
Angel kembali dari toilet, kali
ini dia semakin cantik dengan memakai baju milik Renata. Hal ini justru membuat
Kaira semakin panas dan berniat mengusir Angel dan Rasya dari rumahnya.
“Wah cantik sekali.” Kata Renata.
“Bajunya terlalu bagus untuk aku
pakai.” Kata Angel.
“Tidak kok, kau cocok sekali
pakai bajuku. Kalau gitu buat kamu saja ya.” Kata Renata.
“Wah terimakasih banyak ya Ren.” Kata
Angel.
“Sering-sering ya Ren haha.” Kata
Rasya.
“Sayang, aku haus tolong ambilkan
aku minum dong.” Kata Kaira kepada suaminya.
“Ini minumlah.” Kata Raffa
memberikan minuman kepada istrinya.
“Terimakasih ya sayang, kau
benar-benar perhatian dan penyayang sekali deh.” Kata Kaira.
“Kita foto-foto yuk.” Ajak Renata.
“Kenapa sih Angel dan Rasya tidak
pulang saja, membuatku semakin geram saja.” Kata Kaira dalam hati.
“Tidak usah Ren, papi kan tidak
suka dengan kehadiranku dan juga mas Rasya.” Kata Angel.
“Lihat saja nanti pasti papi mau
kok foto bersama semuanya. Sebentar ya aku panggil papi dan mami dulu.” Kata Renata.
“Tidak usah dipaksa Ren, mungkin
papi memang belum bisa berfoto bersama dengan Rasya dan juga Angel.” Kata Kaira.
“Percaya saja padaku kak, aku
akan membuat papi mau foto bersama.” Kata Renata.
“Aku lelah sekali, aku mau
istirahat kalau gitu. Aku tidak bisa ikut foto bersama.” Kata Kaira.
“Sebentar saja kak, kalian kan
yang punya acara.” Kata Renata.
“Padahal aku tidak ingin satu
foto dengan Angel.” Kata Kaira dalam hati.
Tidak lama kemudian Renata
kembali bersama dengan papi dan mami nya.
“Pi kita foto bersama semuanya
ya.” Paksa Renata.
“Tidak usah Ren, lagipula papi
__ADS_1
dan mami mau pulang kok.” Kata pak Adinata.
“Ayolah pi, memangnya papi tidak
ingin foto bareng semua anak dan juga cucu papi. Lihatlah semua bisa datang,
kapan lagi kita bisa berfoto bersama.” Kata Renata.
“Kalian foto saja kalau begitu
tanpa papi.” Kata pak Adinata.
“Aku mohon pa, kali ini saja demi
cucu papi yaitu Kenzo. Rasya hanya ingin Kenzo bisa mendapat kasih sayang dari
oma dan opa nya seperti layaknya Kei dan juga Azura. Selama ini Kenzo selalu
ingin bisa bersama dengan oma opa nya, kalau papi tidak bisa menerimaku dan
Angel tidak apa-apa tapi tolong terima Kenzo, dia cucu papi.” Kata Rasya.
“Sekali saja lah pi.” Bujuk bu
Siska.
“Opa ayo kita foto bersama.” Kata
Azura.
“Ma, Kenzo juga ingin dipeluk
sama opa seperti Azura.” Kata Kenzo pada ibunya.
“Kemarilah nak kemarilah Kenzo.” Panggil
pak Adinata.
Akhirnya pak Adinata mau berfoto
bersama demi Kenzo.
Kenzo.” Kata pak Adinata kepada Rasya.
“Terimakasih banyak pi.” Kata Rasya.
Kemudian pak Adinata dan bu Siska
kembali pulang.
“Akhirnya aku berhasil juga.” Kata
Renata.
“Terimakasih banyak ya Ren, pasti
Kenzo senang sekali karena opa nya bisa memeluknya layaknya seperti Kei dan
Azura.
“Memang seharusnya begitu kan. Aku
mau balik dulu ya kak.” Kata Renata.
“Kenapa buru-buru balik?” Tanya
Kaira.
“Besok Azura harus pergi ke
sekolah, makanya aku harus pulang sekarang.” Kata Renata.
“Baiklah, hati-hati ya. Terimakasih
sudah datang kesini.” Kata Kaira.
“Iya sama-sama kak.” Kata Renata.
Setelah itu Renata kembali
__ADS_1
pulang, sedangkan Raffa masih asyik ngobrol dengan Rasya. Lalu Kaira
menghampiri Angel yang sedang memainkan ponselnya.
“Angel.” Kata Kaira.
“Iya, ada apa?” Tanya Angel.
“Jujur aku tidak suka dengan
keberadaanmu disini, aku juga tidak suka jika kau dekat dengan suamiku.” Kata Kaira.
“Apa kau bilang? Aku dekat dengan
suami kamu? Astaga bagaimana mungkin kau masih cemburu padaku Kaira, serius aku
sama sekali tidak ada hubungan spesial apapun dengan mas Raffa. Lagipula aku
sudah memiliki suami dan anak jadi mana mungkin aku bermain di belakang mereka.”
Kata Angel.
“Seseorang yang dulunya adalah
perebut laki orang pasti tetap saja masih ada niat seperti itu kan, makanya aku
harus waspada dengan keberadaanmu, terlebih lagi sekarang keluarga mas Raffa
mulai bisa menerimamu.” Kata Kaira.
“Kau hati-hati kalau bicara ya,
memang saat ini kondisiku dan mas Rasya tidak seperti dulu dan tidak
seberuntung mas Raffa tapi aku tetap setia dengannya. Kau sebaiknya berhenti
menuduhku seperti itu dan tidak perlu cemburu padaku karena aku bukanlah Angel
yang seperti dulu.” Kata Angel.
“Tetap saja kau dulu pernah ada
hubungan dengan suamiku dan berusaha merusak rumah tanggaku. Lalu kau hamil
anak Rasya tapi meminta pertanggungjawab mas Rasya. Jadi sebaiknya jangan
pernah muncul dihadapanku dan mas Raffa.” Kata Kaira.
“Aku juga tidak ingin melihatmu
bahagia bersama suamimu saat ini namun lihatlah perlahan semua keluargamu akan
menerimaku dan juga mas Rasya. Ingatlah kau dulu juga bermain dengan suamiku
dihotel bahkan kau mengaku mas Rasya adalah suamimu, kalian bahkan pernah
berciuman, aku tidak yakin kalau kalian tidak pernah bermain di belakangku? Kau
sama saja denganku, jadi jangan sok suci apalagi sok benar ya.” Kata Angel. Karena
kesal Kaira menampar pipi Angel.
“Apa yang kau lakukan?” Teriak Angel.
“Aku benar-benar muak melihatmu,
aku benci denganmu.” Kata Kaira.
“Apakah suamimu tidak bisa
memuaskanmu sehingga kau semakin menjadi seperti ini? Sebaiknya kau
berhati-hati dengan mas Raffa, bisa saja dia memiliki wanita lain yang kau
sendiri tidak tau. Terimakasih atas jamuannya hari ini, aku pastikan setelah
ini kau tidak akan bisa tenang. Bye.” Kata Angel.
Lalu Angel kembali pulang, Rasya
__ADS_1
dan Raffa sama sekali tidak tau bahwa istri mereka sedang bertengkar hebat.