Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Episode 120


__ADS_3

Angel sedang makan di apartemennya sendirian. Lalu dia mendapat email dari seseorang yang tak


dikenal, dan isi email tersebut adalah berupa foto suaminya sedang bersama wanita lain. Angel sangat kaget melihat foto itu kemudian dia menelfon suaminya.


“Hallo mas sedang apa kau sekarang? Kau sedang bersama wanita lain kan?” Tanya Angel kesal.


“Kau ini apa-apaan sih, tiba-tiba nelfon marah-marah lalu nuduh aku sembarangan.” Kata Rasya.


“Sudahlah kau jujur saja padaku. Aku akan menghargaimu jika kau mau jujur padaku mas.” Jawab Angel.


“Iya memang aku sedang bersama seorang wanita. Dia adalah anak dari CEO hotel yang akan aku ajak kerjasama.


Dia yang mengurusi ini semua jadi wajar kalau aku sedang bersamanya.” Kata Rasya.


“Ada kalian saling menyukai satu sama lain?” Tanya Angel curiga.


“Ya tidak lah, sudahlah jangan menuduhku sembarangan dan tidak usah cemburu seperti ini.” Bentak Rasya.


“Ya aku takut kalau kau menduakanku, anak diculik suami nggak pulang-pulang.” Gerutu Angel.


“Aku ini urusan kerja.” Kata Rasya.


“Baiklah aku percaya padamu, oh ya penerbanganku ke Indonesia besok siang mas. Aku juga sudah hubungi orang


suruhanmu di Jakarta. Tadi dia bilang belum dapat kabar dari baby sitter dan juga Kenzo.” Kata Angel.

__ADS_1


“Baiklah temui dia saja, nanti dia akan membantu kita.” Kata Rasya.


“Apa kau tidak ingin menyusulku dan menemaniku disini mas?” Tanya Angel.


“Tidak bisa, aku benar-benar sangat sibuk.” Jawab Rasya.


“Lalu kenapa aku harus pergi kesana sendirian? Apa tidak lebih baik kita tunggu saja kabar dari orang


suruhanmu itu mas?” Tanya Angel.


“Kau ini seorang ibu kan memangnya kau tidak mengkhawatirkan keadaan dan kondisi anakmu ha? Aku juga


sedang memikirkan si Kenzo makanya aku suruh orang untuk mencarinya nah aku juga suruh kamu untuk kesana ya untuk mencari pula.” Kata Rasya.


“Lalu kenapa tidak denganmu sekalian sih mas?” Tanya Angel semakin kesal.


keras lalu aku yang mencari Kenzo, mau kau?” Tanya Rasya.


“Tidak. Kau kan ayahnya mas memangnya tidak khawatir kalau istrimu pergi sendirian ke Jakarta ha?” Teriak


Angel.


“Kau semakin berani ya sekarang, ok aku akan menemanimu ke Jakarta.” Kata Rasya dengan nada marah.


“Aku tunggu kau secepatnya di Jakarta.” Jawab Angel lalu menutup telfonnya.

__ADS_1


“Enak aja aku yang kesana sendirian, lagipula dia kan ayahnya memangnya dia tidak khawatir padaku.


Tunggu, tadi siapa sih yang mengirimiku email. Aku akan cek kembali.” Kata Angel dalam hati.


Setelah mengecek kembali email masuk.


“Namanya tidak jelas, jangan-jangan spam atau


salah kirim, tapi kalau salah kirim kenapa itu foto Rasya dan mengirimnya


kepadaku sih. Apa ada yang ingin merusak rumah tangga ku ya? Atau jangan-jangan


ini ulah si Raffa. Belom kapok juga ya dia padahal aku sudah beri peritungan


sama istrinya. Aku harus mencari tahu tentang foto ini dan juga siapa yang


mengirimnya, apakah dia adalah orang suruhan si Raffa. Kalau benar ini orang


suruhan Raffa aku harus bikin peritungan lagi sama istrinya. Tapi tunggu aku


juga sedikit curiga sih dengan Rasya, selama dia berada di Korea dia tidak


pernah mengatakan rindu atau sayang padaku, bahkan dia sangat semakin cuek dan


juga selalu singkat jika mengirimiku pesan seakan dia tidak ingin kembali

__ADS_1


pulang kesini. Aduh manakah yang benar, aku tidak mau kehilangan si Rasya


tambang emas ku.” Kata Angel dalam hati.


__ADS_2