
Kaira menanyakan sesuatu kepada suaminya.
“Sayang, kamu sudah tidur?” Tanya Kaira.
“Belum, ada apa?” Tanya Raffa.
“Aku penasaran dengan apa yang sedang di alami oleh Angel, dia bilang itu
hanyalah keponakan tapi seperti anak kandungnya, dia sangat menyayangi
keponakannya itu.” Kata Kaira.
“Sudahlah jangan terlalu ikut campur dengan masalah orang lain.” Kata
Raffa.
“Tidak biasanya Angel seperti itu, tadi dia tiba-tiba menangis saat aku
bertanya tentang keponakannya seakan dia itu ibunya mas. Bahkan anak itu sangat
mirip dengan Angel dan sekilas mirip dengan Feya dan Kei.” Kata Kaira.
“Kamu ini ada-ada saja, sudah tidak perlu membahas Angel.” Kata Raffa.
“Kamu kan dulu pernah menikah dengannya, apakah kamu tidak tau keponakan
kesayangannya Angel?” Tanya Kaira.
“Kamu ini kenapa sih malah membahas masa lalu, bikin pusing saja. Sudahlah
aku akan tidur di kamarku saja.” Kata Raffa, lalu dia pindah ke kamarnya. Kaira
pun menyusulnya.
“Mas mas Raffa jangan marah seperti itu dong, aku kan hanya baik-baik padamu
dan kamu hanya menjawabnya saja. Kamu kenapa sih setiap aku membahas Angel dan
anak itu seperti melarikan diri dan menyembunyikan sesuatu?” Tanya Kaira, namun
Raffa tidak memperdulikan istrinya.
“Aku malas jika kamu bertanya tentang masa lalu, kita sudah sepakat untuk
melupakan masa lalu dan tidak akan pernah membahasnya.” Kata Raffa.
“Pelankan suaramu mas nanti Kei dan Feya bangun.” Kata Kaira.
“Aku tidak akan menjawab pertanyaan tidak masuk akalmu ini, aku ngantuk aku
__ADS_1
mau tidur.” Kata Raffa.
“Maafkan aku mas, aku hanya penasaran saja.” Kata Kaira.
**
Angel pergi ke rumah tante Intan.
“Astaga kamu kehujanan?” Tanya tante Intan.
“Rasya menurunkanku di pinggir jalan.” Kata Angel.
“Lalu kamu kesini tadi naik apa?” Tanya tante Intan sambil menyuruh Angel untuk
masuk kedalam rumah dan menyuruhnya untuk ganti pakaian.
“Aku naik ojek online tante, Kenzo dimana? Apakah dia sudah tidur?” Tanya
Angel.
“Barusan suamimu kesini untuk menjemputnya, tante kira kamu sedang di rumah
atau di rumahnya Kaira. Cepat ganti baju lalu minumlah air hangat ini.” Kata
tante Intan.
“Iya tante, cuma tante yang mengerti aku dan melindungiku.” Kata Angel.
Angel.
“Aku sudah makan tante, suamiku sangat marah padaku karena aku akan
mengungkapkan keberadaan Arabella kepada keluarga besar Raffa termasuk
istrinya.” Kata Angel.
“Jadi kamu masih berusaha untuk melakukannya, biarkan saja. Kasihan
Arabella jika dia tau bahwa ayahnya tidak menghendakinya dan keluarga ayahnya
tidak bisa menerimanya, pasti dia akan semakin bersedih. Lagipula tante sering
mengunjunginya begitu juga denganmu, dia baik-baik saja dan kondisinya sehat
kok. Dia bahkan terlihat hidup bahagia bersama teman-temannya di panti asuhan.”
Kata tante Intan.
“Aku tidak terima tante, bayangkan saja Raffa dan anak-anaknya hidup enak,
__ADS_1
mewah, bahagia bahkan penuh kasih sayang sedangkan Arabella yang juga anak
kandungnya tinggal di panti asuhan, itu tidak adil untuk Arabella tante.” Kata
Angel sambil menangis.
“Sabar sayang, makanya dulu tante sempat tidak setuju ketika kamu dekat
dengannya, inilah akibatnya tapi apa boleh buat semua sudah terjadi. Sekarang
kamu juga sudah hidup berkeluarga dengan orang lain bahkan memiliki Kenzo,
tante tau bagaimana perasaanmu terhadap Arabella tapi jika kamu mengungkapkan
kebenarannya semuanya akan kacau, inilah yang harus kamu tanggung sayang.” Kata
tante Intan sambil memeluk Angel.
“Tekadku sudah bulat tante, aku harus memberitahu Arabella bahwa aku ibunya
dan Raffa adalah ayahnya.” Kata Angel.
“Apakah kamu yakin?” Tanya tante Intan.
“Yakin tante, bantulah aku tante. Aku ingin anak-anakku mendapat kasih
sayang dari kedua orang tuanya.” Kata Angel.
“Arabella tinggal di panti asuhan dan menyembunyikan keberadaannya adalah
keputusan yang paling baik bagi semuanya sayang, coba pikirkan baik-baik.” Kata
tante Intan.
“Coba bayangkan jika anak kandung tante Aira tinggal di panti asuhan tanpa
mendapat kasih sayang orang tua, apa yang akan tante lakukan? Apakah tante
tega?” Tanya Angel.
“Astaga, jangan berkata seperti itu, tentu saja tante tidak tega.” Kata
tante Intan.
“Makanya tante harus bantu aku.” Kata Angel.
__ADS_1
Info :
Jangan lupa mampir ke ceritaku yang lain ya, judulnya Menua Bersamamu. Terima kasih.