Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Part 3


__ADS_3

Kali ini


author mau kenalin sama para pemain nya yaah. Yuk yuk yuk


Ini nih


si pemeran Kaira Andini



Kalo ini


mas mas CEO ganteng yaitu si Raffa Adinata



Kalo ini mama papa nya si Kaira yang


bercita-cita jadi orang kaya



Ini pemeran Pak Adinata nih guys



kalo yang ini pemeran istri Pak Adinata yaitu Bu Siska



Keesokan hari nya


Hari ini adalah hari senin, namun aku tidak masuk kerja karena aku ijin selama dua


hari dengan alasan menjenguk keluarga yang sakit. Padahal hari ini aku akan


melakukan fitting baju untuk pernikahan serta foto prewedding bersama si kejam

__ADS_1


Raffa. Aku segera mandi dan berdandan secantik mungkin agar tidak memalukan.


Karena jujur saja aku tidak bisa dandan dan sehari-hari hanya pakai bedak dan


lipstik warna nude saja.


**


Tiba-tiba supir keluarga Adinata tiba di depan rumah. Lalu kedua ortuku segera


menyuruhnya untuk masuk rumah.


“Silahkan masuk pak Syam, Kaira masih siap-siap kok” kata mamaku.


Lalu aku keluar kamar


“Mari pak, saya sudah siap” kujawab dengan senyuman terpaksa.


“Hati-hati ya Ra, inget ya kalau kamu nikah maka papa sama mama mu ini akan dapat rumah,


mobil serta milyaran uang. Jangan bikin malu sama kecewa papa mamamu” bisik


Hanya ingin menjadi kaya raya mereka sampai rela menjodohkanku dengan lelaki yang kejam tidak


mencintaiku bahkan aku juga sangat membencinya. Aku sempat menanyakan kepada


papa mamaku alasan kenapa aku harus dijodohkan dengan si Raffa, namun papaku


hanya menjawab sudah turuti saja keinginan ortumu ini. Sebelum keluarga ku


ditimpa musibah, kondisi keluarga ku sangat bahagia dan tidak kekurangan


sedikitpun. Karena waktu itu papaku memiliki bisnis membuka pabrik kerupuk.


Dengan bantuan mamaku pula pabrik kami sangat maju dan semakin menghasilkan


banyak uang. Namun sejak musibah yang menimpa keluarga ku, kondisi ekonomi kami

__ADS_1


sangat memprihatinkan, bahkan untuk makan sehari-hari saja budget kami sehari


hanya dengan uang sepuluh ribu saja. Karena papaku tidak bekerja dan mamaku


hanya menjual kue keliling saat itu. Lalu papaku saat itu merantau ke ibukota


meninggalkan kami berdua dan saat itu papaku menjadi sopir pribadi keluarga


Adinata selama 2 tahun, setelah itu papaku diberi kepercayaan oleh pak Adinata


untuk menjadi karyawan tetap di perusahaan teman pak Adinata sampai sekarang.


Papaku disana menjadi kepala penjualan di sebuah perusahaan makanan kaleng.


**


Setibanya di tempat fitting baju pernikahan. Aku melihat si kejam Raffa sudah menunggu di


lobby. Lalu aku segera turun dari mobil.


“Mulai saat ini kamu tidak usah lagi bekerja, karena aku sudah mengajukan surat resign


ke bos mu. Jadi kamu akan fokus untuk menjadi istriku dan melayaniku disaat aku


membutuhkan sesuatu. Turuti kata-kata ku dan jangan pernah membantah. Dan ingat


saat kita hanya berdua saja, panggil aku Tuan Raffa, tapi jika di depan keluarga kita maka kita adalah sepasang pasangan suami istri yang harmonis. Ingat itu baik-baik. Cepat ganti baju mu dan segera foto, waktuku sangat


terbatas untuk wanita rendahan sepertimu apalagi keluargamu” kata si kejam Raffa.


“Baik mas, maaf tuan” sahutku. Dalam hati ingin ku menghina dia dan kalau perlu


menghajar dia sampai babak belur, tapi ini semua ku lakukan karena aku tidak


ingin di anggap anak durhaka oleh kedua ortuku.


Aku segera dirias dan segera mengganti pakaian ku dengan gaun putih mewah. Dalam

__ADS_1


hatiku aku hanya ingin menggunakan gaun ini dan bersanding dengan pacarku Dika.


__ADS_2