
Setibanya dirumah Rasya dan Angel.
“Jadi kita tinggal disini?” Tanya Rasya.
“Makanya bawa duit dong.” Bentak Angel.
“Ya sabar dong, kondisiku saja seperti ini.” Kata Rasya.
“Makanya jadi lelaki itu harus pinter dan jangan mudah tergoda dengan wanita lain, dasar suami bodoh. Kalau
tau seperti ini aku tidak mau membantumu saat itu.” Bentak Angel.
“Apa kau bilang? Kau berani berbicara seperti itu padaku?” Kata Rasya kesal.
“Hanya karena wanita cantik seperti itu saja kau sampai melakukan hal bodoh, apa kau tidak merasa bersalah
dengan istrimu ha? Sekarang juga aku minta kita pisah, aku akan kembali pulang ke Jakarta dan memulai karirku kembali, kau cari saja si Kenzo aku sudah tidak peduli dengannya.” Kata Angel.
“Dasar wanita tidak tau diri, bagaimana bisa kau menelantarkan anakmu, dia itu anakmu apa kau tidak peduli
dengannya?” Tanya Rasya.
“Kau kan bapaknya, rawat dan besarkan saja dia. Aku sudah tidak peduli aku lelah sama kamu mas, teganya kau
lakukan ini padaku.” Kata Angel.
Lalu Angel masuk kamar dan menguncinya.
“Hei buka pintunya, aku lelah ingin istirahat.” Teriak Rasya.
“Tidur saja diluar, ada selimut tuh diluar pakai saja alas itu.” Kata Angel.
__ADS_1
“Dingin tau, ini Jepang bukan Jakarta. Cepat buka pintunya.” Kata Rasya kesal.
“Memangnya aku peduli denganmu, kau saja menelantarkanku dan menghianatiku, sekarang saat kau sudah terpuruk seperti ini malah kembali padaku. Aku benci padamu.” Teriak Angel.
“Kita bisa bicarakan ini dengan baik dan tidak usah marah seperti itu. Satu lagi aku tidak akan menceraikanmu
sampai kapanpun ingat itu.” Kata Rasya.
“Terserah kau, tapi aku tetap akan pulang ke Jakarta dan kau tidak berhak melarangku.” Kata Angel.
“Aduh gawat kalau Angel minta cerai, lebih baik aku manfaatkan dia saja,
dia kan model dulunya. Aku suruh saja dia jadi model aku yang jadi manajernya,
dari situ aku akan kelola keuangannya hahahaha. Dia istri yang serba bisa yah
hahahahah. Tidak masalah.” Kata Rasya dalam hati.
**
“Uda bangun ya, aku tadi masak mie instan, ini buat kamu juga. Makan sepiring berdua saja ya.” Kata Rasya cari
perhatian kepada Angel.
“Tumben sekali kau memasak untukku, tidak usah, terimakasih. Lagipula aku mau pergi.” Kata Angel.
Lalu Rasya menarik tangan Angel dan memeluknya dari belakang.
“Maafkan aku, aku tau kalau aku melakukan kesalahan yang sulit untuk dimaafkan. Aku mohon maafkan aku, dan
untuk masalah wanita itu aku khilaf aku dijebak, dia memberiku minuman sehingga aku tidak berdaya. Maafkan aku ya sayang.” Kata Rasya.
__ADS_1
Karena Angel tidak tega akhirnya dia memaafkan suaminya.
“Lepaskan, aku masih kesal denganmu. Katanya hari ini kau mau menemui Raffa dan mau pergi ke tempat
kerjamu?” Tanya Angel.
“Iya nanti saja, apa kau mau ikut sekalian? Temani aku pergi ya.” Kata Rasya.
“Hmmm baiklah, lalu bagaimana dengan Kenzo? Apa sudah ada kabar tentang keberadaan anak kita?” Tanya Angel.
“Nanti aku akan berunding dengan Raffa dan memintanya untuk segera mengembalikan anak kita.” Kata Rasya.
“Berunding? Yang ada dia semakin mengancammu lah. Aku mau mandi dulu.” Kata Angel.
“Nanti dulu saja, makan dulu lah nanti keburu dingin mie nya kan jadi tidak enak.” Kata Rasya.
“Hmmm yauda.” Jawab Angel.
“Aku suapi ya sayang.” Rayu Rasya.
“Aku bisa makan sendiri, tidak perlu mencari perhatian padaku.” Jawab Angel.
“Kita kan lama tidak saling bertemu sayang.” Kata Rasya.
“Kau lama disana karena ulahmu, coba kalau kau pintar dan tidak mudah tergoda ini semua tidak akan terjadi.”
Kata Angel kesal.
“Iya iya maafkan aku, sudah sudah kita makan saja.” Kata Rasya.
“Makan saja sendiri, aku tidak mood makan.” Kata Angel lalu pergi meninggalkan Rasya dan pergi bergegas mandi.
__ADS_1
“Dasar istri sialan makin hari makin kurang ajar, dulu saja saat aku masih memiliki segalanya dia sangat penurut dan mau melakukan apapun yang aku perintahkan. Dasar istri matre.” Kata Rasya dalam hati sambil menyantap mie instan.