
Arabella dan Feya kembali ke
hotel. Arabella masih kepikiran dengan Viona yang tiba-tiba memberikan kartu
nama kepadanya.
“Kak, hei kenapa kok bengong
sih?” Tanya Feya.
“Ah tidak apa-apa kok. Ada apa?”
Tanya Arabella.
“Lihat penampilanku bagus tidak?”
Tanya Feya.
“Bagus kok, cocok banget sama
kamu. Terlihat jauh lebih muda.” Kata Arabella.
“Aku kan memang masih muda kak.
Coba dong sekarang baju kakak, aku penasaran deh seperti apa.” Kata Feya.
“Nanti saja deh, aku capek aku
ingin istirahat.” Kata Arabella.
“Hmmm baiklah, aku mau main games
dulu kalau gitu.” Kata Feya.
“Jangan tidur terlalu malam, tadi
mami bilang kan kalau besok kita harus bangun pagi karena akan pergi ke suatu
tempat.” Kata Arabella.
“Iya iya tenang saja, kakak
tidurlah dulu.” Kata Feya.
**
Viona sedang perjalanan ke hotel,
kali ini dia memesan kamar di hotel yang sama dengan keluarga Raffa. Setibanya
di lobby hotel, dia bertemu dengan Raffa.
“Bu Viona, ibu sedang apa
__ADS_1
disini?” Tanya Raffa.
“Aku sedang menginap di hotel
ini, aku sengaja malam ini menginap disini karena besok kita kan keluar
bersama, apakah Kaira belum cerita ke kamu?” Tanya Viona.
“Oh belum, saya habis
mengantarkan anak saya ke bandara bu.” Kata Raffa.
“Jangan panggil bu apalagi ibu,
aku ingin akrab dengan keluargamu juga jadi panggil nama saja, Kaira tidak ikut
ke bandara? Oh ya bagaimana kalau sambil duduk dan meminum segelas kopi di kafe
sebelah situ?” Tanya Viona sambil menunjuk ke arah kafe yang di maksud.
“Boleh sih tapi saya tidak enak
kalau hanya berdua saja.” Kata Viona.
“Aku barusan mengirim pesan
kepada istrimu, dia akan turun sebentar lagi, jangan khawatir.” Kata Viona.
“Ah iya terima kasih banyak atas
“Mari kita ke kafe duluan saja
nanti Kaira pasti akan menyusul kita kok.” Kata Viona.
Setibanya dikafe, mereka
menikmati minuman pesanan mereka sambil di iringi live music.
“Hmmm enak sekali, mau minum wine
juga?” Tanya Viona.
“Maaf aku tidak minum. Aku sudah
berhenti minum.” Kata Raffa.
“Oh maaf ya kalau begitu, bisa
tolong tuangkan ke gelas saya?” Tanya Viona.
“Boleh, mari saya tuangkan.” Kata
Raffa.
Tiba-tiba Kaira datang
menghampiri mereka berdua.
__ADS_1
“Hei Kaira, mau minum wine atau
mau pesan minuman yang lain? Maaf ya kalau Raffa menuangkan minuman ke
gelasku.” Kata Viona sambil membelai rambut Kaira.
“Ah iya tidak apa-apa kok, aku
pesan minuman yang sama saja seperti suamiku.” Kata Kaira.
“Sebentar saya pesankan dulu ya.”
Kata Viona.
“Excuse me, a glass of hot
macchiato and a glass of americano ice please.” Kata Viona.
“Terima kasih banyak, oh ya kamu
sedang apa disini?” Tanya Kaira.
“Aku menginap disini biar besok
kita bisa langsung pergi bersama.” Kata Viona.
“Oh gitu, barang-barangmu dimana?
Kok hanya membawa tas kecil saja?” Tanya Kaira.
“Barangku di hotel yang aku
tempati sebelumnya, besok asistenku akan mengirimkan bajuku kesini kok, jangan
khawatir.” Kata Viona.
“Oh, sepertinya kamu sering pergi
kesini ya sampai hafal sekali dengan daerah disini.” Kata Raffa.
“Karena aku punya bisnis juga
disini jadi sering pergi dan tinggal disini, kalian sudah keliling kemana
saja?” Tanya Viona.
“Belum kemana-mana sih, hanya
kuliner saja, kalau anak-anak tadi pergi ke pusat belanja.” Kata Kaira.
“Oh iya tadi aku tidak sengaja
bertemu dengan Arabella dan Feya, tapi hanya sebentar karena mereka buru-buru
pulang. Silahkan diminum dong minumannya, tidak usah sungkan.” Kata Viona.
__ADS_1