
Rasya dan Kenzo
pulang, mereka sangat kaget ketika menemukan Angel tergeletak dilantai dengan tali
yang mencekik leher Angel. kenzo pun menangis histeris.
“Mama mama mama
bangun ma, jangan tinggalkan Kenzo ma.” Kata Kenzo.
Rasya segera
membawa Angel ke rumah sakit, beruntung Angel masih bisa di selamatkan namun
kondisinya sangat kritis karena tali yang mencekik leher Angel tersebut. Kenzo
masih menangis histeris.
“Mama mama mama
jangan pergi ma jangan tinggalkan Kenzo ma.” Kata Kenzo, Rasya pun memeluk
anaknya. Dia menelfon tante Intan dan juga ibunya untuk datang ke rumah sakit.
Beberapa menit kemudian datanglah ibu dan ayah Rasya.
“Mami, tolong
jaga Kenzo ya ma. Dari tadi dia nangis terus.” Kata Rasya.
“Bagaimana bisa
Angel melakukan hal gila seperti ini?” Tanya Raffa.
“Aku merasa
bersalah padanya karena kemarin telah menurunkannya di pinggir jalan dan
menelantarkannya karena aku sangat kesal, lalu ditambah dengan kejadian tadi pagi.
Ini sangat berat baginya.” Kata Rasya.
“Kamu harus
sabar, ini cobaan untukmu.” Kata Raffa.
Tidak lama
kemudian dokter selesai mengobati Angel.
“Bagaimana
kondisi istri saya dokter?” Tanya Rasya.
“Syukurlah dia
selamat namun tali yang mencekik leher istri anda cukup kuat jadi dia masih
tidak sadarkan diri dan kemungkinan dia bisa mengalami gangguan dalam
berkomunikasi.” Kata dokter.
__ADS_1
“Maksud dokter
istri saya tidak bisa bicara?” Tanya Rasya.
“Bukan tidak
bisa bicara namun sulit untuk bicara, jadi dia harus terapi.” Kata dokter.
Rasya syok mendengar kabar tersebut.
“Bagaimana ini?
Bagaimana jika terjadi hal yang lebuh buruk lagi.” Kata Rasya sambil menangis.
“Sabar sabar
kamu harus lebih sabar lagi. Biar Kenzo nanti pulang sama mami saja.” Kata
Raffa.
“Iya, aku titip
Kenzo ya. Dari tadi dia menangis terus. Aku kedalam dulu ya.” Kata Rasya.
“Iya, aku pulang
dulu ya kalau begitu.” Kata Raffa.
Lalu Raffa dan
ibunya pulang, namun Kenzo tidak mau pulang dan ingin menunggu ibunya. Akhirnya
“Doakan mama ya
semoga cepat pulih kembali.” Kata Rasya.
“Iya pa, papa
tidur aja biar Kenzo yang jaga mama.” Kata kenzo.
“Kita jaga mama
berdua saja ya.” Kata Rasya.
“Iya pa.” Kata
Kenzo.
“Kenzo marah
nggak sama mama? Kesal nggak sama mama atau mungkin kecewa sama mama?” Tanya
Rasya.
“Nggak pa, mama
pingin mati karena apa sih pa? Memangnya mama sudah nggak sayang lagi sama kita
ya?” Tanya Kenzo dengan polos.
“Mama sedang
__ADS_1
banyak masalah jadi butuh dihubur dan ditemani sama Kenzo. Nanti setelah mama
bangun, Kenzo harus bersikap baik dan jagain mama ya.” Kata Rasya.
“Baik pa. Mama
cepat sembuh ya, Kenzo sayang banget sama mama.” Kata Kenzo.
Tidak lama kemudian datanglah tante Intan.
“Angel apa yang terjadi nak? Kenapa kamu bertindak sangat gegabah? Untuk apa
kamu melakukan hal ini? Ini semua gara-gara kamu Rasya, coba kalau kamu selalu
berada di sisi Angel dan tidak meninggalkannya dijalan waktu itu pasti dia
tidak akan melakukan hal bodoh seperti ini, kamu sebagai seorang suami gagal
menjaga keponakan yang sudah aku anggap sebagai anakku sendiri. Kamu jahat kamu
kurang ajar, kamu tega ya, coba kalau kamu selalu mendukung dan selalu bersama
Angel pasti dia tidak akan seperti ini. Kalau sampai terjadi hal buruk kepada
Angel aku akan tuntut kamu dan akan membalasmu dengan tindakan yang setimpal,
mengerti kamu.” Kata tante Intan.
“Maafkan saya tante, saya salah telah meninggalkannya dan menghiraukannya.”
Kata Rasya.
“Pergi kamu dari sini, lebih baik aku yang menjaganya.” Kata tante Intan.
“Saya harus disini untuk menamani istri saya tante.” Kata Rasya.
“Oma Intan jangan usir papa.” Kata Kenzo.
“Gara-gara papa kamu sekarang mama kamu hampir saja celaka nak.” Kata tante
Intan.
“Maafkan saya tante.” Kata Rasya.
“Cepat pergi dari sini, aku muak melihatmu.” Kata tante Intan.
“Papa jangan pergi, papa harus disini untuk menemani mama.” Kata Kenzo.
“Biarkan saja papa kamu pergi, dia sudah tidak sayang lagi sama mama kamu
nak.” Kata tante Intan.
“Aku mau ikut papa.” Kata Kenzo.
“Kenzo disini saja ya, jaga mama dengan baik.” Kata Rasya.
“Papa jangan pergi, oma Kenzo mohon jangan usir papa.” Kata Kenzo sambil
menangis.
Tiba-tiba Angel tersadar.
__ADS_1