Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Episode 90


__ADS_3

Kaira pergi ke restoran Raffa


dengan naik kereta express. Saat perjalanan di stasiun, dia melihat Angel


sedang di berada supermarket. Lalu Kaira menghampirinya dan menamparnya dengan


kencang hingga semua pengunjung melihatnya.


Plakkkkkkkkkk


“Dasar wanita gila gak tau diri


kau ya. Setelah kau menghancurkan rumah tanggaku lalu kau juga menghancurkan


hidupnya Raffa, dan sekarang kau berada disini juga. Pintar sekali kau


melarikan diri kesini, aku penasaran siapa dalang dibalik ulahmu selama ini?”


Kata Kaira.


“Kau? Sedang apa kau disini?


Berani sekali kau mempermalukanku?” Kata Angel, lalu Angel menyeret Kaira ke


suatu tempat agar tidak menjadi tontonan para pembeli.


“Lepaskan tanganku!” Bentak


Kaira. Angel menampar pipi Kaira namun Kaira berhasil menghindarinya.


“Jangan pernah kau berani


menyakitiku lagi. Aku tidak takut denganmu.” Bentak Kaira.


“Kau masih saja hidup? Lihat saja


balasanku.” Kata Angel, lalu Angel segera pergi. Kemudian Kaira mengikutinya


namun dia kehilangan jejak.


Dalam hatinya, “Jangan-jangan


kejadian yang di taman waktu itu ulah dia, aku harus cari tau aku juga harus


tau siapa dalang dibalik ini semua dan apa tujuan dia melakukan ini semua. Aku


juga harus kasih tau semua ini ke Raffa.”


Kemudian Kaira segera pergi menuju tempat kerja Raffa.


**


Sesampainya di tempat kerja


Raffa, Kaira mengajak Raffa untuk makan siang bersama.


“Lepaskan tanganku dong,


bagaimana kita bisa makan kalau dari tadi kau terus memegang tanganku.” Kata

__ADS_1


Kaira.


“Aku sangat merindukanmu, aku


tidak bisa jauh darimu Kaira.” Kata Raffa.


“Aku kan sekarang disini.” Kata


Kaira.


“Aku takut kehilanganmu, aku juga


takut kau akan meninggalkanku sayang.” Kata Raffa.


“Aku tidak akan meninggalkanku


karena aku juga bahagia bisa bersamamu setiap harinya sayang.” Kata Kaira.


“Bolehkah aku menciummu?” Tanya Raffa.


“Tidak boleh.” Jawab Kaira dengan tegas.


“Ayolah boleh ya.” Rengek Raffa.


“Tidak. Kalau kau tetap memaksa


aku akan pulang sekarang.” Kata Kaira.


“Iya iya, kau malah mengancamku


sih. Kau bawa makan apa sayang?” Tanya Raffa.


“Aku hari ini memasak makanan


makanan ke mulut Raffa.


“Hmmm enak kok.” Kata Raffa.


“Benarkah?” Tanya Kaira.


“Iya, ini sushi versi Indonesia.


Aku jadi rindu masakan Indonesia buatanmu deh.” Kata Raffa.


“Hahaha, nanti malam makan diluar


yuk. Aku ingin jalan-jalan juga bersamamu sayang.” Kata Kaira.


“Ok, kau pengen kemana?” Tanya Raffa.


“Aku ingin ke festival food mas,


ingin makan street food disana. Bolehkah?” Tanya Kaira.


“Tentu boleh lah. Nanti kau


tunggu saja dirumah ya, selesai kerja aku segera pulang dan langsung kita


pergi.” Kata Raffa.

__ADS_1


“Kau tidak mandi dulu sebelum pergi?” Tanya Kaira.


“Hahaha kenapa? Kau tidak suka dengan bau ku ya?” Kata Raffa.


“Pokoknya nanti kau mandi dulu,


pakai baju yang bagus lalu kita perginya naik kereta ekspres saja biar seperti


gaya pacaran nya anak muda disini mas.” Kata Kaira.


“Hahaha baiklah. Kita kan memang masih muda.” Kata Raffa.


“Aku yang masih muda, kau sudah berumur. Kau kan sudah memasuki kepala 3 haha.” Goda Kaira.


“Hahaha, yang penting wajahku masih terlihat muda kan.” Kata Raffa.


“Oh iya mas tadi aku ketemu sama


Angel. Aku melihatnya di supermarket lalu aku hampiri dia dan aku tampar


pipinya. Aku sebal sekali melihatnya dia disini. Aku curiga siapa dalang


dibalik ini semua dan apa motif dia melakukannya padamu mas. Aku juga curiga


jangan-jangan yang membuatku terluka saat di taman adalah dia.” Kata Kaira.


“Jangan dipikirkan, biar aku saja


yang menanganinya. Sebenarnya aku agak curiga dengan adikku sendiri.” Kata


Raffa.


“Siapa? Rasya atau Renata?” Tanya Kaira.


“Ya Rasya lah. Dia saat ini


bekerja diluar negeri, tapi tidak tau dimana keberadaannya. Renata sih pernah


bilang bahwa dia sedang menjalankan bisnis di Jepang. Aku ingin cari tau dia


dimana mumpung aku juga saat ini tinggal disini namun aku berpikir tidak


mungkin Rasya melakukan hal bodoh seperti itu jadi aku menghentikan niatanku


untuk cari tau dia.” Kata Raffa.


“Mas tidak ada salahnya kau cari


tau. Aku jadi curiga kalau dalang dibalik ini semua adalah Rasya, bisa saja kan


Rasya dan Angel ada hubungan untuk mencelakai dan menghancurkanmu. Dan bisa


jadi anak yang dikandung Angel adalah anak Rasya. Kau harus segera cari tau.”


Kata Kaira.


“Iya, kita fokus dulu saja dengan pernikahan kita ya.” Kata Raffa.


“Iya mas, kapan kita foto prewedding?” Tanya Kaira sambil senyum-senyum.

__ADS_1


“Minggu ini?” Tanya Raffa.


“Boleh mas, aku tidak sabar.” Kata Kaira.


__ADS_2