Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Bagian 2


__ADS_3

Abel dan Jesi menikmati makan


siang bersama di kedai makanan.


“Kamu sudah berapa tahun tinggal


disini?” Tanya Abel.


“Sepertinya sudah 4 tahun.” Kata Jesi


“Kamu sudah seperti orang sini


ya, kamu sangat cepat beradaptasi dan hidup dengan baik disini.” Kata Abel.


“Hehe ya begitulah hidup. Awalnya


dulu aku bekerja sebagai pengasuh anak, lalu aku juga pernah bekerja sebagai


asisten rumah tangga keluarga yang sangat kaya raya tapi kemudian aku keluar


karena tidak tahan lagi dan sangat banyak aturan. Setelah itu aku bekerja


sebagai pekerja paruh waktu dan disitulah aku bertemu dengan kekasihku. Aku telah


melewati suka duka selama tinggal disini.” Kata Jesi.


“Kamu sangat hebat dan aku yakin


orang-orang terdekatmu sangat bangga denganmu.” Kata Abel.


“Kamu harus mencoba minum ini.”


Kata Jesi.


“Apa ini?” Tanya Abel.


“Ini soju, apakah kamu tidak


minum minuman seperti ini?” Tanya Jesi.


“Aku sudah lama tidak minum.” Kata


Abel.


“Kalau begitu aku tidak akan


memaksamu, tapi minuman ini bisa membuatmu sedikit lebih tenang dan bisa


melupakan hal dan beban pikiran sejenak.” Kata Jesi.


“Ya ya ya, minumlah. Aku tidak


ingin minum ini.” Kata Abel.


“Baiklah, setelah ini kita


langsung pergi ke apartemen ya.” Kata Jesi.


“Baiklah.” Kata Abel.


**


Setibanya di apartemen.


“Aku sudah menelfon pemiliknya


dan kamu bisa mulai menempatinya hari ini juga.” Kata Jesi.

__ADS_1


“Lalu pembayarannya bagaimana?”


Tanya Abel.


“Aku sudah membayarnya dan


sebagai gantinya bekerjalah dengan baik untukku.” Kata Jesi.


“Astaga, lagi-lagi aku berhutang


padamu.” Kata Abel.


“Tentu saja tidak, aku ingat


sekali dulu saat SMA kamu seringkali membantuku bahkan kamu pernah membiayai


kos ku dan membelikanku makanan. Anggap saja ini balas budiku untukmu.” Kata Jesi.


“Astaga kamu masih mengingatnya.”


Kata Abel.


Tiba-tiba kekasih Jesi muncul.


“Oh iya kenalkan ini kekasihku.” Kata


Jesi.


“Perkenalkan, namaku Arabella.” Kata


Abel.


“Salam kenal, namaku Sang Hyun,


Cho Sang Hyun.” Kata Sang Hyun.


sudah ada beberapa fasilitas yang di sediakan kok dan juga ada beberapa barang yang


kamu butuhkan. Jika butuh sesuatu telfon saja. Kamu bisa mulai bekerja kapanpun


kamu siap, kafe milikku tidak jauh kok dari sini. Kamu bisa berjalan kaki atau


menaiki bis.” Kata Jesi.


“Baiklah, terima kasih banyak ya.


Aku masuk dulu ya.” Kata Abel.


Arabella masuk kedalam


apartemennya, dia menata semua barangnya. Tiba-tiba adiknya menelfonnya.


“Hallo kak, apakah kakak sudah


sampai?” Tanya Kei.


“Sudah, aku sekarang berada di


apartemen. Aku bahkan telah mendapatkan pekerjaan di kafe milik temanku.” Kata Abel.


“Benarkah? Aku sangat senang


mendengarnya kak, oh iya sepertinya aku akan menggelar pesta pernikahanku akhir


tahun. Aku harap kakak bisa datang karena keluargaku hanya tinggal kakak saja.”


Kata Kei.

__ADS_1


“Aku akan berusaha untuk


menghadiri pesta pernikahanmu, jangan lupa undang juga keluarga dari mama dan


papa. Tante Renata pasti akan datang.” Kata Arabella.


“Memangnya kakak tidak mendengar


berita ya? Tante Renata saat ini tinggal di luar negeri bersama keluarga


barunya. Aku dengar dia tinggal di korea juga.” Kata Kei.


“Aku bahkan tidak mengetahuinya. Lalu


anaknya?” Tanya Arabella.


“Dia tinggal di Indonesia tapi


sesekali dia mengunjungi tante Renata.” Kata Kei.


“Oh begitu, dari mana kamu


mendengar kabar itu?” Tanya Arabella.


“Dari tante Renata sendiri,


selama ini dia selalu menanyakan kabar kita. Aku juga telah memberitahunya


kalau kakak saat ini sedang tinggal di korea. Tante Renata bilang ingin bertemu


dengan kakak disana.” Kata Kei.


“Sepertinya aku akan sibuk, aku


harus menata barangku. Aku tutup telfonnya dulu ya.” Kata Abel.


“Baiklah, hiduplah dengan baik


disana kak. Aku menyayangimu.” Kata Kei.


Lalu Kei menutup telfonnya.


“Aku tidak ingin bertemu dengan


siapapun termasuk tante Renata, aku akan memulai hidupku dari nol dengan baik


disini. Aku harus melupakan semua hal menyedihkan di Indonesia dan aku harus


hidup bahagia disini.” Kata Abel.


 


 


 


 


 


Info :


Hai semuanya, author hadir kembali ya. Kali ini cerita akan berfokus dengan kehidupan Arabella yang memilih untuk tinggal dan menetap di luar negeri yaitu di Korea Selatan. Penasaran seperti apa kelanjutan ceritanya? Yuk silahkan dilanjutkan lagi membacanya. Jangan lupa like nya ya teman-teman.


Oh iya author juga baru saja update novel terbaru loh yang berjudul "Kehidupan Kampus Alesya" dan juga "Sky Tower Palace"


Silahkan mampir ya dan jangan lupa like nya. Terima kasih banyak dan mohon maaf sebelumnya.

__ADS_1


__ADS_2