
Setelah Arabella
pergi Kaira merasa sangat lega.
“Akhirnya anak
itu pergi juga. Lega sekali rasanya.” Kata Kaira dalam hati.
“Mami kenapa
mengusir kak Arabella?” Tanya Feya.
“Mami tidak
mengusirnya tapi dia sendiri yang memilih untuk pergi dari rumah. Kenapa?”
Tanya Kaira.
“Tidak apa-apa
kok ma, aku kasihan saja dia pergi disaat turun hujan seperti ini. Tapi aku
merasa senang kalau dia pergi karena aku tidak suka dengannya.” Kata Feya.
“Kenapa Feya
tidak suka dengan kak Arabella?” Tanya Kaira.
“Karena dia suka
cari perhatian didepan papi dan sikapnya kasar padaku.” Kata Feya.
“Sudah jangan
memikirkan kak Arabella, tidurlah sudah malam.” Kata Kaira.
“Baik ma,
selamat malam mami.” Kata Feya.
“Selamat malam
cantik.” Kata Kaira.
“Aku bisa tidur
dengan nyenyak, terima kasih Tuhan untuk hari ini.” Kata Kaira dalam hati.
**
Keesokan
harinya, Raffa kepikiran dengan anaknya.
“Kamu kenapa
mas? Sepertinya kamu kurang istirahat ya.” Kata Kaira.
“Aku semalam
tidak bisa tidur sayang karena memikirkan Arabella, haruskah aku menelfonnya?”
Kata Raffa.
“Tidak perlu,
kita tunggu saja sampai dia kembali. Makan dulu yuk sayang, aku sudah
menyiapkan sarapan untuk kita semua.” Kata Kaira.
“Iya, kamu masak
apa hari ini?” Tanya Raffa.
__ADS_1
“Aku hari ini
masak ayam bakar lalu aku juga masak salad karena aku sedang diet hehe.” Kata
Kaira.
“Untuk apa kamu
diet? Tubuhmu kan sudah kurus.” Kata Raffa.
“Untuk kesehatan
saja mas, lagipula kita sudah beranjak tua jadi harus benar-benar menjaga pola
makan kita.” Kata Kaira.
Mereka pun sarapan
bersama.
“Ma. Hari ini
aku akan pulang sedikit terlambat.” Kata Kei.
“Loh memangnya
kamu mau kemana?” Tanya Kaira.
“Aku ada pameran
ma di dekat kampus.” Kata Kei.
“Oh gitu, iya
tidak apa-apa yang penting makanmu jangan sampai telat ya sayang.” Kata Kaira.
“Jangan pulang
terlalu malam.” Kata Raffa.
Kata Kei.
“Aku berangkat
ke kantor dulu ya.” Kata Raffa.
“Loh makanannya
belum dimakan, nanti kalau kelaparan bagaimana? Aku siapkan bekal sebentar ya.”
Kata Kaira.
“Tidak perlu,
nanti aku bisa beli makan sendiri. Aku berangkat dulu.” Kata Raffa langsung
pergi meninggalkan keluarganya.
“Papi aneh tidak
seperti biasanya.” Kata Kei.
“Mungkin papi
khawatir dengan kak Arabella.” Kata Feya.
“Stop, mami
tidak mau ada yang menyebut nama Arabella lagi dirumah ini. Dia sudah pergi dan
itu pilihannya, mami jadi tidak selera makan.” Kata Kaira.
“Maaf mami.”
Kata Feya.
__ADS_1
**
Arabella
menginap dirumah Jerry.
“Bangun sayang,
aku sudah buatkan bubur untukmu.” Kata Jerry.
“Nanti saja, aku
lelah.” Kata Arabella.
“Sepertinya kamu
demam, aku ambilkan obat dulu ya.” Kata Jerry.
“Terima kasih ya
kamu selalu ada untukku.” Kata Arabella.
“Makanlah
mumpung masih hangat.” Kata Jerry.
“Suapin dong
sayang.” Kata Arabella dengan manja.
“Astaga kamu
manja sekali, oh ya kenapa kamu memilih untuk pergi dari rumah? Kamu pasti
masih butuh mereka kan?” Tanya Jerry.
“Lebih baik aku
pergi dari rumah daripada aku harus ke luar negeri.” Kata Arabella.
“Lalu apa
rencanamu sekarang?” Tanya Jerry.
“Aku tidak tau.”
Kata Arabella.
“Yauda sementara
kamu tinggal disini saja.” Kata Jerry.
“Terima kasih
banyak ya, ini buburnya kamu yang bikin?” Tanya Arabella.
“Iya lah, enak
tidak?” Tanya Jerry.
“Enak sekali.”
Kata Arabella.
“Setelah ini
minum obat penurun panas ya.” Kata Jerry.
“Pahit sayang.” Kata
Arabella.
“Jangan manja,
__ADS_1
pokoknya kamu harus minum obatnya.” Kata Jerry.