Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Part 2 Episode 130


__ADS_3

Kei sedang tidur, sedangkan Kaira sibuk menelfon penyalur ART. Setelah banyak pertimbangan dan negosiasi,


akhirnya Kaira menemukan ART yang cocok untuknya dan bayinya. Kaira menyuruh ART tersebut untuk datang keesokan harinya.


**


Keesokan harinya, ART datang ke rumah Kaira dan Raffa.


“Silahkan masuk, ayo masuk kedalam. Kita kan sama-sama dari Indonesia jadi rasanya sangat sekali bisa bertemu dengan orang Indonesia.” Kata Kaira.


“Terimakasih nyonya.” Kata ART tersebut.


Kaira mempersilahkan ART tersebut untuk duduk di ruang tamu.


“Oh ya nama saya Kaira, kalau itu suami saya namanya Raffa. Lalu anak kami yang masih berusia lima bulan namanya Kei.” Kata Kaira.


“Saya Mayang, asal saya dari Jawa Tengah, dan nyonya adalah majikan saya yang ketiga.” Kata Mayang.


“Sebelumnya kerja dimana memangnya?” Tanya Kaira sambil menidurkan anaknya.


“Sebelumnya saya ikut majikan orang jepang, namun saya tidak betah karena perlakuan mereka yang kasar kepada saya.” Kata Mayang.


“Kasar kepadamu? Memangnya karena apa?” Tanya Kaira penasaran.

__ADS_1


“Saya tidak merasa bersalah dan hanya menuruti perintah mereka namun mereka justru memanfaatkan kepolosan


saya.” Kata Mayang.


“Memanfaatkanmu seperti apa?” Tanya Kaira semakin penasaran.


“Mereka menyuruh saya bekerja di bar terkadang mereka juga menyuruh saya untuk melayani tamu disana, karena


majikan saya adalah pemilik bar tersebut. Lalu beberapa bulan kemudian saya melarikan diri, dan saya bertemu dengan majikan orang Indonesia. Saya bersyukur bisa bertemu dengan majikan saya yang kedua namun nasib saya masih saja kurang beruntung.” Kata Mayang.


“Memangnya kenapa dengan majikanmu sebelumnya?” Tanya Kaira.


“Oh ya mas perkenalkan ini ART kita namanya Mayang.” Kata Kaira kepada Raffa.


“Baik tuan dan nyonya.” Kata Mayang.


“Sayang aku berangkat dulu ya.” Kata Raffa sambil mencium istri dan anaknya.


“Aduh mereka so swet sekali aku jadi baper melihat keromantisan mereka, sepertinya keluarga mereka ini keluarga


bahagia sekali. Aku harus bekerja dengan baik disini.” Kata Mayang dalam hati.


Raffa berangkat kerja sedangkan Kaira masih asyik berbicara dengan Mayang.

__ADS_1


“Apakah saya bisa memulai kerja hari ini nyonya? Apa saja yang harus saya kerjakan?” Tanya Mayang.


“Santai saja, sebenarnya saya itu hanya butuh teman ngobrol seperti ini agar saya tidak bosan. Apalagi kalau Kei


sedang tidur seperti ini saya agak lega dan bisa mengerjakan tugas rumah yang lainnya. Oh yak au belum melanjutkan ceritamu tadi. Memangnya kenapa kau tidak betah dengan majikanmu yang sebelumnya?” Tanya Kaira.


“Mereka memberiku upah dibawah standart nyonya, mereka juga tidak pernah memberiku hari libur. Saya hanya


bertahan lima bulan saja, akhirnya saya berhenti dan setelah itu saya sempat menganggur selama satu tahun lamanya sampai akhirnya saya disini saat ini.” Kata Mayang.


“Oh jadi seperti itu, aku turut prihatin mendengar ceritamu, kau tenang saja aku bukanlah seperti majikanmu


sebelumnya. Semoga kau betah disini ya dan semoga saya tidak memberatkanmu.” Kata Kaira.


“Baik nyonya.” Kata Mayang.


“Oh ya disini kau hanya lakukan tugas rumah tangga saja, kalau urusan anak dan memasak biar aku saja yang


melakukannya.” Kata Kaira.


“Baik nyonya.” Jawab Mayang. Kemudian Mayang segera pergi ke belakang untuk memulai melakukan tugasnya.


Sedangkan Kaira ke dapur untuk memasak.

__ADS_1


__ADS_2