Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Part 37


__ADS_3

Saat Feya


menjaga Viona, tiba-tiba datanglah seorang perawat.


“Selamat siang.”


Kata suster.


“Iya, ada apa


suster?” Tanya Feya.


“Saya mau


membersihkan tubuh pasien.” Kata suster.


“Tidak perlu


suster, biar saya saja.” Kata Feya.


“Oh baiklah, ini


perlengkapannya.” Kata suster.


“Iya, terima


kasih banyak suster.” Kata Feya.


“Oh iya ini obat


untuk pasien. Permisi kalau begitu.” Kata suster.


“Baik, terima


kasih suster.” Kata Feya.


Setelah perawat


tersebut keluar, Feya segera mengunci kamar tersebut.


“Bunda, bunda


waktunya mandi ya. Bunda bisa mandi sendiri kan. Ini airnya untuk membersihkan diri.”


Kata Feya sambil meumpahkan segelas air ke baju Viona. Viona hanya bisa melotot


ke arah Feya.


“Hahahaha


kenapa? Bunda mau bicara sesuatu ya? Bicara saja, aku akan siap mendengarnya


kapanpun. Asal bunda tau ya bunda tidak akan pernah bisa menyalahkanku, kalau


saja waktu itu bunda tidak memulai untuk mencekik leherku pasti bunda juga


tidak akan mengalami hal seperti ini. Makanya bunda jangan coba macam-macam


denganku apalagi macam-macam dengan keluargaku. Ini akibatnya jika bunda

__ADS_1


macam-macam, katanya bunda itu orang hebat dan berkuasa tapi sekarang lihatlah


bunda hanya bisa terbaring dirumah sakit dan tidak bisa bicara apapun hahaha.


Aku masih baik hati loh mau mengganti baju bunda.” Kata Feya sambil mengganti


baju Viona.


“Oh ya lihatlah


aku akan membuang obat ini, aku akan bilang pada semuanya kalau bunda sudah


meminumnya, jadi bunda tidak akan pernah bisa bicara dan akan terbaring sakit


seperti ini hahahaha, aku sangat bahagia hari ini melihat bunda kesakitan


seperti ini. Aku sangat membencimu karena menghancurkan keluargaku, ini


akibatnya.” Kata Feya sambil tertawa bahagia.


Setelah itu,


Feya membuka pintu karena Arabella dan Jerry kembali.


“Bunda sudah


minum obat belum?” Tanya Arabella.


“Sudah kok, aku


juga sudah mengganti baju bunda.” Kata Feya.


“Syukurlah kalau


Kata Arabella.


“Terima kasih


kak, aku makan dulu ya kalau begitu.” Kata Feya.


“Iya, kamu kapan


acara kelulusan sekolahmu?” Tanya Arabella.


“Minggu depan


kak, aku akan menyuruh mami dan papi untuk datang.” Kata Feya.


“Harusnya bunda


bisa datang tapi bunda terbaring sakit, bunda sabar ya bunda pasti sembuh kok.”


Kata Arabella.


“Tidak apa-apa


kok kak, lagipula kalau bunda datang kasian kan dia masih sakit, bunda harus banyak


istirahat.” Kata Feya sambil menyantap makanan.

__ADS_1


“Makan yang


banyak.” Bisik Jerry.


“Iya kak terima


kasih.” Bisik Feya sambil tersenyum.


“Kamu cantik


sekali hari ini.” Bisik Jerry.


“Kakak ganteng


sekali hari ini.” Bisik Feya.


“Oh iya Jerry,


kalau kamu sibuk kamu bisa pulang kok. Oh ya aku lupa baju milik bunda ada


dimobil. Aku ambil dulu ya.” Kata Arabella.


“Tidak usah kak,


setelah aku selesai makan aku akan mengambilnya, biar kak Jerry yang


mengantarku. Kakak disini saja menjaga bunda. Aku juga sekalian mau beli


minuman didepan.” Kata Feya.


“Oh baiklah,


tolong temain adikku ya Jerr.” Kata Arabella.


“Siap sayang.”


Kata Jerry namun menoleh ke arah Feya. Feya pun tersenyum bahagia.


“Aku sudah


selesai makan, aku ambil sekarang ya baju milik bunda. Kakak mau nitip sesuatu


tidak?” Tanya feya.


“Aku mau nitip


minuman yang sama denganmu, es batunya yang banyak.” Kata Arabella.


“Ok, aku pergi


dulu ya kak.” Kata Feya.


“Iya, hati-hati.


Bajunya bunda ada di kursi belakang.” Kata Arabella.


“Iya kak, aku


pergi dulu tolong jaga bunda ya kak.” Kata Feya.

__ADS_1


Lalu Feya dan


Jerry pergi untuk mengambil baju Viona sekaligus membeli minuman.


__ADS_2