Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Episode 95


__ADS_3

D-Day, hari pernikahan mereka pun akhirnya tiba juga. Di pesta pernikahan


“Kaira anakku, mama kangen sama kamu nak.”


“Eh iya ma, Kaira juga kangen sama mama kok.” Kata Kaira.


“Nak Raffa terimaksih ya telah menikahi Kaira kembali. Tolong cintai dia sepenuh hati dan juga jangan


lupa dengan kami orang tua Kaira.” Kata mama Kaira sambil senyum berharap kehidupan mewahnya


akan kembali lagi.


“Iya pasti, saya tidak akan melupakan mama dan papa. Terimaksih telah melahirkan wanita seperti


Kaira, saya sangat mencintai putri Anda.” Kata Raffa.


“Ma, mama apa-apaan sih kenapa bicara seperti itu. Setelah ini mama sama papa segera pulang yak e


Indonesia.” Perintah Kaira.


“Iya iya bawel banget sih.”


Pesta pernikahan Kaira dan Raffa hanya dihadiri oleh keluarga dan kerabat dekat saja, namun sangat


terasa sekali aura kebahagiaannya. Sahabatnya Kaira juga datang namun hanya Dina dan suaminya saja.


“Dina aku kangen denganmu.” Kata Kaira.


“Kau cantik banget dan aura bahagiamu juga sangat terpancar. Kau akan tinggal disini selamanya?”


Tanya Dina.


“Ya jelas lah aku hari ini cantik dan terlihat bahagia. Iya aku akan tinggal disini Din.” Kata Kaira sambil

__ADS_1


berpelukan erat dengan sahabatnya.


“Semoga kau selalu bahagia ya dengan si Raffa dan jangan nunda lagi segera punya baby pokoknya ya.”


Kata Dina.


“Hahah doakan saja ya. Kau gimana sudah isi belum?” Tanya Kaira.


“Aku sedang menjalani promil, doakan saja ya. Makasih ya tiket gratisnya hehe.” Bisik Dina.


“Iya sama-sama, tapi sorry ya hanya sebentar saja disini, besok kan tiket pulangmu?” Tanya Kaira.


“Iya. Makanya setelah acara ini aku akan berkeliling Jepang dengan suamiku.” Kata Dina.


Setelah lama bercerita kemudian Dina dan suaminya segera pamit pulang. Tak lama datanglah suster


Hana.


“Hai kalian, selamat ya akhirnya. Aku itu suka sekali melihat kalian berdua so sweet nya tuh bikin iri loh.”


“Haha terimakasih ya sudah datang.” Jawab Raffa.


“Pokoknya segera dikasih baby ya.” Kata suster Hana.


“Terimakasih ya doanya. Nanti kita sering-sering makan bareng ya sus.” Kata Kaira.


“Siap, oh ya aku tadi mengajak temanku yang dari Indonesia juga, aku sengaja ajak dia karena suamiku


sedang ada urusan. Sebentar ya aku panggil dulu.” Kata suster Hana.


Betapa terkejutnya ternyata teman suster Hana adalah si Angel. Angel pun juga kaget melihat bahwa


pesta pernikahan tersebut adalah pernikahan Raffa dan Kaira. Kemudian Angel segera melarikan diri

__ADS_1


namun Raffa berhasil mengejarnya.


“Loh ada apa ini, apa suamimu mengenal Sakura?” Tanya suster Hana.


“Tentu, dialah perusak rumah tanggaku. Nama aslinya adalah Angel, dia pernah menikah dengan


suamiku setelah itu si Angel mencampakkannya dan meninggalkannya.” Jawab Kaira.


“Apa? Maafkan aku, aku benar-benar tidak tau. Seharusnya aku tidak mengajaknya kesini.” Kata suster


Hana.


“Kau tidak salah, dialah yang bersalah. Oh ya apa kau tau sekarang dia tinggal dimana siapakah


suaminya dan keberadaan anaknya?” Tanya Kaira.


“Aku selalu menemui dia di restoran, tidak pernah dirumahnya. Biasanya dia yang mengunjungiku di


rumah sakit untuk check up. Kalau suaminya dia tidak pernah cerita jadi aku tidak mengenalnya. Kalau


anaknya ya tinggal dengannya. Sepertinya suaminya adalah orang Jepang karena saat dia melahirkan


waktu itu nama ayahnya nama orang jepang.” Jawab suster Hana.


“Apa kau yakin suaminya orang Jepang? Bisa saja dia orang Indonesia namun memakai nama Jepang.”


Kata Kaira.


“Aku kurang tau sih karena aku tidak pernah bertemu dengannya. Lagipula Sakura itu tertutup, kami


hanya mengobrol sewajarnya saja tidak pernah membahas masalah keluarga masing-masing. Kalau gitu


aku pamit dulu ya sekalian aku ajak dia pulang juga.” Jawab suster Hana.

__ADS_1


“Jangan, kau pulang duluan saja. Sepertinya suamiku masih ngobrol dengannya.” Kata Kaira.


“Baiklah kalau begitu. Sekali lagi maafkan aku ya.” Kata suster Hana.


__ADS_2