
Keesokan
paginya, Kaira bangun terlebih dahulu. Lalu Kaira ke dapur untuk masak buat
sarapan. Dalam hatinya, “Pokoknya mulai
sekarang gue harus jadi istri mas Raffa yang berbakti dan gue bakal bikin dia
jadi jatuh cinta sama gue gimanapun caranya. Lagipula gue nggak kalah cantik
kok sama ketiga wanita sialan itu. Gue harus rajin merawat diri, rutin yoga dan
dandan terus baju-bajuku harus bagus elegan biar dia makin suka sama gue
hahahaha. Semangat Kaira.”
Pagi itu
Kaira memasak dengan menggunakan baju dengan shoulder off style dan dandan
super cantik karena dia bertekad ingin membuat suaminya jatuh cinta kepadanya.
Author dukung loe Kaira, para readers juga kan pastinya.
Raffa
segera turun kebawah untuk sarapan. Raffa kaget melihat tingkah istrinya yang
pakai baju sedikit berbeda bahkan dandan sekaligus.
“Aneh banget liat loe masak aja pakai baju kayak gitu dandan lagi.” Kata Raffa.
“Kenapa mas? Kamu tidak suka ya?” Tanya Kaira.
“Aku nggak peduli loe mau ngapain aja?” Kata Raffa.
“Aku
terlihat cantik kan mas hari ini?” Tanya Kaira sambil senyuman menggoda. Raffa
sebetulnya ingin sekali menyentuh Kaira pagi itu apalagi dia memakai hot pants
namun dia menahan diri karena dia sangat menjunjung tinggi rasa gengsinya haha
__ADS_1
dasar lelaki.
“Hah jelas tidak. Siapin sarapannya, aku lapar. Cepet!” Bentak Raffa.
“Iya. Aku
masak ayam panggang mas, semoga kamu suka yaa.” Kata Kaira.
“Biasa
aja kayaknya.” Kata Raffa. Padahal batinnya makanan itu terlihat sangat lezat
bahkan dia langsung memakannya sampai habis tak ada sisa.
“Bilangnya biasa aja tapi dimakan sampai habis.” Gerutu Kaira.
“Kau uda
pernah ke tempat kerjaku belom? Kau belom pernah masuk ke hotelku kan?” Tanya
Raffa.
“Ya belom lah, kau saja tidak pernah membawaku kesana.” Jawab Kaira.
kau ikut ke kantorku saja. Tapi ingat jangan bikin malu.” Kata Raffa.
“Iya. Memangnya penampilanku ini memalukan ya?” Tanya Kaira.
“Gausah banyak Tanya, cepat ganti baju sekarang juga!” Perintah Raffa.
Setelah sarapan,
mereka berdua segera ganti baju dan siap berangkat ke kantor berdua. Dan sesampainya
dikantor, semua orang tertuju pada mereka berdua, Raffa menggandeng istrinya
dan Kaira juga senyum-senyum kegirangan. Didalam lift,
“Kenapa kau senyum-senyum?” Tanya Raffa.
“Aku senang mas ke kantor kamu, kamu juga tadi menggandeng tanganku.” Jawab Kaira.
__ADS_1
“Karena
sudah tidak ada karyawanku jadi lepaskan tanganku!” Perintah Raffa.
“Iya baiklah mas.” Jawab Kaira.
**
Diruang kerja
“Selamat
pagi Pak Raffa dan Bu Kaira.” Kata Arka pengawal sekaligus sekretaris Raffa.
“Iya. Gimana buat meeting nanti apa sudah siap semua?” Tanya Raffa.
“Sudah pak.” Jawab Arka.
Dalam hati
Kaira, “Buset nih cowok ganteng banget
sih. Dia jauh lebih ganteng daripada suami gue sendiri. Dia ramah sopan banget
lagi.”
Author emang sengaja pilih peran yang bening-bening biar bacanya makin semangat yaah*.*
“Maaf,
jika Ibu Kaira butuh sesuatu bisa panggil saya atau hubungi saya. Ini kartu
nama saya.” Kata Arka sambil memebrikan kartu namanya kepada Kaira.
“Oh iya
terimakasih banyak Arka.” Jawab Kaira.
"Sama-sama Bu Kaira." Jawab Arka.
Lalu Raffa pergi untuk meeting bersama klien diruang sebelah, sedangkan Arka berada
__ADS_1
diruangannya yaitu di seberang ruangan milik Raffa. Kaira melihat sekeliling ruang kerja suaminya itu. Dalam hatinya," Ruangan kerja suamiku akan lebih bagus lagi kalau ada foto pernikahanku dengan mas Raffa. Aku harus memintanya untuk memasangnya kalau begitu."