
Hari itu Kaira, Raffa serta kedua
anaknya yaitu Kei dan Arabella pergi mengunjungi Angel di rumah sakit,
sedangkan baby Feya bersama baby sitternya dirumah.
“Terima kasih kalian telah datang
kesini, mohon doanya ya agar Angel segera sembuh. Mohon maaf juga atas semua
kesalahan istriku.” Kata Rasya.
“Kenapa kamu bicara seperti itu? Kamu
harus yakin kalau istrimu akan segera sembuh.” Kata Raffa.
“Jangan berfikir yang aneh-aneh,
pasti Angel akan segera sembuh. Kenzo masih membutuhkan sosok ibu.” Kata Kaira.
Tiba-tiba Angel terbangun, dia
menangis melihat Arabella dan Kenzo disampingnya.
“Mama cepat sembuh ya.” Kata
Kenzo.
“Tante cepat sembuh ya.” Kata
Arabella sambil menggenggam tangan Angel. Angel pun semakin sedih dan
meneteskan air matanya.
“Aku ingin memeluk Kenzo dan
Arabella.” Kata Angel.
Lalu angel segera memeluk kedua
anaknya itu, lalu dia berbisik kepada mereka.
“Mama sayang sama Kenzo, Kenzo
harus nurut sama papa ya.” Kata Angel.
“Tolong jaga mami dan papi kamu
ya, kamu harus nurut apa kata mereka. Ibu benar-benar menyayangimu wahai
anakku.” Kata Angel kepada Arabella. Tiba-tiba Angel menghembuskan nafasnya
yang terakhir.
“Mama mama jangan pergi.” Teriak Kenzo.
__ADS_1
“Angel bangun, jangan pergi
tinggalkan aku, bagaimana dengan anak kita Kenzo. Bangun Angel.” Kata Rasya.
Lalu Kaira menenagkan Kenzo.
“Sabar sayang, sekarang mama
sudah nggak merasakan sakit lagi, sekarang mama sudah tenang dan mama bangga
punya anak seperti Kenzo.” Kata Kaira.
“Tapi Kenzo nggak mau mama pergi
tante.” Kata Kenzo sambil menangis histeris.
**
Pemakaman Angel. hati Rasya
benar-benar hancur setelah pemakaman Angel berlangsung. Kini dia harus
membesarkan putranya seorang diri. Sedangkan tante Intan masih belum bisa
menerima kenyataan bahwa keponakannya telah pergi untuk selamanya.
“Tante mari kita pulang, Angel
sudah tenang saat ini.” Kata Rasya.
bersama dengan kita. Angel kenapa kamu pergi meninggalkan tante.” Kata tante
Intan.
“Kita semua merasa kehilangan
dengan kepergian Angel, tapi ini adalah takdir Tuhan. Mari kita pulang tante.” Kata
Rasya.
“Karena Angel sekarang sudah
pergi meninggalkan kita untuk selama-lamanya, jadi hubungan kita juga berakhir
sampai disini, Aku hanya menganggapmu sebagai orang asing, kita tidak saling
kenal.” Kata tante Intan.
“Lalu apakah tante Intan juga
tidak menganggap Kenzo?” Tanya Rasya.
“Dia adalah pengecualian.
Permisi, selamat tinggal.” Kata tante Intan.
__ADS_1
Setelah itu, Rasya kembali ke
rumahnya, dia belum terbiasa menjalani hidup tanpa Angel. Namun dia berusaha
untuk tetap tegar demi anaknya.
“Untuk sementara tinggalah di
rumah mami.” Kata bu Siska.
“Tidak mi, aku tinggal dirumah ku
sendiri saja bersama Kenzo.” Kata Rasya.
“Tapi kita semua khawatir
denganmu. Mami mohon, ini juga demi Kenzo.” Kata bu Siska.
“Baiklah jika mami memang memaksa.”
Kata Rasya.
**
Arabella bingung kenapa saat
Angel memeluknya dia berkata anakku, akhirnya dia menanyakannya kepada Raffa.
“Papi, sibuk ya?” Tanya Arabella.
“Tidak sayang, ada apa?” Tanya
Raffa.
“Pi, tadi waktu tante Angel
memeluk Arabella, dia bilang “Ibu menyayangimu wahai anakku”. Kenapa tante
Angel bicara seperti itu pi? Aku kan bukan anaknya.” Tanya Arabella bingung.
“Karena tante Angel sayang sama
semua keponakannya makanya sudah di anggap seperti anaknya sendiri. Doakan tante
Angel ya agar dia selalu tenang disana.” Kata Raffa.
“Iya pi, Arabella tidur dulu ya.
Selamat malam papi.” Kata Arabella.
__ADS_1