
Hari itu Feya tiba di Bali. Dia segera menemui Jerry yang sedang menginap
di hotel. Setibanya di lobby hotel Feya segera menelfon Jerry.
“Kak aku sudah di lobby hotel, segeralah turun.” Kata Feya.
“Ok, aku akan segera turun.” Kata Jerry.
Tidak lama kemudian Jerry tiba di lobby. Dia langsung memeluk Feya hingga
tubuh mungil Feya ikut terangkat.
“Aaaaaaaa kak Jerry.” Kata Feya.
“Aku rindu sekali denganmu. Akhirnya kita bisa berlibur bersama.” Kata Jerry.
“Aku sangat senang bisa berlibur berdua dengan kakak.” Kata Feya.
“Arabella tidak curiga denganmu kan?” Tanya Jerry.
“Tidak, karena aku mengirimkan fotoku bersama temanku di bandara, aku juga
memposting foto bersama temanku di sosial media sehingga dia tidak akan curiga
padaku. Lagipula dia sedang marah denganku jadi dia tidak terlalu peduli
denganku.” Kata Feya.
“Kamu benar-benar sangat pintar, ayo kita segera masuk kedalam.” Kata Jerry
sambil membawakan koper milik Feya.
“Kita dikamar terpisah kan kak?” Tanya Feya.
“Kamu maunya bagaimana? Terpisah atau sekamar?” Tanya Jerry.
“Terpisah dong kak.” Kata Feya.
“Baiklah tapi jangan melarangku untuk masuk kedalam kamarmu ya haha.” Bisik
Jerry, lalu Feya mencubit perut Jerry.
“Rasakan ini.” Kata Feya.
“Rasakan juga ini.” Kata Jerry sambil menggelitik Feya.
Setelah itu mereka segera pergi ke pantai berdua.
“Kak, aku sangat senang sekali bisa berlibur berdua denganmu, aku tidak
menyangka jika kita bisa seperti ini. Apakah tidak apa-apa kita berdua dalam
hubungan ini?” Tanya Feya.
“Tentu saja tidak apa-apa, aku hanya menyukaimu hanya kamu seorang.” Kata
Jerry sambil memeluk mesra Feya.
“Aku juga menyukaimu kak. Ayo kita pergi sekarang kak.” Kata Feya.
“Lets go! Makan dulu yuk, kamu kan belum makan.” Kata Jerry.
__ADS_1
“Nanti saja kita makan romantis dipinggir pantai, bagaimana?” Tanya Feya.
“I like ur style baby.” Kata Jerry.
**
Arabella sedang makan bersama dengan temannya.
“Tumben liburan kamu kok dirumah saja?” Tanya Griska, teman dekat Arabella.
“Pacarku sedang berlibur ke Bali bersama saudaranya.” Kata Arabella.
“Kok kamu tidak ikut sih? Jangan-jangan pacarmu sedang berlibur dengan
wanita lain, hati-hati pacarmu itu ganteng dan tajir pasti banyak wanita yang
menyukainya.” Kata Griska.
“Apa-apaan sih, tidak mungkin dia seperti itu. Dia itu sangat setia dan
menurut apa kataku.” Kata Arabella.
“Memangnya kamu yakin dia hanya berlibur bersama dengan saudaranya? Kenapa kamu
tidak menyusulnya kesana?” Tanya Griska.
“Aku percaya dengannya, lagipula dia baru saja mengirimkan foto bersama
saudaranya.” Kata Arabella.
“Tapi nggak biasanya loh pacarmu pergi berlibur sendiri, biasanya selalu
mengajakmu dan selalu pergi berdua, mungkin dia mulai bosan denganmu hahaha.” Kata
Griska.
“Coba saja kamu menyusul kesana tapi jangan bilang padanya.” Kata Griska.
“Aku tidak enak jika menyusulnya kesana karena dia sedang bersama
saudaranya.” Kata Arabella.
“Kenapa? Apakah dia malu untuk mengajakmu? Harusnya dia kan senang jika
kamu ikut berlibur juga, aku jadi curiga dengannya deh.” Kata Griska.
“Sudahlah jangan membuatku jadi curiga dengannya.” Kata Arabella.
“Aku hanya tidak ingin kamu disakiti olehnya apalagi diselingkuhi olehnya. Cepat
susul saja dia kesana dan lihat apa benar dia memang sedang berlibur dengan
saudaranya. Aku mau kok menemanimu pergi kesana lumayan lah bisa berlibur.” Kata
Griska.
“Jangan bikin aku jadi gelisah deh, aku yakin dia tidak akan macam-macam
disana. Pulang yuk.” Kata Arabella.
“Langsung balik? Baru juga makan, nonton yuk.” Kata Griska.
__ADS_1
“Aku tidak ingin nonton saat ini.” Kata Arabella.
‘Pasti kamu sedang gelisah dan curiga kan dengan pacarmu.” Kata Griska.
“Gara-gara kamu, aku jadi memikirkan dia.” Kata Arabella.
“Makanya cepat susul saja dia.” Kata Griska.
Akhirnya Arabella memesan tiket ke Bali hari itu juga.
“Aku balik dulu, aku mau ke Bali sekarang juga.” Kata Arabella.
“Lah kamu langsung ke bandara?” Tanya Griska.
“Iya.” Kata Arabella.
“Kamu tidak ke rumah dulu ambil baju atau perlengkapan apa gitu?” Tanya
Griska.
“Tidak perlu, aku bisa beli disana, aku pergi dulu ya.” Kata Arabella.
“Aku antar ke bandara kalau gitu.” Kata Griska.
“Baiklah, terima kasih banyak.” Kata Arabella.
Info :
Hai hai readers, aku baru saja merilis novel terbaru loh yang berjudul "Terpaut Usia 15 Tahun"
Aku kasih sinopsisnya ya.
Namaku
Abella Putri, seorang gadis SMA yang baru berusia 18 tahun namun aku sudah
berstatus seorang istri. Kakekku menikahkanku dengan seorang lelaki yang tidak
pernah aku cintai dan belum pernah aku temui selama ini. Namun kakekku berteman
baik dengan ayah lelaki itu, akhirnya menikahkanku dengannya. Aku tinggal
bersama kakek dan nenekku karena kedua orang tuaku bercerai lalu mereka
memutuskan untuk menitipkanku kepada kakek dan nenekku. Lelaki itu adalah
seorang pilot dan berusia 15 tahun lebih tua dariku, oleh karena itu aku tidak
menyukainya namun karena kakek dan nenekku memaksaku akhirnya aku menerimanya.
Setelah aku menikah dengannya aku tinggal bersamanya namun kami membuat
perjanjian bahwa kita akan menjalani hidup masing-masing, dia memang menyukaiku
namun aku tidak menyukainya, akhirnya dia berjanji pada dirinya tidak akan
__ADS_1
menyentuhku apalagi tidur bersamaku. Penasaran seperti apa kelanjutannya? Yuk jangan lupa mampir dan ditunggu like nya ya. Thank u