Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Episode 160


__ADS_3

Setibanya dihotel, Kaira dan


Renata segera check in, setelah itu segera menuju ke kamar masing-masing.


“Oh ya kamarnya mami di sebelah


mana ya?” Tanya Kaira.


“Itu disebelah kamar kak Kaira,


tapi mami sedang keluar katanya. Kakak istirahat dulu saja ya.” Kata Renata.


“Ok, tapi nanti aku akan ikut


belanja ya, kita sudah jauh-jauh kesini aku nggak mau kalau hanya di hotel


saja.” Kata Kaira.


“Boleh tapi kondisi kak Kaira


harus fit oke. Jadi sekarang kak Kaira istirahat dulu saja.” Kata renata.


“Bukankah tas kamu limited


edition? Nanti kalau kehabisan bagaimana?” Tanya Kaira.


“Aku sudah menyuruh mami untuk


membelikannya sekarang kok, makanya aku sudah tidak khawatir lagi.” Kata Renata.


“Kapan kau menyuruh mami untuk


membeli tas yang kamu inginkan? Aku kan juga ingin beli tas branded Ren.” Tanya


Kaira.


“Tadi saat aku tiba di bandara


Singapore, aku langsung mengirim pesan kepada mami, dan kebetulan mami sedang


diluar. Setelah ini aku akan bilang pada mami ya kalau kak Kaira juga ingin


beli tas itu juga. Sudah kakak cepat istirahat saja sekarang. Sebentar ya kak,


anakku sedang menelfonku.” Kata Renata.


Lalu Kaira segera masuk kedalam


kamarnya.


“Akhirnya sampai juga, lebih baik


aku istirahat sebentar saja sekalian menunggu mas Raffa.” Kata Kaira.


**


Raffa tiba di bandara Singapore,


dia menelfon istrinya berkali-kali namun tidak ada jawaban. Akhirnya dia

__ADS_1


menelfon Renata.



“Hallo Ren, Kaira dimana?” Tanya


Raffa.


“Sebentar kak, aku sedang di bar


ini.” Kata Renata.


“Apa kau sedang di bar bersama


Kaira?” Tanya Raffa.


“Tidak lah, aku sendiri kok. Dia sedang


di hotel, mungkin sedang tidur kak. Aku kirim lokasi hotelnya ya.” Kata Renta.


“Iya, mami disana juga atau


dimana?” Tanya Raffa.


“Mami sedang makan malam bareng


teman-temannya.” Kata Renata.


“Ok, kau jangan banyak minum,


segeralah pulang. Bagaimana kalau suamimu tau kalau kau jauh-jauh ke Singapore


“Tidak usah khawatir, aku


baik-baik saja kok. Lagipula suamiku juga tau kok kalau aku sedang disini. Sudah


cepatlah pergi ke hotel dan cek kondisi kak Kaira.” Kata Renata.


“Iya, kau kembali ke Jakarta


kapan?” Tanya Raffa.


“Harusnya hari ini tapi karena


kak Raffa datang, mungkin lusa aku aku kembali pulang bersama mami.” Kata Renata.


**


Raffa tiba di hotel, dia segera


menuju ke kamarnya untuk menemui Kaira.


“Astaga mas Raffa, aku kira


siapa.” Kata Kaira.


“Kau baru bangun tidur?” Tanya


Raffa.

__ADS_1


“Iya mas, kau tadi menelfonku ya?”


Tanya Kaira.


“Iya tapi tidak ada jawaban,


makanya aku menelfon Renata. Kau sudah makan belum? Makan dulu yuk.” Ajak Raffa.


“Makan dimana mas?” Tanya Kaira.


“Makan disini saja. Makanannya


mau dibawa ke kamar atau bagaimana?” Tanya Raffa.


“Jangan mas, aku kan juga ingin


menikmati suasana di hotel ini. Ayo kita makan sekarang.” Kata Kaira.


Lalu Kaira dan Raffa segera ke


lobby untuk makan malam.


“Raffa? Kaira?” Kata bu Adinata.


“Mami.” Kata Kaira lalu dia


segera menghampirinya.


“Mami dari mana?” Tanya Raffa.


“Mami tadi keluar sama teman


mami.” Kata bu Adinata.


“Papi dirumah sendiri berarti?”


Tanya Raffa.


“Mami sudah mengajak papi kamu


tapi dia menolaknya, dia justru asyik dengan hobi barunya dengan


teman-temannya.” Kata bu Adinata.


“Memangnya apa hobi barunya papi


mi?” Tanya Kaira.


“Bermain golf Ra, mami masuk dulu


kekamar ya, mami capek sekali rasanya.” Kata bu Adinata.


“Mi tolong suruh Renata pulang,


dia sedang di bar.” Kata Raffa.


“Iya. Mami ke atas dulu ya.” Kata


bu Adinata.

__ADS_1


__ADS_2