Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Episode 46


__ADS_3

Keesokan


paginya, Kaira bangun terlebih dahulu. Lalu Kaira ke dapur untuk masak buat


sarapan. Dalam hatinya, “Pokoknya mulai


sekarang gue harus jadi istri mas Raffa yang berbakti dan gue bakal bikin dia


jadi jatuh cinta sama gue gimanapun caranya. Lagipula gue nggak kalah cantik


kok sama ketiga wanita sialan itu. Gue harus rajin merawat diri, rutin yoga dan


dandan terus baju-bajuku harus bagus elegan biar dia makin suka sama gue


hahahaha. Semangat Kaira.”


Pagi itu


Kaira memasak dengan menggunakan baju dengan shoulder off style dan dandan


super cantik karena dia bertekad ingin membuat suaminya jatuh cinta kepadanya.


Author dukung loe Kaira, para readers juga kan pastinya.



Raffa


segera turun kebawah untuk sarapan. Raffa kaget melihat tingkah istrinya yang


pakai baju sedikit berbeda bahkan dandan sekaligus.


“Aneh banget liat loe masak aja pakai baju kayak gitu dandan lagi.” Kata Raffa.


“Kenapa mas? Kamu tidak suka ya?” Tanya Kaira.


“Aku nggak peduli loe mau ngapain aja?” Kata Raffa.


“Aku


terlihat cantik kan mas hari ini?” Tanya Kaira sambil senyuman menggoda. Raffa


sebetulnya ingin sekali menyentuh Kaira pagi itu apalagi dia memakai hot pants


namun dia menahan diri karena dia sangat menjunjung tinggi rasa gengsinya haha

__ADS_1


dasar lelaki.


“Hah jelas tidak. Siapin sarapannya, aku lapar. Cepet!” Bentak Raffa.


“Iya. Aku


masak ayam panggang mas, semoga kamu suka yaa.” Kata Kaira.



“Biasa


aja kayaknya.” Kata Raffa. Padahal batinnya makanan itu terlihat sangat lezat


bahkan dia langsung memakannya sampai habis tak ada sisa.


“Bilangnya biasa aja tapi dimakan sampai habis.” Gerutu Kaira.


“Kau uda


pernah ke tempat kerjaku belom? Kau belom pernah masuk ke hotelku kan?” Tanya


Raffa.


“Ya belom lah, kau saja tidak pernah membawaku kesana.” Jawab Kaira.


kau ikut ke kantorku saja. Tapi ingat jangan bikin malu.” Kata Raffa.


“Iya. Memangnya penampilanku ini memalukan ya?” Tanya Kaira.


“Gausah banyak Tanya, cepat ganti baju sekarang juga!” Perintah Raffa.


Setelah sarapan,


mereka berdua segera ganti baju dan siap berangkat ke kantor berdua. Dan sesampainya


dikantor, semua orang tertuju pada mereka berdua, Raffa menggandeng istrinya


dan Kaira juga senyum-senyum kegirangan. Didalam lift,



“Kenapa kau senyum-senyum?” Tanya Raffa.


“Aku senang mas ke kantor kamu, kamu juga tadi menggandeng tanganku.” Jawab Kaira.

__ADS_1


“Karena


sudah tidak ada karyawanku jadi lepaskan tanganku!” Perintah Raffa.


“Iya baiklah mas.” Jawab Kaira.


 


**


Diruang kerja


“Selamat


pagi Pak Raffa dan Bu Kaira.” Kata Arka pengawal sekaligus sekretaris Raffa.


“Iya. Gimana buat meeting nanti apa sudah siap semua?” Tanya Raffa.


“Sudah pak.” Jawab Arka.


Dalam hati


Kaira, “Buset nih cowok ganteng banget


sih. Dia jauh lebih ganteng daripada suami gue sendiri. Dia ramah sopan banget


lagi.”


Author emang sengaja pilih peran yang bening-bening biar bacanya makin semangat yaah*.*



“Maaf,


jika Ibu Kaira butuh sesuatu bisa panggil saya atau hubungi saya. Ini kartu


nama saya.” Kata Arka sambil memebrikan kartu namanya kepada Kaira.


“Oh iya


terimakasih banyak Arka.” Jawab Kaira.


"Sama-sama Bu Kaira." Jawab Arka.


Lalu Raffa pergi untuk meeting bersama klien diruang sebelah, sedangkan Arka berada

__ADS_1


diruangannya yaitu di seberang ruangan milik Raffa. Kaira melihat sekeliling ruang kerja suaminya itu. Dalam hatinya," Ruangan kerja suamiku akan lebih bagus lagi kalau ada foto pernikahanku dengan mas Raffa. Aku harus memintanya untuk memasangnya kalau begitu."


__ADS_2