
Keesokan paginya.
Kaira mengetuk pintu kamar Arabella.
“Ada apa?” Tanya Arabella.
“Ini untukmu.” Kata Kaira.
“Tiket pesawat? Untukku? Apakah mami akan mengirimku ke luar negeri?” Tanya
Arabella.
“Lihat dan baca dulu tiketnya.” Kata Kaira.
“Liburan ke Singapore?” Tanya Arabella.
“Iya, terserah kamu mau ikut atau tidak tapi mami sudah membelikan satu
tiket untukmu. Kalau kamu mau ikut cepatlah berkemas karena penerbangannya
besok.” Kata Kaira.
“Apa? Besok? Kenapa mendadak sekali?” Tanya Arabella.
“Bukan liburan, tapi bu Viona mengundang keluarga kita untuk makan malam
mewah disana.” Kata Kaira.
“Wah tajir juga dia, apa aku boleh mengajak Jerry untuk ikut pergi bersama?”
Tanya Arabella.
“Terserah kamu, tapi apakah dia mau ikut pergi bersama dengan keluarga
kita?” Tanya Kaira.
“Aku akan menghubunginya.” Kata Arabella.
“Ok, tapi ingat jangan bikin suasana menjadi kacau seperti waktu itu.” Kata
Kaira.
“Iya, terima kasih tiketnya.” Kata Arabella.
**
Keluarga Raffa pergi menuju bandara.
“Pa, memangnya bu Viona itu siapa sih?” Tanya Arabella.
__ADS_1
“Dia pengusaha terkenal, dia bekerjasama dengan papi untuk mengembangkan
dan membuka pusat perbelanjaan kelas dunia di Jakarta, dia sangat luar biasa.” Kata
Raffa.
“Ya pastinya kamu tau sendiri kan kalau saat ini perusahaan papi kamu
sedang menurun makanya papi kamu mengajak bu Viona untuk bekerjasama.” Jelas Kaira.
“Good luck papi.” Kata Arabella.
“Kak tolong ambilkan topiku dong di sebelah kakak tuh.” Kata Feya kepada
Arabella.
“Ini.” Kata Arabella.
“Terima kasih, riasan kakak tebal sekali.” Kata Feya.
“Memangnya kenapa?” Tanya Arabella.
“Tidak apa-apa sih, kenapa kak Jerry tidak bisa ikut?” Tanya Feya.
“Dia sedang berlibur juga dengan keluarganya.” Kata Arabella.
lain lagi hahaha, sorry just kidding kak.” Kata Feya.
“Tutup mulutmu, jangan bercanda ya. Jerry bukanlah lelaki seperti itu. Karena
aku jauh lebih mengenalnya.” Kata Arabella.
“Sudah sudah jangan ribut, sebentar lagi kita akan sampai.” Kata Kaira.
Setibanya di bandara.
Raffa dan keluarga segera menuju bandara dan setelah itu segera masuk
kedalam pesawat.
Tiba-tiba ada salah satu pramugari yang menghampiri Arabella.
“Permisi, dengan nona Arabella?” Tanya pramugari tersebut.
“Iya betul, ada apa?” Tanya Arabella.
“Ini ada hadiah untuk nona.” Kata pramugari tersebut.
“Hadiah untukku? Memangnya dari siapa?” Tanya Arabella.
__ADS_1
“Dia mengaku sebagai penggemar nona. Silahkan diterima.” Kata pramugari
tersebut.
“Kotak berisi apa ini?” Tanya Arabella dalam hati.
Lalu dia membuka kotak tersebut dan berisi sebuah kertas dan terdapat bros
terbuat dari diamond. Kertas tersebut berisi tulisan yang isinya “I love u, u
are so beautiful. Semoga kamu suka dengan hadiahku. Tolong pakailah bros
tersebut.”
“Dari siapa ya? Apa jangan-jangan dari Jerry? Dia so sweet sekali memberiku
bros berharga ini, thank u sayang.” Kata Arabella dalam hati.
“Wah dari siapa kak? Dari kak Jerry ya?” Tanya Feya.
“Aku tidak tau.” Kata Arabella.
“Ternyata dia bisa romantis juga ya dan tentunya kaya raya buktinya dia
membelikanmu bros diamond.” Kata Kei.
“Aku tidak tau siapa yang memberikan bros diamond ini.” Kata Arabella.
“Lalu siapa lagi kalau bukan dari pacarmu.” Kata Kei.
Lalu Arabella segera memakai bros tersebut.
“Wah cantik juga bros nya, aku sangat menyukainya.” Kata Arabella sambil
bercermin.
“Kak Jerry pasti menyusulmu ke Singapore deh.” Kata Feya.
“Aku tidak tau, dia bilang tidak bisa ikut.” Kata Arabella.
“Pasti dia memberimu kejutan.” Kata Kei.
“Hei kalian berdua kenapa penasaran banget sih, aku saja tidak tau siapa
yang memberi bros ini.” Kata Arabella.
“Aku yakin pasti dari kak Jerry.” Kata Feya.
“Aku juga berfikir seperti itu.” Kata Kei.
__ADS_1