Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Angel menghembuskan nafas terkahir


__ADS_3

Hari itu Kaira, Raffa serta kedua


anaknya yaitu Kei dan Arabella pergi mengunjungi Angel di rumah sakit,


sedangkan baby Feya bersama baby sitternya dirumah.


“Terima kasih kalian telah datang


kesini, mohon doanya ya agar Angel segera sembuh. Mohon maaf juga atas semua


kesalahan istriku.” Kata Rasya.


“Kenapa kamu bicara seperti itu? Kamu


harus yakin kalau istrimu akan segera sembuh.” Kata Raffa.


“Jangan berfikir yang aneh-aneh,


pasti Angel akan segera sembuh. Kenzo masih membutuhkan sosok ibu.” Kata Kaira.


Tiba-tiba Angel terbangun, dia


menangis melihat Arabella dan Kenzo disampingnya.


“Mama cepat sembuh ya.” Kata


Kenzo.


“Tante cepat sembuh ya.” Kata


Arabella sambil menggenggam tangan Angel. Angel pun semakin sedih dan


meneteskan air matanya.


“Aku ingin memeluk Kenzo dan


Arabella.” Kata Angel.


Lalu angel segera memeluk kedua


anaknya itu, lalu dia berbisik kepada mereka.


“Mama sayang sama Kenzo, Kenzo


harus nurut sama papa ya.” Kata Angel.


“Tolong jaga mami dan papi kamu


ya, kamu harus nurut apa kata mereka. Ibu benar-benar menyayangimu wahai


anakku.” Kata Angel kepada Arabella. Tiba-tiba Angel menghembuskan nafasnya


yang terakhir.


“Mama mama jangan pergi.” Teriak Kenzo.

__ADS_1


“Angel bangun, jangan pergi


tinggalkan aku, bagaimana dengan anak kita Kenzo. Bangun Angel.” Kata Rasya.


Lalu Kaira menenagkan Kenzo.


“Sabar sayang, sekarang mama


sudah nggak merasakan sakit lagi, sekarang mama sudah tenang dan mama bangga


punya anak seperti Kenzo.” Kata Kaira.


“Tapi Kenzo nggak mau mama pergi


tante.” Kata Kenzo sambil menangis histeris.


**


Pemakaman Angel. hati Rasya


benar-benar hancur setelah pemakaman Angel berlangsung. Kini dia harus


membesarkan putranya seorang diri. Sedangkan tante Intan masih belum bisa


menerima kenyataan bahwa keponakannya telah pergi untuk selamanya.


“Tante mari kita pulang, Angel


sudah tenang saat ini.” Kata Rasya.


bersama dengan kita. Angel kenapa kamu pergi meninggalkan tante.” Kata tante


Intan.


“Kita semua merasa kehilangan


dengan kepergian Angel, tapi ini adalah takdir Tuhan. Mari kita pulang tante.” Kata


Rasya.


“Karena Angel sekarang sudah


pergi meninggalkan kita untuk selama-lamanya, jadi hubungan kita juga berakhir


sampai disini, Aku hanya menganggapmu sebagai orang asing, kita tidak saling


kenal.” Kata tante Intan.


“Lalu apakah tante Intan juga


tidak menganggap Kenzo?” Tanya Rasya.


“Dia adalah pengecualian.


Permisi, selamat tinggal.” Kata tante Intan.

__ADS_1


Setelah itu, Rasya kembali ke


rumahnya, dia belum terbiasa menjalani hidup tanpa Angel. Namun dia berusaha


untuk tetap tegar demi anaknya.


“Untuk sementara tinggalah di


rumah mami.” Kata bu Siska.


“Tidak mi, aku tinggal dirumah ku


sendiri saja bersama Kenzo.” Kata Rasya.


“Tapi kita semua khawatir


denganmu. Mami mohon, ini juga demi Kenzo.” Kata bu Siska.


“Baiklah jika mami memang memaksa.”


Kata Rasya.


**


Arabella bingung kenapa saat


Angel memeluknya dia berkata anakku, akhirnya dia menanyakannya kepada Raffa.


“Papi, sibuk ya?” Tanya Arabella.


“Tidak sayang, ada apa?” Tanya


Raffa.


“Pi, tadi waktu tante Angel


memeluk Arabella, dia bilang “Ibu menyayangimu wahai anakku”. Kenapa tante


Angel bicara seperti itu pi? Aku kan bukan anaknya.” Tanya Arabella bingung.


“Karena tante Angel sayang sama


semua keponakannya makanya sudah di anggap seperti anaknya sendiri. Doakan tante


Angel ya agar dia selalu tenang disana.” Kata Raffa.


“Iya pi, Arabella tidur dulu ya.


Selamat malam papi.” Kata Arabella.


 


 


 

__ADS_1


 


__ADS_2