Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Part 66


__ADS_3

Feya dan Jerry sedang makan malam


bersama.


“Tara, ini masakan perdanaku


untukmu sayang.” Kata Feya.


“Kamu bisa masak makanan ini?”


Tanya Jerry ragu.


“Bisa mas, silahkan dicoba pasti


rasanya sangat enak.” Kata Feya.


“Baiklah aku akan mencobanya.”


Kata Jerry.


“Aku suapi ya sayang.” Kata Feya


smabil merayu suaminya.


“Aku bisa makan sendiri.” Kata


Jerry.


“Kamu kenapa sih kok sepertinya


kesal denganku padahal aku sudah berusaha melakukan sebisaku, aku sudah


berusaha memasak untukmu.” Kata Feya.


“Jangan kekanak-kanakan, begitu


saja sudah ngambek.” Kata Jerry.


“Memangnya tidak boleh jika aku


menyuapi suamiku sendiri?” Tanya Feya.


“Baiklah suapi aku kalau begitu.”


Kata Jerry. Lalu Feya menyuapi suaminya dengan duduk di sebelahnya.


“Gimana enak tidak sayang?” Tanya


Feya.


“Lumayan, kamu pintar juga kalau


memasak.” Kata Jerry.


“Tentu saja dong.” Kata Feya


sambil mencium suaminya.


“Wah kamu mulai berani ya


sekarang.” Kata Jerry.


“Kita kan sudah menikah sayang


jadi kamu adalah milikku seutuhnya dan aku milikmu seutuhnya.” Kata Feya.


Kemudian Jerry menggendong istrinya dan membawanya kedalam kamar.


**


Kaira pergi ke Singapore untuk


bertemu dengan Arabella. Dia pergi sendiri tanpa suaminya. Setibanya du


Singapore, Arabella telah menunggunya di bandara.

__ADS_1


“Mami.” Panggil Arabella.


“Anakku sayang.” Kata Kaira


sambil memeluk anaknya.


“Welcome to Singapore.” Kata


Arabella.


“Kita mau kemana hari ini?” Tanya


Kaira.


“Kita makan dulu yuk, pasti mami


kelaparan.” Kata Arabella.


“Ok, lets go.” Kata Kaira.


“Siapa saja yang tau kalau hari


ini mami pergi ke Singapore?” Tanya Arabella.


“Hanya papi kamu saja yang tau.


Sebenarnya papi ingin ikut pergi juga namun mami melarangnya.” Kata Kaira.


“Oh, lain kali kalau mami ingin


kesini dengan papi juga tidak apa-apa kok.” Kata Arabella.


“Benarkah? Memangnya boleh? Kamu


tidak melarangnya kan?” Tanya Kaira.


“Tidak, lagipula aku disini


tingal sendiri.” Kata Arabella.


segera memesan banyak makanan untuk Kaira.


“Wah banyak sekali pesan


makanannya.” Kata Kaira.


“Kan mami yang akan membayarnya.”


Kata Arabella.


“Hmmm baiklah, kita makan


sepuasnya pokoknya.” Kata Kaira sambil mengambilkan makanan untuk Arabella.


“Makanlah yang banyak.” Kata


Kaira.


“Terima kasih banyak, mami juga


makanlah yang banyak. Makan juga steaknya, steak disini sangat enak.” Kata


Arabella.


“Tentu saja, kita harus


menghabiskan semua makanan ini.” Kata Kaira.


“Aku tidak bisa karena aku sedang


diet.” Kata Arabella.


“Selama mami disini lupakanlah


soal diet sayang.” Kata Kaira.

__ADS_1


“Aduh bagaimana ya, hmmmm baiklah


hanya selama mami disini ya.” Kata Arabella.


“Nah begitu dong, tunggu sebentar


kita harus mengambil foto berdua, mami akan mengirimkannya kepada papi.” Kata


Kaira.


“Biar aku yang pegang ponselnya.”


Kata Arabella.


Selesai makan, Arabella dan Kaira


pergi ke apartemen Arabella karena hari sudah malam.


“Wah jadi ini apartemen tempat


tinggalmu? Mewah sekali dan sepertinya sangat mahal.” Kata Kaira.


“Papi yang membayar biaya sewa


apartemen ini.” Kata Arabella.


“Benarkah? Pantas saja kamu


memilih apartemen mahal ini.” Kata Kaira.


“Tentu saja.” Kata Arabella.


“Bagaimana pekerjaanmu? Tidak ada


masalah kan?” Tanya Kaira.


“Baik-baik saja kok, aku sangat


menikmatinya.” Kata Arabella.


“Pokoknya kalau ada masalah atau


jika kamu mengalami kesulitan ingatlah selalu bahwa mami dan papi adalah


satu-satunya tujuanmu dan akan selalu menerimamu.” Kata Kaira.


“Iya ma, mami tidurlah pasti sangat


lelah hari ini.” Kata Arabella.


“Tidurlah bersama mami.” Kata


Kaira sambil mengulurkan tangannya.


“Apa? Tapi aku sudah dewasa jadi


untuk apa aku tidur dengan mami.” Kata Arabella.


“Kemarilah, mami ingin tidur


bersamamu.” Kata Kaira.


Kemudian mereka pun tidur


bersama.


 


 


Info :


Jangan lupa ya mampir juga ke novel terbaruku yang berjudul "Terpaut Usia 15 Tahun". Ditunggu like nya juga, terima kasih. Aku kasih bonus sinopsisnya ya untuk para pembaca sekalian.


Namaku Abella Putri, seorang gadis SMA yang baru berusia 18 tahun namun aku sudah berstatus seorang istri. Kakekku menikahkanku dengan seorang lelaki yang tidak pernah aku cintai dan belum pernah aku temui selama ini. Namun kakekku berteman baik dengan ayah lelaki itu, akhirnya menikahkanku dengannya. Aku tinggal bersama kakek dan nenekku karena kedua orang tuaku bercerai lalu mereka memutuskan untuk menitipkanku kepada kakek dan nenekku. Lelaki itu adalah seorang pilot dan berusia 15 tahun lebih tua dariku, oleh karena itu aku tidak menyukainya namun karena kakek dan nenekku memaksaku akhirnya aku menerimanya. Setelah aku menikah dengannya aku tinggal bersamanya namun kami membuat perjanjian bahwa kita akan menjalani hidup masing-masing, dia memang menyukaiku namun aku tidak menyukainya, akhirnya dia berjanji pada dirinya tidak akan menyentuhku apalagi tidur bersamaku.

__ADS_1


__ADS_2