat menghargai dan melindungi seorang wanita, dia tau bagaimana cara


memperlakukan seorang wanita yang seharusnya. Selamat ya untuk kalian berdua,


oh ya satu pesan buat kamu Angel sebaiknya kamu jaga suamimu dengan baik jangan


sampai dia mendatangiku untuk mengajakku rujuk kembali karena sepertinya


suamimu belum bisa melupakanku, kau bisa lihat sendiri kenapa dia memakai dasi


itu. Kau tau itu adalah dasi yang dia pakai saat hari pernikahanku dengan Raffa.


Kau tau maksudnya apa kan sepertinya dia ingin mengenang masa lalunya


denganku.” Jawab Kaira sambil menggandeng tangan Arka dan Arka pun juga membalasnya


dengan memeluk Kaira.


Raffa panik melihat adu mulut


Kaira dengan Angel.


“Ayo kita kesana saja, jangan


bikin ribut dong malu-maluin aja.” Ajak Raffa.


“Jangan khawatir aku juga akan


segera balik kok. Thank u.” Kata Kaira.


“jangan pernah kau muncul lagi di


hadapanku dan suamiku.” Teriak Angel.


Tiba-tiba Kaira menyiram muka


Angel dengan air yang ada di tangannya.


“Upss maaf nggak sengaja. Ini

__ADS_1


hadiah dariku untukmu Angel.” Kata Kaira. Lalu Kaira segera berlari dan kembali


pulang kerumah. Sedangkan semua para tamu undangan ramai mengabadikan momen


ketika Kaira menyiram wajah Angel.


**


Keesokan harinya, Kaira sedang


berada di restoran yang sedang dikelola bersama Arka.


“Oh ya tadi aku dapat tawaran


dari temenku smp katanya dia mau kerjasama dengan restoran kita dan dia pengen


nawarin juga buat buka cabang di beberapa mall di daerahnya. Gimana menurut


kamu?” Tanya Arka kepada Kaira.


“Waah boleh tuh, bisa jadi


peluang kita biar makin sukses restoran kita. Yauda terima aja tawaran dia.


Kalo bisa secepatnya aja.” Kata Kaira.


“Yauda besok aku mau nemuin dia


ya. Kamu mau ikut nggak?” Tanya Arka.


“Nggak deh, aku standby disini


aja. Kalo nggak ada aku nanti siapa yang ngawasin restoran kita?” Kata Kaira.


“Yauda kamu disini aja. Oh ya


gimana sama pernikahan kita? Apa kamu uda mutusin buat tanggal pernikahan


kita?” Tanya Arka.


“Aku nurut apa kata kamu aja.


Kalo emang kamu pengen secepatnya dalam tahun ini yauda gpp. Gimana kalau akhir


tahun aja?” Kata Kaira.


“Kamu yakin uda siap nikah sama


aku?” Tanya Arka.


“Bimbing aku biar jadi istri yang


baik untukmu ya.” Kata Kaira.


“Nanti kita jalani rumah tangga


kita dengan bahagia ya kalau ada masalah kita selesaikan dengan baik, yang


penting kita saling terbuka aja ya.” Kata Arka.


“Iya mas.” Jawab Kaira sambil


senyum-senyum.


“Hahaha agak aneh kalo kamu


manggil aku mas.” Kata Arka.


“Gpp biar nanti terbiasa.” Kata


Kaira.


**


Dirumah Raffa


“Aku lapar nih, buatin makanan


buat aku.” Perintah Raffa kepada Angel.


“Aduh mas aku kan capek, uda


hamil masak masih disuruh masak sih, minta tolong aja ke pembantu. Dia kan


disini dibayar.” Gerutu Angel.


Batin Raffa, “Beda banget sama


Kaira, biasanya dia bangun pagi dan langsung masakin makanan buat aku dia juga


selalu siapin baju buat aku. Aku bener-bener menyesal berpisah darinya. Si


Angel bener-bener bikin makin stress aja pusing.”


“Kamu kan istriku sekarang,


kewajiban istri itu melayani suaminya. Waktu aku masih sama Kaira dia selalu


bangun pagi dan buatin sarapan buat aku kamu malah males-malesan kayak gini.”


Bentak Raffa.


“Aku bisa memberimu anak tapi


tidak dengan Kaira. Stop bandingin aku sama mantan istrimu ya.” Jawab Angel

__ADS_1


dengan ketus.


__ADS_2