Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Bagian 26


__ADS_3

“Seok Kyung, perkenalkan ini guru


tutor barumu.” Kata Abel.


“Perkenalkan namaku Ami, Choi


Ami.” Kata Ami.


“Ok, masuklah.” Kata Seok Kyung. Setelah


itu Abel segera pergi meninggalkan mereka berdua.


“Penampilannya saja seperti orang


miskin, tapi si Abel bilang kalau dia lulus S1 bahkan di usia yang masih muda. Jangan-jangan


dia penipu lagi dan hanya ingin memakan gaji buta, lebih baik aku kerjain saja


dia hahaha.” Kata Seok Kyung dalam hati.


“Dapat info dari mana jika


keluargaku sedang membutuhkan guru tutor?” Tanya Seok Kyung.


“Nyonya Abel sendiri yang


menghubungiku, dan kebetulan di tempatku memang menyuruhku untuk pergi ke


keluarga ini karena sedang membutuhkan seorang guru tutor.” Kata Ami.


“Siapa yang menggajimu? Papaku


atau si Abel?” Tanya Seok Kyung.


“Nyonya Abel yang menggaji saya,


baiklah kita sudahi perkenalan kita. Aku ingin melihat buku sekolahmu, aku dengar


kamu siswa yang pandai di kelasmu? Aku penasaran sepandai apa dirimu jadi aku


akan memberikan tes dasar untukmu ya.” Kata Ami sambil membuka buku pelajaran


milik Seok Kyung.


“Jadi kamu tidak memiliki sopan


santun ya? Seenaknya membuka buku milikku, hanya aku yang mengijinkanmu kapan


aku ingin belajar atau tidak, kamu juga tidak berhak memberiku tes dasar


seperti itu. Aku tidak yakin jika kamu lulus S1 di usia 20 tahun, lebih baik


diam saja di ruangan ini sampai jam waktumu mengajar habis, dengan begitu kamu


tetap akan mendapatkan bayaran kan?” Kata Seok Kyung.


Tiba-tiba Joo Hyuk datang untuk


bergabung belajar bersama, jadi Seok Kyung dan teman satu kelompoknya


seringkali belajar bersama dan sebelumnya memang guru tutor mereka sama.


“Hai.” Kata Joo Hyuk.


“Akhirnya kamu datang juga,


duduklah. Aku sudah bilang art ku untuk membuatkanmu minum.” Kata Seok Kyung.


“Terima kasih, siapa dia? Apakah dia


guru tutormu yang baru?” Tanya Joo Hyuk.


“Iya, ibu tiriku yang mencarikannya.


Kamu percaya tidak dia baru saja lulus S1 di usianya yang masih 20 tahun.” Kata


Seok Kyung.


“Apa? Tidak mungkin, ini Korea


tentu saja sangat sulit bisa lulus S1 di usia yang masih sangat muda. Lalu kenapa


kamu tidak mengusirnya saja?” Tanya Joo Hyuk.


“Biarkan saja, kita pergi saja


yuk.” Kata Seok Kyung.


“Kita belajar di rumah Eun Byul


saja kalau begitu.” Kata Joo Hyuk.


“Baiklah, tapi setelah itu kamu


harus menepati janjimu untuk mengajakku makan bersama.” Kata Seok Kyung.


“Tenang saja, aku tidak akan

__ADS_1


lupa.” Kata Joo Hyuk.


“Aku akan mengikutimu, aku harus


mengawasimu juga, ini perintah dari nyonya.” Kata Ami.


“Kamu mau


ikut? Baiklah jika itu mau kamu.” Kata Seok Kyung.


**


Setibanya dirumah


Eun Byul.


“Dia siapa?”


Tanya Eun Byul.


“Dia guru


tutor baruku, dia ingin mengikutiku dan mengawasiku.” Kata Seok Kyung.


“Kita kerjain


dia saja.” Bisik Eun Byul.


“Setuju.” Bisik


Joo Hyuk dan Seok Kyung.


“Masuklah,


didalam ada Yuri dan Min Hyuk.” Kata Eun Byul.


“Selamat sore


tante.” Kata Seok Kyung kepada ibunya Eun Byul.


“Oh iya ma,


ini guru tutor terbarunya Seok Kyung.” Kata Eun Byul.


**


Seok Kyung dan


teman-temannya merencanakan untuk membully guru tutor barunya yaitu Ami.


“Kamu mau


bayaran yang sangat tinggi.” Kata Yu Ri.


“Bagaimana


kalau kamu menjadi guru tutor kita semua?” Tanya Min Hyuk.


“Terima saja


tawaran dari kita, kita akan membayarmu lebih banyak.” Kata Eun Byul.


“Baiklah,


tolong kerjasamanya ya.” Kata Ami.


“Ibuku sedang


keluar, bagaimana kalau kita berpesta untuk merayakan guru tutor terbaru kita.”


Kata Eun Byul.


“Setuju.” Kata


mereka semua.


Eun Byul


membawa beberapa minuman alcohol.


“Aku bawa ini.”


Kata Eun Byul.


“Waaaah bagus.”


Kata Joo Hyuk.


“Tidak, kalian


masih dibawah umur jadi tidak bisa minum alcohol seperti itu. Aku tidak ingin


kalian mendapat masalah.” Kata Ami.


“Bukan kita


yang minum, tapi kamu yang harus meminumnya. Guys, cepat suruh guru Ami untuk

__ADS_1


meminumnya.” Kata Seok Kyung.


“Ayo cepat bu


diminum hahaha.” Paksa Joo Hyuk.


“Tidak, mana


mungkin seorang guru meminum alcohol didepan muridnya.” Bantah Ami.


“Jadi kamu


menolak pemberian kami?” Tanya Eun Byul.


“Aku akan


membuatmu minum sampai mabuk hahahaha.” Kata Yu Ri.


Akhirnya Min


Hyuk dan Joo Hyuk memegangi tangan Ami, sedangkan Yu Ri dan Eun Byul bagian memaksa


Ami minum dan Seok Kyung mendokumentasinya.


“Ayo cepat


minum.” Kata Eun Byul.


“Tidak, tolong


jangan lakukan ini.” Kata Ami.


“Cepat minum


atau aku akan lebih kasar lagi padamu.” Bisik Min Hyuk.


“Baiklah


baiklah, aku akan meminumnya tapi tolong jangan mengambil fotoku.” Kata Ami.


“Baiklah.” Kata


Seok Kyung.


“Jangan khawatir,


aku akan mengambil videonya melalui ponsel miliknya, aku meletakkan ponsel si


Ami di atas meja belajarmu jadi dia tidak akan mengetahuinya.” Bisik Seok Kyung.


“Bagus, nanti


videonya kirimkan ke ponselmu agar kita punya sesuatu untuk mengancamnya.” Bisik


Eun Byul.


“Tentu saja.”


Kata Seok Kyung.


Ami telah


menghabiskan semua minuman tersebut hingga jatuh pingsan tidak sadarkan diri.


“Bagaimana


ini? Apakah kita akan membiarkannya dia disini?” Tanya Yu Ri.


“Cepat bawa


dia pergi dari sini. Aku takut ketahuan sama ibuku.” Kata Eun Byul.


“Aku punya ide,


bagaimana kalau kita mengambil foto dia tidur dengan seorang laki-laki lalu


kita bisa mengancamnya dan kita gunakan kapanpun kita mau. Dia tidak akan bisa


menolak kita karena kita memiliki foto itu.” Kata Seok Kyung.


“Lalu siapa


laki-laki itu yang mau tidur dengannya?” Tanya Yu Ri.


“Ah disini kan


ada dua orang laki-laki, aku akan menutupi wajah kalian.” Kata Seok Kyung.


“Apa? Aku


tidak mau.” Kata Joo Hyuk.


“Aku saja


kalau begitu. Tapi jangan sampai wajahku terlihat.” Kata Min Hyuk.


“Jangan

__ADS_1


khawatir.” Kata Seok Kyung.


__ADS_2