Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Episode 107


__ADS_3

Satu bulan berlalu, di rumah Rasya dan Angel. Rasya akan terbang ke Korea Selatan hari itu karena ada urusan


kerja.


“Berapa hari kau disana mas?” Tanya Angel.


“Sebentar, hanya lima hari kok. Kau jangan pergi kemana-mana dirumah saja.” Kata Rasya.


“Iya iya, jangan lupa belikan aku oleh-oleh ya.” Pinta Angel.


Lalu Rasya segera pergi menuju bandara.


**


Dikantor Raffa.


“Pak, kerjasama kita dengan pihak hotel A ditolak pak, mereka tidak bisa melanjutkan kerjasamanya dengan kita.”


Kata sekretaris Raffa.


“Loh memangnya kenapa? Alasannya apa mereka menolak kita?” Tanya Raffa.


“Karena salah satu direksi mereka tidak menginginkan kerjasama dengan kita.”


“Direksi yang siapa? Orang Indonesia itu?” Tanya Raffa.


“Iya katanya begitu pak.”


“Tidak bisa begitu, aku akan menemuinya dan meminta penjelasannya terkait masalah ini. Tolong aturkan jadwal


bertemu dengan pihak sana ya.” Kata Raffa.


“Tidak bisa pak, karena dia pergi ke luar negeri.”


“Apa? Ke luar negeri? Maunya dia apa sih, waktu meeting dia tidak datang lalu sekarang menolak kerjasama, aku


bahkan tidak tau orangnya seperti apa.” Kata Raffa.

__ADS_1


“Dia ganteng pak bahkan mirip dengan pak Raffa.” Kata sekretarisnya.


“Jangan-jangan dia Rasya, tapi itu tidak mungkin.” Tanya Raffa dalam hati.


“Coba lihat foto ini pak, saya tidak sengaja pernah memotretnya saat pergi ke hotel miliknya. Dia mirip dengan


bapak.”


Dan betapa kagetnya ketika foto yang dia lihat adalah foto milik Rasya.


“Lalu wanita yang disampingnya ini siapa?” Tanya Raffa.


“Oh kalau ini katanya sih istri


simpanannya begitu pak, teman saya pernah melihatnya wanita ini sedang


menggendong seorang bayi. Tapi itu gosipnya pak karena mereka sangat tertutup


sekali dan sangat privasi.” Kata sekretarisnya.


Lalu Raffa segera pergi menuju


melihat Rasya sedang bersama dengan Angel. Lalu Raffa segera berlari menuju


mereka dan menghajar Rasya dengan sekeras-kerasnya.


Plakkkkkk


“Kau kurang ajar, apa yang kau lakukan padaku? Teganya kau melakukan ini padaku?” Teriak Raffa.


“Kau masih hidup ternyata ya. Waw bagaimana rasanya kehilangan semua yang kau miliki bahkan kehilangan wanita yang kau cintai.” Kata Rasya.


“Kau apa-apaan sih, sudah jangan


diteruskan.” Kata Angel membantu suaminya berdiri.


“Kau wanita ******, aku

__ADS_1


benar-benar muak melihatmu, jadi bayi itu adalah anakmu dengan Rasya kan?”


Tanya Raffa kesal.


“Tenang saja, aku bukan sepertimu


yang lari dari tanggungjawab, aku bahkan menikahinya dan bertanggung jawab penuh


untuknya.” Kata Rasya.


“Apa salahku padamu hingga kau


tega melakukan ini semua padaku? Bahkan papa dan mama pun kecewa denganku.


Perusahaanku yang susah payah aku besarkan pun kau rampas dan bahkan wanita


yang kucintai pun kau rampas, apa kau memang sangat menyukai barang bekasku


hah?” Kata Raffa. Karena kesal Rasya memukul Raffa.


“Mas sudah sudah, kau harus


terbang sekarang juga cepat.” Kata Angel. Akhirnya Rasya berhasil berlari dan


segera terbang, sedangkan Angel juga berlari menuju parker untuk kembali pulang


namun Raffa berhasil mengejarnya dan menjambak rambutnya dari belakang.


“Mau lari kemana kau?” Kata Raffa.


“Auuuu sakit mas lepaskan tanganmu.” Teriak Angel.


“Kau tega melakukan itu semua


padaku? Apa salahku padamu hah?” Bentak Raffa.


“Kau tanya apa salahmu? Harusnya

__ADS_1


kau tau apa salahmu mas.” Kata Angel sambil mendorong Raffa dengan kencang,


lalu Angel berlari sekencang mungkin dan pergi meninggalkan Raffa.


__ADS_2