Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Ke dokter kandungan


__ADS_3

Keesokan paginya.


Kaira bersiap-siap untuk pergi ke


dokter kandungan.


“Maaf ya, aku tidak bisa


menemanimu hari ini.” Kata Raffa.


“Tidak apa-apa mas, oh ya nanti


setelah aku periksa kandungan aku mau pergi makan bersama dengan Renata. Dia mengajakku


untuk makan siang bersama.” Kata Kaira.


“Berdua saja dengan Renata atau


sama Angel juga?” Tanya Raffa.


“Sepertinya hanya berdua saja kok


mas. Kamu nanti pulang jam berapa kira-kira mas?” Tanya Kaira.


“Sepertinya hari ini aku bisa


pulang sore. Karena hari ini aku tidak ada meeting.” Kata Raffa.


“Ok, nanti sebelum kamu pulang


aku sudah dirumah kok mas.” Kata Kaira.


“Iya, aku berangkat dulu ya


sayang.” Kata Raffa sambil mencium kening istrinya.


“Maaf ya sayang hari ini kamu mengantar


Kei ke sekolahnya.” Kata Kaira.


“Tidak apa-apa, pokoknya selama


kamu hamil biar aku saja yang mengantar Kei ke sekolahnya. Ayo keluar,


sepertinya Kei sudah menunggu.” Kata Raffa.


“Papi, ayo berangkat sekarang.” Kata


Kei.


“Wah anak papi ganteng sekali


sih.” Kata Raffa.


“Iya dong. Mami Kei berangkat


dulu ya.” Kata Kei.


“Iya, hati-hati dijalan ya


sayang.” Kata Kaira.

__ADS_1


“Aku berangkat dulu ya.” Kata


Raffa sambil mencium perut istrinya.


**


Kaira berangkat ke dokter


kandungan dengan ditemani oleh supir pribadinya. Setibanya disana, dia bertemu


dengan Angel.


“Angel?” Kata Kaira.


“Kaira, kau sedang periksa


kandungan ya?” Tanya Angel.


“Iya, kalau kamu sedang apa


disini?” Tanya Kaira.


“Aku sedang menghampiri kerabatku


yang kebetulan adalah seorang dokter disini. Aku mau memberikan makanan


kepadanya, kebetulan aku masak banyak hari ini. Kau bertemu dengan dokter


siapa?” Tanya Angel.


“Dokter Intan.” Kata Kaira.


“Loh dia adalah tanteku, dia adik


“Boleh.” Kata Kaira.


“Aku sering kesini, karena dia


satu-satunya kerabatku yang tinggal disini. Nah itu ruangan dokter Intan, aku


masuk dulu ya, kau tunggu sini sebentar.” Kata Angel.


Lalu Angel masuk ke ruangan doktr


Intan.


“Pagi tante.” Kata Angel.


“Hai Angel, kau membawakanku


makanan apa saja?” Tanya dokter Intan.


“Aku hanya membawakan makanan ini


saja, aku yakin pasti tante menyukainya. Oh ya diluar ada pasien bernama Kaira,


dia saudara ipar suamiku.” Kata Angel.


“Oh dia istri mantan suamimu dulu


ya?” Tanya dokter Intan.

__ADS_1


“Iya tante, tapi sekarang


hubunganku dengannya baik-baik saja kok.” Kata Angel.


“Tapi hatimu sebenarnya juga


masih ada rasa kesal dengannya kan?” Tanya dokter Intan.


“Iya tapi mantan suamiku banyak


membantu suamiku jadi aku akan berbuat baik padanya. Tolong jaga dia dengan


baik ya tante terutama bayinya.” Kata Angel.


“Kau ingin tante menjaga baik


bayinya atau menyakiti bayinya atau ibunya sekalian?” Tanya dokter Intan.


“Jangan tante.” Kata Angel.


“Lihatlah keluarganya hidup


dengan bahagia bahkan mereka akan memiliki anak kedua. Memangnya kau tidak iri


dengan mereka?” Tanya dokter Intan.


“Sudahlah tante jangan


mengingatkanku dengan masa kelamku dulu.” Kata Angel.


“Tante bisa melakukan apapun


sesuai perintahmu, pilihan ada ditanganmu. Kau ingin bayi yang ada dikandungan


Kaira lahir atau tidak?” Tanya dokter Intan.


“Kenapa tante punya pikiran jahat


seperti itu?” Kata Angel kesal.


“Ini saatnya kau balas dendam


dengannya. Bagaimana pilihanmu?” Tanya dokter Intan.


“Baiklah aku ingin bayi Kaira


tidak lahir.” Kata Angel.


“Bagus, memang itu pilihan yang


terbaik saat ini. Tante akan kasih dia obat yang akan membuat bayinya


keguguran.” Kata dokter Intan.


“Lalu bagaimana dengan nasib


tante nanti? Kalau tante jadi terlibat masalah bagaimana?” Tanya Angel.


“Tenang saja, tante tidak sebodoh


itu. Percaya saja dengan tante. Panggil dia untuk masuk kedalam, tapi kau

__ADS_1


disini saja.” Kata dokter Intan.


__ADS_2