
Saat Feya
menjaga Viona, tiba-tiba datanglah seorang perawat.
“Selamat siang.”
Kata suster.
“Iya, ada apa
suster?” Tanya Feya.
“Saya mau
membersihkan tubuh pasien.” Kata suster.
“Tidak perlu
suster, biar saya saja.” Kata Feya.
“Oh baiklah, ini
perlengkapannya.” Kata suster.
“Iya, terima
kasih banyak suster.” Kata Feya.
“Oh iya ini obat
untuk pasien. Permisi kalau begitu.” Kata suster.
“Baik, terima
kasih suster.” Kata Feya.
Setelah perawat
tersebut keluar, Feya segera mengunci kamar tersebut.
“Bunda, bunda
waktunya mandi ya. Bunda bisa mandi sendiri kan. Ini airnya untuk membersihkan diri.”
Kata Feya sambil meumpahkan segelas air ke baju Viona. Viona hanya bisa melotot
ke arah Feya.
“Hahahaha
kenapa? Bunda mau bicara sesuatu ya? Bicara saja, aku akan siap mendengarnya
kapanpun. Asal bunda tau ya bunda tidak akan pernah bisa menyalahkanku, kalau
saja waktu itu bunda tidak memulai untuk mencekik leherku pasti bunda juga
tidak akan mengalami hal seperti ini. Makanya bunda jangan coba macam-macam
denganku apalagi macam-macam dengan keluargaku. Ini akibatnya jika bunda
__ADS_1
macam-macam, katanya bunda itu orang hebat dan berkuasa tapi sekarang lihatlah
bunda hanya bisa terbaring dirumah sakit dan tidak bisa bicara apapun hahaha.
Aku masih baik hati loh mau mengganti baju bunda.” Kata Feya sambil mengganti
baju Viona.
“Oh ya lihatlah
aku akan membuang obat ini, aku akan bilang pada semuanya kalau bunda sudah
meminumnya, jadi bunda tidak akan pernah bisa bicara dan akan terbaring sakit
seperti ini hahahaha, aku sangat bahagia hari ini melihat bunda kesakitan
seperti ini. Aku sangat membencimu karena menghancurkan keluargaku, ini
akibatnya.” Kata Feya sambil tertawa bahagia.
Setelah itu,
Feya membuka pintu karena Arabella dan Jerry kembali.
“Bunda sudah
minum obat belum?” Tanya Arabella.
“Sudah kok, aku
juga sudah mengganti baju bunda.” Kata Feya.
“Syukurlah kalau
Kata Arabella.
“Terima kasih
kak, aku makan dulu ya kalau begitu.” Kata Feya.
“Iya, kamu kapan
acara kelulusan sekolahmu?” Tanya Arabella.
“Minggu depan
kak, aku akan menyuruh mami dan papi untuk datang.” Kata Feya.
“Harusnya bunda
bisa datang tapi bunda terbaring sakit, bunda sabar ya bunda pasti sembuh kok.”
Kata Arabella.
“Tidak apa-apa
kok kak, lagipula kalau bunda datang kasian kan dia masih sakit, bunda harus banyak
istirahat.” Kata Feya sambil menyantap makanan.
__ADS_1
“Makan yang
banyak.” Bisik Jerry.
“Iya kak terima
kasih.” Bisik Feya sambil tersenyum.
“Kamu cantik
sekali hari ini.” Bisik Jerry.
“Kakak ganteng
sekali hari ini.” Bisik Feya.
“Oh iya Jerry,
kalau kamu sibuk kamu bisa pulang kok. Oh ya aku lupa baju milik bunda ada
dimobil. Aku ambil dulu ya.” Kata Arabella.
“Tidak usah kak,
setelah aku selesai makan aku akan mengambilnya, biar kak Jerry yang
mengantarku. Kakak disini saja menjaga bunda. Aku juga sekalian mau beli
minuman didepan.” Kata Feya.
“Oh baiklah,
tolong temain adikku ya Jerr.” Kata Arabella.
“Siap sayang.”
Kata Jerry namun menoleh ke arah Feya. Feya pun tersenyum bahagia.
“Aku sudah
selesai makan, aku ambil sekarang ya baju milik bunda. Kakak mau nitip sesuatu
tidak?” Tanya feya.
“Aku mau nitip
minuman yang sama denganmu, es batunya yang banyak.” Kata Arabella.
“Ok, aku pergi
dulu ya kak.” Kata Feya.
“Iya, hati-hati.
Bajunya bunda ada di kursi belakang.” Kata Arabella.
“Iya kak, aku
pergi dulu tolong jaga bunda ya kak.” Kata Feya.
__ADS_1
Lalu Feya dan
Jerry pergi untuk mengambil baju Viona sekaligus membeli minuman.