
Kaira pergi ke restoran Raffa
dengan naik kereta express. Saat perjalanan di stasiun, dia melihat Angel
sedang di berada supermarket. Lalu Kaira menghampirinya dan menamparnya dengan
kencang hingga semua pengunjung melihatnya.
Plakkkkkkkkkk
“Dasar wanita gila gak tau diri
kau ya. Setelah kau menghancurkan rumah tanggaku lalu kau juga menghancurkan
hidupnya Raffa, dan sekarang kau berada disini juga. Pintar sekali kau
melarikan diri kesini, aku penasaran siapa dalang dibalik ulahmu selama ini?”
Kata Kaira.
“Kau? Sedang apa kau disini?
Berani sekali kau mempermalukanku?” Kata Angel, lalu Angel menyeret Kaira ke
suatu tempat agar tidak menjadi tontonan para pembeli.
“Lepaskan tanganku!” Bentak
Kaira. Angel menampar pipi Kaira namun Kaira berhasil menghindarinya.
“Jangan pernah kau berani
menyakitiku lagi. Aku tidak takut denganmu.” Bentak Kaira.
“Kau masih saja hidup? Lihat saja
balasanku.” Kata Angel, lalu Angel segera pergi. Kemudian Kaira mengikutinya
namun dia kehilangan jejak.
Dalam hatinya, “Jangan-jangan
kejadian yang di taman waktu itu ulah dia, aku harus cari tau aku juga harus
tau siapa dalang dibalik ini semua dan apa tujuan dia melakukan ini semua. Aku
juga harus kasih tau semua ini ke Raffa.”
Kemudian Kaira segera pergi menuju tempat kerja Raffa.
**
Sesampainya di tempat kerja
Raffa, Kaira mengajak Raffa untuk makan siang bersama.
“Lepaskan tanganku dong,
bagaimana kita bisa makan kalau dari tadi kau terus memegang tanganku.” Kata
__ADS_1
Kaira.
“Aku sangat merindukanmu, aku
tidak bisa jauh darimu Kaira.” Kata Raffa.
“Aku kan sekarang disini.” Kata
Kaira.
“Aku takut kehilanganmu, aku juga
takut kau akan meninggalkanku sayang.” Kata Raffa.
“Aku tidak akan meninggalkanku
karena aku juga bahagia bisa bersamamu setiap harinya sayang.” Kata Kaira.
“Bolehkah aku menciummu?” Tanya Raffa.
“Tidak boleh.” Jawab Kaira dengan tegas.
“Ayolah boleh ya.” Rengek Raffa.
“Tidak. Kalau kau tetap memaksa
aku akan pulang sekarang.” Kata Kaira.
“Iya iya, kau malah mengancamku
sih. Kau bawa makan apa sayang?” Tanya Raffa.
“Aku hari ini memasak makanan
makanan ke mulut Raffa.
“Hmmm enak kok.” Kata Raffa.
“Benarkah?” Tanya Kaira.
“Iya, ini sushi versi Indonesia.
Aku jadi rindu masakan Indonesia buatanmu deh.” Kata Raffa.
“Hahaha, nanti malam makan diluar
yuk. Aku ingin jalan-jalan juga bersamamu sayang.” Kata Kaira.
“Ok, kau pengen kemana?” Tanya Raffa.
“Aku ingin ke festival food mas,
ingin makan street food disana. Bolehkah?” Tanya Kaira.
“Tentu boleh lah. Nanti kau
tunggu saja dirumah ya, selesai kerja aku segera pulang dan langsung kita
pergi.” Kata Raffa.
__ADS_1
“Kau tidak mandi dulu sebelum pergi?” Tanya Kaira.
“Hahaha kenapa? Kau tidak suka dengan bau ku ya?” Kata Raffa.
“Pokoknya nanti kau mandi dulu,
pakai baju yang bagus lalu kita perginya naik kereta ekspres saja biar seperti
gaya pacaran nya anak muda disini mas.” Kata Kaira.
“Hahaha baiklah. Kita kan memang masih muda.” Kata Raffa.
“Aku yang masih muda, kau sudah berumur. Kau kan sudah memasuki kepala 3 haha.” Goda Kaira.
“Hahaha, yang penting wajahku masih terlihat muda kan.” Kata Raffa.
“Oh iya mas tadi aku ketemu sama
Angel. Aku melihatnya di supermarket lalu aku hampiri dia dan aku tampar
pipinya. Aku sebal sekali melihatnya dia disini. Aku curiga siapa dalang
dibalik ini semua dan apa motif dia melakukannya padamu mas. Aku juga curiga
jangan-jangan yang membuatku terluka saat di taman adalah dia.” Kata Kaira.
“Jangan dipikirkan, biar aku saja
yang menanganinya. Sebenarnya aku agak curiga dengan adikku sendiri.” Kata
Raffa.
“Siapa? Rasya atau Renata?” Tanya Kaira.
“Ya Rasya lah. Dia saat ini
bekerja diluar negeri, tapi tidak tau dimana keberadaannya. Renata sih pernah
bilang bahwa dia sedang menjalankan bisnis di Jepang. Aku ingin cari tau dia
dimana mumpung aku juga saat ini tinggal disini namun aku berpikir tidak
mungkin Rasya melakukan hal bodoh seperti itu jadi aku menghentikan niatanku
untuk cari tau dia.” Kata Raffa.
“Mas tidak ada salahnya kau cari
tau. Aku jadi curiga kalau dalang dibalik ini semua adalah Rasya, bisa saja kan
Rasya dan Angel ada hubungan untuk mencelakai dan menghancurkanmu. Dan bisa
jadi anak yang dikandung Angel adalah anak Rasya. Kau harus segera cari tau.”
Kata Kaira.
“Iya, kita fokus dulu saja dengan pernikahan kita ya.” Kata Raffa.
“Iya mas, kapan kita foto prewedding?” Tanya Kaira sambil senyum-senyum.
__ADS_1
“Minggu ini?” Tanya Raffa.
“Boleh mas, aku tidak sabar.” Kata Kaira.