
“Sayang, kamu masih cemburu ya
sama Angel?” Tanya Raffa.
“Iya mas, aku tidak suka
dengannya meskipun dia sudah berubah tetap saja kalau aku melihatnya aku masih
kesal dan teringat masa lalu.” Kata Kaira.
“Tidak perlu cemburu, aku tidak
ada hubungan apapun dengannya dan aku juga tidak seperti dulu lagi kok. Kamu cemburu
seperti ini pasti karena kau sedang hamil kan.” Kata Raffa.
“Aku tidak tahu mas, mungkin saja
bawaan hamil ya.” Kata Kaira.
“Pokoknya kamu nggak boleh stress
dan berpikir macam-macam ya. Ayo kita tidur.” Kata Raffa sambil mencium kening
istrinya.
Keesokan harinya, Renata dan
Angel sedang makan pagi bersama di sebuah restoran.
“Hei, sudah
sarapan belum? Aku tadi belum sempat sarapan makanya aku sarapan disini. Aku sudah
pesan untuk dua orang sih, tapi aku ragu apakah kamu menyukainya atau tidak.” Kata
Renata.
“Suka kok,
banyak sekali makanannya.” Kata Angel.
“Makan saja,
kalau tidak habis ya tidak perlu dimakan.” Kata Renata.
“Sebenarnya
tadi aku sudah sarapan sandwich tapi karena aku sudah disini jadi aku akan
tetap memakan makanan ini.” Kata angel.
“Harus dong,
karena aku sudah memesankan untukmu. Oh ya ada apa sebenarnya?” Tanya Renata.
“Jadi aku
sudah berhenti dari tempat kerjaku sebelumnya.” Kata Angel.
__ADS_1
“Loh kenapa
kok berhenti? Kau berhenti sendiri atau diberhentikan?” Tanya Renata sambil
menyantap makanannya.
“Aku dituduh
mengambil pelanggan rekanku sendiri lalu mereka juga memfitnahku memakai susuk
lah menuduhku tidak professional dalam bekerja lah dan masih banyak lagi lalu
atasanku lebih percaya dengan mereka karena aku juga masih baru beberapa bulan
disana. Jadi atasanku memberhentikanku.” Kata Angel.
“Waduh ada-ada
saja ya mereka. Lalu sekarang kamu menganggur?” Tanya Renata.
“Iya Ren, kau
bisa tidak membantuku mencarikan pekerjaan untukku? Kalau hanya mas Rasya yang
kerja sepertinya tidak akan cukup.” Kata Angel.
“Aku mengerti
bagaimana kondisimu saat ini. Aku punya bisnis membuka butik khusus baju
import, kalau mau bersedia kau bisa bekerja ditempatku. Saat ini aku juga
lah, soalnya managerku yang sebelumnya dia pindah keluar kota untuk mengikuti
suaminya. Bagaimana apa kau mau kerja ditempatku?” Tanya Renata.
“Mau banget
Ren, terimakasih banyak ya.” Kata Angel.
“Besok coba
kau ketempatku saja, aku besok juga kesana kok.” Kata Renata.
“Ok, besok
pagi aku akan kesana Ren.” Kata Angel dengan senang.
“Setelah ini
kamu mau kemana? Mau langsung pulang atau kemana?” Tanya Renata.
“Iya, setelah
ini aku mau pulang. Kalau kamu?” Tanya Angel.
“Aku mau mampir
ke rumah Kaira, setelah itu aku mau menjemput anakku di sekolahnya.” Kata Renata.
“Ada apa ke
__ADS_1
rumahnya Kaira?” Tanya Angel
“Tidak ada
apa-apa, hanya ingin kesana saja.” Kata Renata.
“Sudah selesai
makan nih, balik yuk.” Kata Angel.
“Ayo, sebentar
aku bayar dulu ya.” Kata Renata.
“Terimakasih
banyak ya sarapannya.” Kata Angel.
“Iya,
sama-sama.” Kata Renata.
**
Renata ke
rumah Kaira.
“Hai kak, aku
bawa makanan nih buat kakak.” Kata Renata.
“Kau dari mana
memangnya? Wah kau membawakanku red velvet cake. Terimakasih banyak ya.” Kata
Kaira.
“Tadi aku
makan bersama Angel, dia meminta bantuanku untuk mencarikan kerja karena dia
diberhentikan kerja oleh atasannya. Jadi aku suruh dia kerja di butik ku saja.”
Kata Renata.
“Oh gitu,
semoga saja dia bisa bekerja dengan baik ya.” Kata Kaira.
“Iya, aku juga
harus memantaunya dengan benar kan. Dimakan dong kue nya, itu kan kue kesukaan
kak Kaira.” Kata Renata.
“Aku makan ya,
dari aromanya saja sudah harum pasti sangat enak rasanya.” Kata Kaira.
__ADS_1