Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Season 3 Part 10


__ADS_3

Keesokan paginya.


Kaira sedang menyiapkan sarapan untuk suami dan anak-anaknya.


“Wah bau nya sangat harum sekali ma.” Kata Feya.


“Hehe tentu saja masakan mami sangat enak. Kenapa kok cemberut seperti itu?”


Tanya Kaira.



“Aku hanya sedikit kesal karena kak Arabella kembali lagi.” Kata Feya.


“Tenang saja, dia tidak akan berani macam-macam apalagi bersikap kasar


padamu sayang. Tersenyum dong, anak mami cantik kalau sedang tersenyum.” Kata Kaira.


“Mami bisa saja, aku sudah sangat lapar ma.” Kata Feya.


“Duduklah, mami akan meyiapkan sarapan untukmu. Oh ya panggil papi dan juga


kak Kei ya.” Kata Kaira.


“Baik ma.” Kata Feya.


Raffa, Kaira, Kei dan Feya menikmati sarapan bersama. Tiba-tiba Arabella


datang ke meja makan untuk sarapan dengan tergesa-gesa dan dengan wajah yang


masih acak-acakan.


“Kenapa tidak ada yang membangunkanku dan memanggilku untuk sarapan?” Tanya


Arabella.


“Kamu punya ponsel kan? Kenapa tidak memasang alarm?” Tanya Raffa.


“Hari ini aku ada ujian pa dan aku bangun kesiangan, aku juga harus naik


transportasi umum karena mami tidak memberiku kunci mobil.” Kata Arabella.


“Yauda nanti papi akan mengantarmu ke kampus atau mungkin kamu bisa


berangkat bersama dengan Kei, kalian kan satu kampus.” Kata Raffa.

__ADS_1


“Tidak pa, aku tidak mau berangkat bersama dengannya.” Kata Kei.


“Yauda nanti papi akan mengantarkanmu ke kampus agar tidak terlambat ujian.


Makanlah sarapanmu.” Kata Raffa.


“Kamu harus berangkat sekarang sayang, nanti terlambat ke kantor loh. Biar Arabella


sarapan di kampusnya saja, salah dia sendiri bangun kesiangan.” Kata Kaira.


“Dasar nenek sihir sialan.” Kata Arabella dalam hati.


“Kamu tidak mandi ya kak?” Tanya Feya sambil tertawa.


“Mana sempat, aku hanya mencuci wajahku saja bahkan tidak sempat sarapan.” Kata


Arabella.


“Makanya pasang alarm dong hahaha, kasian sekali sih.” Kata Feya.


“Aku berangkat dulu ya sayang.” Kata Raffa sambil mencium kening istrinya.


“Hati-hati ya sayang, oh ya nanti aku sama Feya mau ke mall. Feya mau ke


toko buku sedangkan aku mau beli sepatu.” Kata Kaira.


“Iya sayang.” Kata Kaira.


“Ma, Kei nitip tolong belikan pizza ya ma.” Kata Kei.


“Iya sayang nanti mami belikan.” Kata Kaira.


“Mami Kaira dan kedua anaknya benar-benar membuatku kesal.” Kata Arabella


dalam hati.


“Ayo pa kita berangkat sekarang.” Kata Arabella.


**


Didalam mobil.


“Pa, apakah papi juga sangat kesal denganku?” Tanya Arabella.


“Tentu saja, makanya mulai sekarang kamu harus berubah lebih baik lagi dan

__ADS_1


jadilah anak yang penurut.” Kata Raffa.


“Iya, tapi kenapa aku merasa bahwa mami sangatlah membenciku apalagi Kei


dan Feya. Aku seperti anak tiri dirumah itu.” Kata Arabella.


“Jangan berfikir yang negatif, mami sayang kepada semua anak-anaknya.” Kata


Raffa.


“Tidak, tetap saja hanya papi yang selalu menyayangiku dengan tulus.” Kata Arabella


sambil memeluk ayahnya tersebut.


“Memang benar Kaira sangat membencimu sejak kamu pertama kali tinggal


dirumah itu tapi dia terpaksa melakukannya demi papi dan kedua adikmu. Semoga kamu


bisa lebih mengerti anakku.” Kata Raffa dalam hati sambil membelai rambut


anaknya tersebut.


Tidak lama kemudian, mereka sampai di kampus Arabella.


“Pa aku turun dulu ya, papi hati-hati dijalan ya.” Kata Arabella.


“Iya, semoga sukses ujiannya.” Kata Raffa.


“Terima kasih banyak pa.” Kata Arabella.


 


 


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


Selamat tahun baru 2021.


Semoga ditahun ini kita menjadi orang yang lebih baik lagi dan menghargai sesama. Wish all the best


__ADS_2