Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Rencana licik Angel


__ADS_3

Lalu Angel memanggil Kaira untuk


masuk kedalam.


“Kaira, ayo masuk sekarang. Aku akan


mengenalkan tanteku padamu.” Kata Angel.


“Selamat pagi dokter Intan.” Kata


Kaira.


“Selamat pagi, mari silahkan


duduk.” Kata dokter Intan.


“Jadi dokter Intan ini tanteku.” Kata


Angel.


“Kau saudaranya Angel ya?” Tanya


dokter Intan.


“Iya dokter. Saya baru tau kalau


Angel punya tante seorang dokter.” Kata Kaira.


“Iya memang selama ini aku tidak


pernah cerita. Jadi saat aku kecil dulu aku sering dirawat oleh tanteku ini.” Kata


Angel.


“Mari kita periksa kondungan


kamu.” Kata dokter Intan.


Lalu Kaira segera berbaring


diranjang, dokter Intan memeriksa kondisi Kaira dan bayinya.


“Bagaimana dok kondisi bayi saya?”


Tanya Kaira.


“Bayinya dalam keadaan yang tidak


sehat, apakah sebelumnya kamu pernah mengalami stress dan melakukan pekerjaan


berat?” Tanya dokter Intan.


“Tidak, tapi saya sering


melakukan perjalanan jauh dok.” Kata Kaira.


“Wah itu salah satu yang


menyebabkan bayi anda tidak sehat seperti ini dan bisa jadi bayi anda akan

__ADS_1


mengalami kematian didalam kandungan.” Kata dokter Intan.


“Apa? Tolong selamatkan bayi saya


dok, saya tidak mau kehilangan bayi saya.” Kata Kaira.


“Baiklah saya akan kasih anda


vitamin ya agar bayi anda sehat.” Kata dokter Intan.


Setelah itu Kaira keluar terlebih


dahulu. Sedangkan Angel masih didalam ruangan.


“Memangnya apa yang sebenarnya


terjadi?” Tanya Angel.


“Kondisi dia dan bayinya


baik-baik saja kok, memang aku sengaja mengatakan seperti itu agar dia akan


kepikiran dan akhirnya stress, tenang saja aku hanya memberikannya vitamin kok.


Pulanglah, jangan sampai dia tau rencana kita berdua.” Kata dokter Intan.


“Ok, lain kali aku akan mampir ke


rumah tante ya.” Kata Angel. Lalu dia pergi dan menghampiri Kaira.


“Hei, tenang saja tidak usah


belum?” Tanya Angel.


“Sudah tapi aku tidak nafsu untuk


makan apapun.” Kata Kaira.


“Kau harus banyak makan, ayo aku


temani kau makan ya kalau begitu.” Kata Angel.


“Tidak usah, aku akan pulang saja


ke rumah.” Kata Kaira.


“Kita makan dulu saja, aku khawatir


denganmu Kaira.” Kata Angel. Akhirnya Kaira makan bersama Angel di restoran


dekat dengan rumah sakit tersebut.


“Sebenarnya aku ada janji makan


siang dengan Renata.” Kata Kaira.


“Aku akan menelfonnya, kau makan


saja ya.” Kata Angel.

__ADS_1


Lalu Angel menelfon Renata dan


tidak lama kemudian Renata datang.


“Hai kak, ada apa?” Tanya Renata


khawatir.


“Tadi aku habis dari dokter


kandungan, dokter bilang kalau kondisiku sedang tidak baik-baik saja dan


kemungkinan bisa meninggal didalam kandungan.” Jelas Kaira.


“Apa? Tidak mungkin, kakak tidak


usah khawatir, itu tidak akan pernah terjadi kok.” Kata Renata.


“Sekarang kau harus banyak


istirahat saja.” Kata Angel.


“Lebih baik ganti saja dokter


kandunganmu kak.” Kata Renata.


“Jangan, biarlah dia hanya fokus


dengan satu dokter saja. Aku yakin Kaira pasti akan baik-baik saja.” Kata Angel.


“Tolong jangan beritahu mas Raffa


ya tentang masalah ini.” Kata Kaira.


“Suamimu harus tau.” Kata Angel.


“Tapi aku takut dia akan


menyalahkanku karena tidak bisa menjaga diri.” Kata Kaira.


“Tidak akan, pokoknya kak Raffa


harus tau masalah ini. Sekarang kak Kaira pulang dan istirahat ya.” Kata


Renata.


“Kau jangan berpikir yang


aneh-aneh, semua akan baik-baik saja kok.” Kata Angel.


Akhirnya Kaira pun kembali pulang


ke rumah.


 


Info :


Mohon maaf jika akhir-akhir ini jarang update karena author habis ada acara tunangan. Mohon doanya ya semoga author dan pasangan dilancarkan hingga hari H nanti. Terimakasih banyak.

__ADS_1


__ADS_2