Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Season3 Part 15


__ADS_3

Arabella dan Feya kembali ke


hotel. Arabella masih kepikiran dengan Viona yang tiba-tiba memberikan kartu


nama kepadanya.


“Kak, hei kenapa kok bengong


sih?” Tanya Feya.


“Ah tidak apa-apa kok. Ada apa?”


Tanya Arabella.


“Lihat penampilanku bagus tidak?”


Tanya Feya.



“Bagus kok, cocok banget sama


kamu. Terlihat jauh lebih muda.” Kata Arabella.


“Aku kan memang masih muda kak.


Coba dong sekarang baju kakak, aku penasaran deh seperti apa.” Kata Feya.


“Nanti saja deh, aku capek aku


ingin istirahat.” Kata Arabella.


“Hmmm baiklah, aku mau main games


dulu kalau gitu.” Kata Feya.


“Jangan tidur terlalu malam, tadi


mami bilang kan kalau besok kita harus bangun pagi karena akan pergi ke suatu


tempat.” Kata Arabella.


“Iya iya tenang saja, kakak


tidurlah dulu.” Kata Feya.


 


**


Viona sedang perjalanan ke hotel,


kali ini dia memesan kamar di hotel yang sama dengan keluarga Raffa. Setibanya


di lobby hotel, dia bertemu dengan Raffa.


“Bu Viona, ibu sedang apa

__ADS_1


disini?” Tanya Raffa.


“Aku sedang menginap di hotel


ini, aku sengaja malam ini menginap disini karena besok kita kan keluar


bersama, apakah Kaira belum cerita ke kamu?” Tanya Viona.


“Oh belum, saya habis


mengantarkan anak saya ke bandara bu.” Kata Raffa.


“Jangan panggil bu apalagi ibu,


aku ingin akrab dengan keluargamu juga jadi panggil nama saja, Kaira tidak ikut


ke bandara? Oh ya bagaimana kalau sambil duduk dan meminum segelas kopi di kafe


sebelah situ?” Tanya Viona sambil menunjuk ke arah kafe yang di maksud.


“Boleh sih tapi saya tidak enak


kalau hanya berdua saja.” Kata Viona.


“Aku barusan mengirim pesan


kepada istrimu, dia akan turun sebentar lagi, jangan khawatir.” Kata Viona.


“Ah iya terima kasih banyak atas


“Mari kita ke kafe duluan saja


nanti Kaira pasti akan menyusul kita kok.” Kata Viona.


Setibanya dikafe, mereka


menikmati minuman pesanan mereka sambil di iringi live music.


“Hmmm enak sekali, mau minum wine


juga?” Tanya Viona.


“Maaf aku tidak minum. Aku sudah


berhenti minum.” Kata Raffa.


“Oh maaf ya kalau begitu, bisa


tolong tuangkan ke gelas saya?” Tanya Viona.


“Boleh, mari saya tuangkan.” Kata


Raffa.


Tiba-tiba Kaira datang


menghampiri mereka berdua.

__ADS_1


“Hei Kaira, mau minum wine atau


mau pesan minuman yang lain? Maaf ya kalau Raffa menuangkan minuman ke


gelasku.” Kata Viona sambil membelai rambut Kaira.



“Ah iya tidak apa-apa kok, aku


pesan minuman yang sama saja seperti suamiku.” Kata Kaira.


“Sebentar saya pesankan dulu ya.”


Kata Viona.


“Excuse me, a glass of hot


macchiato and a glass of americano ice please.” Kata Viona.


“Terima kasih banyak, oh ya kamu


sedang apa disini?” Tanya Kaira.


“Aku menginap disini biar besok


kita bisa langsung pergi bersama.” Kata Viona.


“Oh gitu, barang-barangmu dimana?


Kok hanya membawa tas kecil saja?” Tanya Kaira.


“Barangku di hotel yang aku


tempati sebelumnya, besok asistenku akan mengirimkan bajuku kesini kok, jangan


khawatir.” Kata Viona.


“Oh, sepertinya kamu sering pergi


kesini ya sampai hafal sekali dengan daerah disini.” Kata Raffa.


“Karena aku punya bisnis juga


disini jadi sering pergi dan tinggal disini, kalian sudah keliling kemana


saja?” Tanya Viona.


“Belum kemana-mana sih, hanya


kuliner saja, kalau anak-anak tadi pergi ke pusat belanja.” Kata Kaira.


“Oh iya tadi aku tidak sengaja


bertemu dengan Arabella dan Feya, tapi hanya sebentar karena mereka buru-buru


pulang. Silahkan diminum dong minumannya, tidak usah sungkan.” Kata Viona.

__ADS_1


__ADS_2