
Kei masih asyik ngobrol bersama Kaira.
“Kesalahan apa yang benar-benar membuat mami kecewa pada papi?” Tanya Kei.
“Ketika dia memiliki Arabella dan dia menitipkannya di panti asuhan. Tapi mami
seorang ibu makanya mami tidak membenci Arabella.” Kata Kaira.
“Lalu saat papi menikahi Viona, apakah mami tidak kecewa dengan papi?”
Tanya Kei.
“Mami tau bagaimana perasaan papi saat itu, dia tidak memiliki perasaan apapun
pada Viona jadi mami bisa menerima itu.” Kata Kaira.
“Haruskah aku memberitahu mami apa yang disembunyikan papi dari mami? Tapi aku
takut mami terkejut lalu dia pingsan tapi aku juga tidak ingin membuat papi
ketakutan setiap harinya. Apa yang harus aku lakukan? Aku tidak sanggup
menyimpannya sendiri.” Kata Kei dalam hati.
“Mami tidak akan pernah merasa sendiri, karena mami punya aku. Aku selamanya
akan selalu disamping mami.” Kata Kei.
“Lalu bagaimana dengan istrimu nanti pasti dia cemburu pada mami.” Kata Kaira.
“Aku akan membuatnya dia sangat menyayangi mami.” Kata Kei.
“Pokoknya pesan mami jaga hubunganmu dengan dia, harus saling terbuka dan
saling percaya. Jangan pernah menyakiti perasaannya.” Kata Kaira.
“Tentu saja mami.” Kata Kei.
“Sepertinya aku tidak akan memberi tau mami apa yang dilakukan papi, tapi
__ADS_1
aku akan membuat papi berkata jujur pada mami sendiri. Apa yang papi pikirkan
saat itu hingga tega berbuat sekejam itu. Meskipun aku juga membenci keberadaan
Viona tapi tetap saja aku tidak tega jika dia diperlakukan seperti itu oleh
papi.” Kata Kei dalam hati.
**
Kei pergi ke bar untuk menenangkan pikirannya. Namun disana dia justru bertemu
dengan Raffa. dia menghampiri Raffa yang tengah tidak sadarkan diri akibat
terlalu banyak meminum alkohol.
“Papi, kenapa papi jadi seperti ini?” Tanya Kei.
“Kamu sudah mati untuk apa kamu menghampiriku? Aku tidak takut padamu.” Kata
Raffa.
“Papi sadarlah, aku akan mengantar papi pulang.” Kata Kei.
“Lebih baik malam ini papi menginap saja di hotel, bisa gawat kalau mami
mengetahuinya. Papi memang salah dan papi juga harus membayar kesalahan papi. Aku
mohon jujurlah pada mami, jika papi jujur pada mami maka aku juga akan
menghentikannya.” Kata Kei dalam hati sambil membantu menidurkan ayahnya. Setelah
itu, Kei segera kembali pulang ke rumahnya.
**
Raffa menerima sebuah telfon dari orang suruhannya.
“Ada apa? Apakah kamu berhasil menemukan wanita itu? Dimana dia sekarang? Bawa
__ADS_1
wanita itu padaku baik dalam keadaan hidup maupun mati aku tidak peduli lagi.” Kata
Raffa.
“Dia sedang berada di bandara tuan, sepertinya dia mau pergi ke luar negeri
karena dia terlihat di keberangkatan internasional.” Kata pesuruh tersebut.
“Culik dia dan bawa dia padaku. Mari kita bertemu di tempat biasanya.” Kata
Raffa.
“Tapi dia bersama seorang laki-laki yang sangat mencurigakan tuan,
laki-laki itu memakai jaket, berkacamata dan memakai masker sehingga saya tidak
bisa melihatnya.” Kata pesuruh tersebut.
“Bawa dia bersama wanita itu, aku akan memberimu uang sangat banyak. Jangan
sampai ada orang yang mengetahuinya.” Kata Raffa.
“Tuan laki-laki itu sudah pergi meninggalkan wanita itu. Laki-laki itu
membawa kabur wanita itu.” Kata pesuruh tersebut.
“Apa? Cepat kejar mereka berdua dan pastikan kalian menangkapnya.” Kata Raffa.
“Baik tuan.” Kata pesuruh tersebut.
“Jika kalian gagal membawanya padaku, aku tidak akan membayarmu.” Ancam Raffa.
Info :
__ADS_1
Jangan lupa like nya ya teman-teman.
Salam sehat semuanya, terima kasih.