Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Part 18


__ADS_3

Setibanya


di tempat parkir mobil, Rasya segera mengambil mobil sedangkan Kaira


menunggunya di lobby. Ketika Kaira mau masuk kedalam mobil Rasya, tiba-tiba ada


seorang cowok yang memanggil nama Kaira. Dan cowok itu adalah pacarnya Kaira


yaitu si Dika.


“Kaira?


Itu siapa?” Tanya Dika kepada Kaira sambil menarik tangan Kaira sehingga


membuat Kaira sangat kaget.


“Ehh


Dika ehh ini temen aku kerja. Kebetulan aku sama dia ada kerjaan disini. Oh ya


aku harus segera balik ke kantor nih karena harus melapor ke atasan aku. Nanti aku


hubungi kamu ya pas uda sampe rumah. Aku balik dulu yaah. Kamu hati-hati yaa,


bye.” Jawab Kaira dan segera masuk kedalam mobil Rasya.


“Siapa


cowok tadi Ra? Kamu kenal sama dia?” tanya Rasya


“Oh


iya itu tadi temenku waktu SMA. Ayo kita jalan sekarang aja.” Ajak Kaira.


Lalu


mereka segera perhi menuju rumah Kaira dan tanpa sadar Dika sedang membuntuti


mobil Rasya hingga sampai dirumah. Dika berhenti di gang depan rumah Kaira


sambil mengawasi gerak-gerik Kaira dan Rasya yang mencurigakan.


“Mereka


mau kemana sih sebenarnya. Terus ini rumah siapa kok gede banget yaa terus


kenapa Kaira masuk kedalam rumah itu. Bukannya tadi Kaira bilang mau balik ke

__ADS_1


kantor yaa? Apa Kaira berbohong kepadaku yaah. Terus cowok tadi malah pergi


ninggalin Kaira dirumah itu. Wah ada yang nggak beres nih. Gue mesti kesana


buat mastiin apa yang sebenernya terjadi. Sebaiknya Gue masuk aja ke rumah itu


dan susul Kaira sekalian Gue anter pulang.” Tanya Dika dalam hati.


Lalu


Dika menuju kerumah Raffa dan disana Dika bertemu dengan satpam rumah.


“Permisi


Pak, Saya mau nanya, wanita yang barusan masuk tadi apa benar dia adalah Kaira?”


Tanya Dika kepada satpam tersebut.


“Maaf


Anda siapa ya? Ada perlu apa?” tanya satpam.


“Saya


temannya Kaira.” Jawab Dika.


“Oh


“Saya


Dika temannya Kaira. Bapak bilang tadi nyonya? Memangnya ini rumah Kaira ya?”


Tanya Dika lagi.


“Maaf


sebelumnya, saya tidak bisa memberitahukan informasi mengenai anggota keluarga


yang disini jika mas nya tidak ada kepentingan. Atau apakah mas Dika mau


bertemu dengan nyonya Kaira?” tanya satpam tersebut.


“Iya,


saya mau bertemu dengan Kaira.” Jawab Dika.


“Baik,

__ADS_1


mohon tunggu sebentar ya, saya tanyakan ke nyonya Kaira dulu.” Jawab satpam


tersebut. Lalu satpam tersebut menelfon Kaira untuk menanyakan apakah bersedia


menemui Dika atau tidak.


Perbincangan


satpam dengan Kaira melalui telfon yang terhubung ke kamar Kaira.


“Hallo


nyonya Kaira selamat sore. Didepan ada tamu atas nama”


“Saya


capek, saya mau istirahat. Tolong sampaikan ke tamu tersebut untuk menghubungi


saya sendiri saja, saya lagi tidak ingin bertemu dengan siapapun. Terimakasih.”


Jawab Kaira. Kaira tidak mengetahui bahwa tamu tersebut adalah pacarnya yaitu


Dika karena tadi waktu pak satpam akan menyebutkan nama tamunya Kaira memotong


pembicaraan.


“Baik,


terimaksih nyonya, akan saya sampaikan kepadanya.”


Satpam


tersebut segera memberitahu Dika bahwa Kaira tidak ingin menemuinya.


“Maaf


mas, nyonya Kaira sedang capek dan ingin istirahat. Jadi dia tidak mau menemui


tamu siapapun. Tadi nyonya juga berpesan agar mas nya menghubungi nyonya langsung


saja lewat nomor ponselnya.” Jelas satpam tersebut.


“Oh


gitu ya, baiklah terimakasih Pak.” Jawab Dika.


Dika

__ADS_1


langsung kesal mendengar penjelasan satpam tersebut, dia semakin curiga jika


Kaira menyembunyikan sesuatu darinya. Lalu dia segera kembali bekerja lagi.


__ADS_2