Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Episode 44


__ADS_3

“Tidurlah, aku jijik melihat semua tanda merahmu itu.” Kata Raffa sambil mendorong Kaira.


“Aku akan membersihkan tubuhku dulu sebelum tidur. Apa


aku boleh tidur diatas kasur mas?” Tanya Kaira.


“Tidak. Tidur saja diatas sofa. Jangan bersuara


sedikitpun, aku muak melihatmu atau mendengar suaramu.” Bentak Raffa. Raffa


lalu segera tidur dan Kaira menuju kamar mandi untuk membersihkan diri, dia


juga mengambil ponsel miliknya untuk mendengarkan lagu sembari berendam di bath


up.


**


Didalam kamar mandi


Kaira berendam di bath up sambil mendengarkan musik yaitu ost Korean drama


favoritnya.



Dalam hati Kaira, “Ya


Tuhan apa yang harus ku lakukan, bahkan suamiku saja sangat jijik menyentuhku


bahkan untuk melihatku. Dia sangat membenciku, bahkan Rasya yang kupercaya juga


tega memperlakukanku seperti ini.”


Tiba-tiba ponselnya berdering dan ada chat masuk dari Rasya.


“Kaira, gue bener-bener minta maaf atas sikapku tadi. Gue bakal jelasin semuanya


ke loe apa yang sebenarnya terjadi sama gue tadi. Apa loe mau ketemu sama gue?”


Lalu kaira membalas chat Rasya.


“Gue benci sama loe dan gue nggak mau ketemu sama loe lagi.”


Setelah beberama jam dia berendam di bath up akhirnya


dia keluar kamar mandi. Dia melihat ruang kamar sangat gelap sampai dia tidak


bisa melihat dimana sofanya berada. Karena sangat gelap dia menabrak kasur


milik Raffa dan terjatuh tepat di atas Raffa, Raffa sangat kaget dan sontak dia


langsung memeluk Kaira dengan erat karena dia tengah bermimpi. Dalam mimpinya

__ADS_1


dia bersama dengan kekasihnya yang sangat disayanginya lalu dia mengigau “Alina


aku mencintaimu aku membutuhkanmu saat ini, jangan pergi meninggalkanku


sayang.”. Kaira yang mendengar sangat syok dia berusaha melepas pelukan Raffa


namun dia tidak bisa melepasnya. Perlahan-lahan dia


melepaskan pelukan Raffa, namun gagal akhirnya dia tidur di pelukan Raffa


sampai pagi.


**


Pagi hari tepatnya pukul 05.00 WIB, Kaira masih


tertidur dengan pulas sedangkan Raffa bangun duluan. Dia sangat kaget karena


tangannya memeluk Kaira dengan sangat erat, lalu dia segera menarik tangannya


dan menendang Kaira hingga terjatuh dari kasur. Untungnya ada karpetnya, kalau


tidak ada pasti Kaira sangat kesakitan karena terbentur lantai. Kaira terbangun


dan kaget karena terjatuh dari kasur milik Raffa.


“Kenapa kau tidur diatas kasur dan berani sekali kau memelukku?” Tanya Raffa.


bahkan aku tidak bisa melepas pelukanmu. Makanya aku


terpaksa tidur bersamamu. Oh ya semalam kau mengigau dan berkata Alina aku


mencintaimu sambil terus memelukku. Memangnya siapa dia?” Tanya Kaira.


“Jangan halu kau ya, mana mungkin aku yang memelukmu


itu tidak akan mungkin terjadi. Jangan kau sebut nama itu lagi!” Bentak Raffa.


Lalu Raffa segera mandi sedangkan Kaira segera turun kebawah untuk mandi


dikamarnya sendiri.


**


Dimeja makan.


“Hari ini kau tidak boleh keluar kemanapun. Ingat ya


dirumah ini banyak cctv dan di hp ku juga terpasang cctv jadi aku bisa


mengamati gerak gerikmu.” Kata Raffa.


“Iya. Oh ya hari ini aku masak gurami asam manis.

__ADS_1


Semoga kamu suka, tuh aku uda siapin makan di piringmu.” Kata Kaira.



“Kau mau kemana? Kau harus temani suamimu makan dong


sampai habis.” Perintah Raffa.


“Iya iya, aku juga makan kok.” Jawab Kaira.


“Nanti kamu pulang jam berapa mas?” Tanya Kaira.


“Sore. Tumben nanya kapan aku pulang. Bukannya kau


berharap aku tidak pulang biar kau bisa bebas?” Kata Raffa.


“Baiklah, aku tunggu. Aku mau buatkan makanan


kesukaanmu. Kau mau dimasakin apa?” Tanya Kaira.


“Tumben banget kau mau masakin aku. Apa kau merasa


bersalah dengan kejadian kemarin? Atau kau ingin mendapatkan perhatianku?


Jangan berharap banyak kau.” Kata Raffa.


“Itu kan tugas seorang istri. Jadi kau mau dimasakin


apa?” Kata Kaira.


“Hahaha enak sekali kau kalo ngomong setelah kau


ketahuan tidur dengan si Rasya adikku sendiri, jangan pernah mimpi kau bisa


mendapatkan perhatian atau kasih sayang dariku.” Kata Raffa.


“Maafkan aku mas, aku tidak ada maksud apapun. Aku hanya


kesal waktu denganmu makanya aku bertemu dengannya bahkan aku sama sekali tidak


ada rasa dengannya. Jangan salah paham mas. Rasya menyukaiku mas tapi aku tidak


ada rasa apapun dengannya.” Jawab Kaira.


“Tetap saja dia berani menyentuhmu. Sudahlah aku mau


berangkat kerja dulu.” Kata Raffa.


“Jadi kau minta dimasakin apa mas?” Tanya Kaira.


“Masakin aku steak, harus medium.” Kata Raffa.


“Baik mas.” Jawab Kaira.

__ADS_1


__ADS_2