
Setibanya dihotel, Kaira dan
Renata segera check in, setelah itu segera menuju ke kamar masing-masing.
“Oh ya kamarnya mami di sebelah
mana ya?” Tanya Kaira.
“Itu disebelah kamar kak Kaira,
tapi mami sedang keluar katanya. Kakak istirahat dulu saja ya.” Kata Renata.
“Ok, tapi nanti aku akan ikut
belanja ya, kita sudah jauh-jauh kesini aku nggak mau kalau hanya di hotel
saja.” Kata Kaira.
“Boleh tapi kondisi kak Kaira
harus fit oke. Jadi sekarang kak Kaira istirahat dulu saja.” Kata renata.
“Bukankah tas kamu limited
edition? Nanti kalau kehabisan bagaimana?” Tanya Kaira.
“Aku sudah menyuruh mami untuk
membelikannya sekarang kok, makanya aku sudah tidak khawatir lagi.” Kata Renata.
“Kapan kau menyuruh mami untuk
membeli tas yang kamu inginkan? Aku kan juga ingin beli tas branded Ren.” Tanya
Kaira.
“Tadi saat aku tiba di bandara
Singapore, aku langsung mengirim pesan kepada mami, dan kebetulan mami sedang
diluar. Setelah ini aku akan bilang pada mami ya kalau kak Kaira juga ingin
beli tas itu juga. Sudah kakak cepat istirahat saja sekarang. Sebentar ya kak,
anakku sedang menelfonku.” Kata Renata.
Lalu Kaira segera masuk kedalam
kamarnya.
“Akhirnya sampai juga, lebih baik
aku istirahat sebentar saja sekalian menunggu mas Raffa.” Kata Kaira.
**
Raffa tiba di bandara Singapore,
dia menelfon istrinya berkali-kali namun tidak ada jawaban. Akhirnya dia
__ADS_1
menelfon Renata.
“Hallo Ren, Kaira dimana?” Tanya
Raffa.
“Sebentar kak, aku sedang di bar
ini.” Kata Renata.
“Apa kau sedang di bar bersama
Kaira?” Tanya Raffa.
“Tidak lah, aku sendiri kok. Dia sedang
di hotel, mungkin sedang tidur kak. Aku kirim lokasi hotelnya ya.” Kata Renta.
“Iya, mami disana juga atau
dimana?” Tanya Raffa.
“Mami sedang makan malam bareng
teman-temannya.” Kata Renata.
“Ok, kau jangan banyak minum,
segeralah pulang. Bagaimana kalau suamimu tau kalau kau jauh-jauh ke Singapore
“Tidak usah khawatir, aku
baik-baik saja kok. Lagipula suamiku juga tau kok kalau aku sedang disini. Sudah
cepatlah pergi ke hotel dan cek kondisi kak Kaira.” Kata Renata.
“Iya, kau kembali ke Jakarta
kapan?” Tanya Raffa.
“Harusnya hari ini tapi karena
kak Raffa datang, mungkin lusa aku aku kembali pulang bersama mami.” Kata Renata.
**
Raffa tiba di hotel, dia segera
menuju ke kamarnya untuk menemui Kaira.
“Astaga mas Raffa, aku kira
siapa.” Kata Kaira.
“Kau baru bangun tidur?” Tanya
Raffa.
__ADS_1
“Iya mas, kau tadi menelfonku ya?”
Tanya Kaira.
“Iya tapi tidak ada jawaban,
makanya aku menelfon Renata. Kau sudah makan belum? Makan dulu yuk.” Ajak Raffa.
“Makan dimana mas?” Tanya Kaira.
“Makan disini saja. Makanannya
mau dibawa ke kamar atau bagaimana?” Tanya Raffa.
“Jangan mas, aku kan juga ingin
menikmati suasana di hotel ini. Ayo kita makan sekarang.” Kata Kaira.
Lalu Kaira dan Raffa segera ke
lobby untuk makan malam.
“Raffa? Kaira?” Kata bu Adinata.
“Mami.” Kata Kaira lalu dia
segera menghampirinya.
“Mami dari mana?” Tanya Raffa.
“Mami tadi keluar sama teman
mami.” Kata bu Adinata.
“Papi dirumah sendiri berarti?”
Tanya Raffa.
“Mami sudah mengajak papi kamu
tapi dia menolaknya, dia justru asyik dengan hobi barunya dengan
teman-temannya.” Kata bu Adinata.
“Memangnya apa hobi barunya papi
mi?” Tanya Kaira.
“Bermain golf Ra, mami masuk dulu
kekamar ya, mami capek sekali rasanya.” Kata bu Adinata.
“Mi tolong suruh Renata pulang,
dia sedang di bar.” Kata Raffa.
“Iya. Mami ke atas dulu ya.” Kata
bu Adinata.
__ADS_1