Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Episode 34


__ADS_3

“Aku balik dulu yaa, bye!” Kata Rasya.


“Iya.” Jawab Kaira.


Lalu


Kaira segera menuju kamar dan menyesali apa yang telah ia perbuat bersama Rasya


tadi. Dia khawatir hanya dimanfaatkan oleh Rasya saja dan Kaira juga takut akan


jatuh cinta dengan Rasya.


Beberapa menit kemudian, Dina menelfon kaira.


“Besok siang bisa ketemu nggak Ra?” Tanya Dina.


“Ada apa bukannya tadi kita sudah ketemu ya, wah pasti loe kangen gue nih?” Tanya Kaira.


“Gue mau ngomong sesuatu sama loe Ra, penting.” Jawab Dina.


“Ok ok besok siang saat jam istirahat kita ketemu di resto tempat kita makan siang


dulu yaa.” Kata Kaira.


“Ok, aku tunggu besok ya.” Jawab Dina.


**


Malam itu


Raffa pergi ke Bandung untuk menemui kekasihnya yaitu si Angel. Karena dia


sudah berjanji akan menemuinya.


“Sayang,


akhirnya kamu datang juga.” Sapa Angel dan segera memeluk Raffa untuk melepas


rasa rindunya.


“Aku capek, lepasin aku.” Kata Raffa.


“Kok kamu malah gitu sih, aku kan kangen banget sama kamu.” Kata


Angel.


“Iya iya nanti aja dulu, aku mau mandi dulu.” Kata Raffa.


“Ok, setelah itu kita makan malam bersama ya.” Jawab Angel.


Batin


Raffa dalam hati, “Sebenarnya malam ini

__ADS_1


aku sangat merindukan Angel bahkan sangat ingin memeluknya namun kenapa aku


jadi kepikiran ucapan si Kaira untuk memutuskan si Angel. Gue ngak bisa dan gue


nggak sanggup harus berpisah sama Angel, saat gue lagi terpuruk dulu dia banyak


bantu gue dan support gue bahkan dia selalu menuruti semua perkataan gue mana


mungkin gue harus ninggalin dia. Ah bodo amat lagipula si Kaira juga nggak tau,


bisa saja gue bilang uda putus haha dia kan bodoh hahaha.”


“Uda selesai mandi yaa, kita makan malam dulu yuk. Aku buatin steak kesukaan kamu.


Aku juga tadi beli wine kesukaan kamu nih. Kita minum sebentar yuk.” Rayu


Angel.


“Aku nggak mau minum hari ini.” Jawab Raffa.


“Yauda tapi kamu makan malam dulu yaa, ayo sini. Nanti keburu dingin loh.” Ajak Angel.


Setelah makan,


“Aku langsung pulang ya, aku banyak kerjaan jadi harus pulang malam ini.” Kata


Raffa. Dia tidak tega memutus hubungan dengan Angel, oleh karena itu dia


“Apa? Kita uda lama tidak ketemu, kamu jauh-jauh kesini sebentar lalu langsung


pulang. Jangan tinggalkan aku sayang, aku mencintaimu, aku rindu sama kamu.”


Rengek Angel sambil memeluk memohon belas kasihan si Raffa.


“Lepasin aku. Aku mau pulang.” Bentak Raffa.


“Please kamu malam ini nginep ya disini atau gimana kalau kita jalan-jalan sebentar


mencari udara segar aku ingin jalan berduaan sama kamu sayang. Please yaaa.”


Rengek Angel dengan merayu Raffa.


“Ok baiklah, ayo kita keluar sebentar.”


Akhirnya mereka berdua pergi keluar di sekitar apartemen milik Angel.


“Mulai sekarang aku ingin kita putus. Maafkan aku.” Kata Raffa. Pertama kalinya si


Raffa mengucapkan kata maaf kepada si Angel, dia sebenarnya tidak ingin


memutuskan Angel.


“Apa?

__ADS_1


Setelah selama ini kita selalu bersama bahkan aku telah menyerahkan seluruhnya


kepadamu, aku yang selama ini selalu menuruti kata-katamu bahkan selalu


mendukung segala aktifitas kamu dan karir kamu, tiba-tiba kau ingin putus? Apa


kau telah memiliki wanita lain selain aku?” Tanya Angel.


“Maafkan


aku, kita memang selalu bersama dalam waktu yang cukup lama namun kita tidak


bisa bersatu jadi buat apa harus diteruskan. Aku minta kita putus mulai saat ini.”


Kata Raffa.


“Lalu


bagaimana aku bisa melanjutkan hidupku? Selama ini aku bergantung denganmu


bahkan aku berhenti dari pekerjaanku sebagai model juga karena kamu. Aku tidak


bisa aku nggak sanggup harus berpisah darimu, kamu benar-benar egois kau juga


telah merebut kehormatanku bahkan kau telah menyuruhku untuk menggugurkan bayi


kita. Kau benar-benar kejam.” Kata Angel sambil menangis tersedu-sedu.



 


Akhirnya


Raffa pun tidak jadi memutuskan Angel karena dia tidak sanggup melihatnya


semakin terpuruk karena ulahnya.


“Maafkan


aku, aku minta maaf. Ok aku tidak akan memutuskan kamu. Sudahlah jangan


menangis lagi ya. Kita kembali lagi aja kedalam nanti kamu masuk angin.” Hibur Raffa sambil memeluk Angel.


 


 



Setelah


itu mereka berdua kembali kedalam apartemen dan mereka asyik bermain-main.

__ADS_1


__ADS_2