Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Angel mencoba mengakhiri hidupnya


__ADS_3

Rasya dan Kenzo


pulang, mereka sangat kaget ketika menemukan Angel tergeletak dilantai dengan tali


yang mencekik leher Angel. kenzo pun menangis histeris.


“Mama mama mama


bangun ma, jangan tinggalkan Kenzo ma.” Kata Kenzo.


Rasya segera


membawa Angel ke rumah sakit, beruntung Angel masih bisa di selamatkan namun


kondisinya sangat kritis karena tali yang mencekik leher Angel tersebut. Kenzo


masih menangis histeris.


“Mama mama mama


jangan pergi ma jangan tinggalkan Kenzo ma.” Kata Kenzo, Rasya pun memeluk


anaknya. Dia menelfon tante Intan dan juga ibunya untuk datang ke rumah sakit.


Beberapa menit kemudian datanglah ibu dan ayah Rasya.


“Mami, tolong


jaga Kenzo ya ma. Dari tadi dia nangis terus.” Kata Rasya.


“Bagaimana bisa


Angel melakukan hal gila seperti ini?” Tanya Raffa.


“Aku merasa


bersalah padanya karena kemarin telah menurunkannya di pinggir jalan dan


menelantarkannya karena aku sangat kesal, lalu ditambah dengan kejadian tadi pagi.


Ini sangat berat baginya.” Kata Rasya.


“Kamu harus


sabar, ini cobaan untukmu.” Kata Raffa.


Tidak lama


kemudian dokter selesai mengobati Angel.


“Bagaimana


kondisi istri saya dokter?” Tanya Rasya.


“Syukurlah dia


selamat namun tali yang mencekik leher istri anda cukup kuat jadi dia masih


tidak sadarkan diri dan kemungkinan dia bisa mengalami gangguan dalam


berkomunikasi.” Kata dokter.

__ADS_1


“Maksud dokter


istri saya tidak bisa bicara?” Tanya Rasya.


“Bukan tidak


bisa bicara namun sulit untuk bicara, jadi dia harus terapi.” Kata dokter.


Rasya syok mendengar kabar tersebut.


“Bagaimana ini?


Bagaimana jika terjadi hal yang lebuh buruk lagi.” Kata Rasya sambil menangis.


“Sabar sabar


kamu harus lebih sabar lagi. Biar Kenzo nanti pulang sama mami saja.” Kata


Raffa.


“Iya, aku titip


Kenzo ya. Dari tadi dia menangis terus. Aku kedalam dulu ya.” Kata Rasya.


“Iya, aku pulang


dulu ya kalau begitu.” Kata Raffa.


Lalu Raffa dan


ibunya pulang, namun Kenzo tidak mau pulang dan ingin menunggu ibunya. Akhirnya


“Doakan mama ya


semoga cepat pulih kembali.” Kata Rasya.


“Iya pa, papa


tidur aja biar Kenzo yang jaga mama.” Kata kenzo.


“Kita jaga mama


berdua saja ya.” Kata Rasya.


“Iya pa.” Kata


Kenzo.


“Kenzo marah


nggak sama mama? Kesal nggak sama mama atau mungkin kecewa sama mama?” Tanya


Rasya.


“Nggak pa, mama


pingin mati karena apa sih pa? Memangnya mama sudah nggak sayang lagi sama kita


ya?” Tanya Kenzo dengan polos.


“Mama sedang

__ADS_1


banyak masalah jadi butuh dihubur dan ditemani sama Kenzo. Nanti setelah mama


bangun, Kenzo harus bersikap baik dan jagain mama ya.” Kata Rasya.


“Baik pa. Mama


cepat sembuh ya, Kenzo sayang banget sama mama.” Kata Kenzo.


Tidak lama kemudian datanglah tante Intan.


“Angel apa yang terjadi nak? Kenapa kamu bertindak sangat gegabah? Untuk apa


kamu melakukan hal ini? Ini semua gara-gara kamu Rasya, coba kalau kamu selalu


berada di sisi Angel dan tidak meninggalkannya dijalan waktu itu pasti dia


tidak akan melakukan hal bodoh seperti ini, kamu sebagai seorang suami gagal


menjaga keponakan yang sudah aku anggap sebagai anakku sendiri. Kamu jahat kamu


kurang ajar, kamu tega ya, coba kalau kamu selalu mendukung dan selalu bersama


Angel pasti dia tidak akan seperti ini. Kalau sampai terjadi hal buruk kepada


Angel aku akan tuntut kamu dan akan membalasmu dengan tindakan yang setimpal,


mengerti kamu.” Kata tante Intan.


“Maafkan saya tante, saya salah telah meninggalkannya dan menghiraukannya.”


Kata Rasya.


“Pergi kamu dari sini, lebih baik aku yang menjaganya.” Kata tante Intan.


“Saya harus disini untuk menamani istri saya tante.” Kata Rasya.


“Oma Intan jangan usir papa.” Kata Kenzo.


“Gara-gara papa kamu sekarang mama kamu hampir saja celaka nak.” Kata tante


Intan.


“Maafkan saya tante.” Kata Rasya.


“Cepat pergi dari sini, aku muak melihatmu.” Kata tante Intan.


“Papa jangan pergi, papa harus disini untuk menemani mama.” Kata Kenzo.


“Biarkan saja papa kamu pergi, dia sudah tidak sayang lagi sama mama kamu


nak.” Kata tante Intan.


“Aku mau ikut papa.” Kata Kenzo.


“Kenzo disini saja ya, jaga mama dengan baik.” Kata Rasya.


“Papa jangan pergi, oma Kenzo mohon jangan usir papa.” Kata Kenzo sambil


menangis.


Tiba-tiba Angel tersadar.

__ADS_1


__ADS_2