
“Lepaskan
tanganku, siapa kamu?” Tanya Feya.
“Diam dan cepat
masuk kedalam mobil.” Kata lelaki itu sambil memakai topi dan menggunakan
masker berwarna hitam. Laki-laki itu segera melajukan mobilnya dengan cepat dan
membawa Feya ke sebuah apartemen. Kemudian mereka segera turun dan masuk
kedalam apartemen tersebut.
“Dimana ini?
Siapa kamu?” Tanya Feya.
“Tenang, ini aku
Jerry.” Kata Jerry kekasih Arabella.
“Ha? Apakah kamu
mengetahui kejadian itu?” Kata Feya dengan perasaan takut dan cemas.
“Jangan takut,
jangan khawatir. Untuk sementara kamu aman disini.” Kata Jerry.
“Ini apartemen
siapa?” Tanya Feya.
“Ini apartemen
milikku, tinggallah disini untuk sementara. Aku akan pergi dan jangan tanya aku
pergi kemana. Jika kamu ingin semua aman dan ibumu aman cukup diam dan jangan
lakukan apapun.” Kata Jerry.
“Baiklah, aku
mohon bantulah aku.” Kata Feya.
Lalu Feya masuk
kedalam apartemen, sedangkan Jerry pergi ke kantor Raffa untuk menghapus
rekaman cctv. Feya menunggu didalam apartemen milik Jerry sambil menangis dan ketakutan.
**
Setelah itu
Jerry menuju ke apartemennya untuk bertemu dengan Feya.
“Gimana kak?
Apakah semuanya sudah beres? Apakah papi, mami, kak Arabella dan kak Kei
baik-baik saja?” Tanya Feya.
“Semua baik-baik
saja, jangan khawatir.” Kata Jerry sambil memeluk Feya. Feya menangis terus
lalu Jerry menenangkannya.
“Apakah aku akan
__ADS_1
dipenjara setelah ini kak? Dia yang memulainya duluan, dia ingin aku pergi ke
luar negeri tapi aku tidak mau, makanya aku berusaha kabur dan aku menghampiri
kantor papi tapi semua terjadi begitu saja. Oh ya kok kak Jerry tiba-tiba ada
disana? Memangnya apa yang kak Jerry lakukan disana?” Tanya Feya.
“Aku waktu itu
sedang di bandara untuk menjemput saudaraku lalu aku melihatmu, akhirnya aku
mengikutimu.” Kata Jerry.
“Apakah kak
Jerry tau kejadian yang sebenarnya? Apakah kak Jerry melihatku bersama bunda
Viona?” Tanya Jerry.
“Tidak, aku
hanya menunggumu di lobby lalu aku melihat ada seseorang terjatuh dan terdengar
suara teriakan. Tapi aku tidak sengaja melihatmu di cctv, jangan katakan apapun
untuk saat ini dan jangan temui siapapun.” Kata Jerry.
“Bagaimana jika
polisi menemukan sidik jari di badan bunda?” Tanya Feya.
“Astaga, aku
tidak kepikiran sampai sejauh itu. Aku hanya menghapus rekaman cctv saja.” Kata
Jerry.
“Oh Tuhan, lalu
aku mohon.” Kata Feya.
“Baiklah,
sebentar aku harus berpikir kita akan melakukan apa setelah ini. Viona tidak
membawa supir pribadi kan saat menjemputmu ke rumah sakit dan membawamu ke
bandara?” Tanya Jerry.
“Tidak kak, dia
mengemudi sendiri, bagaimana jika supirnya atau asisten dia tau kalau tadi
Viona bersamaku? Bisa kacau dan gawat aku, bagaimana dong kak.” Kata Feya
sambil menangis lagi.
“Ok tenang,
biarkan aku berpikir. Sebentar selain Viona siapa yang tau bahwa Viona sedang
bersamamu?” Tanya Jerry.
“Tidak ada yang
tau kak, dia tiba-tiba datang sendiri untuk menjemputku lalu dia mengantarku ke
bandara. Kak bagaimana ini? Aku takut seandainya dia masih hidup lalu dia
bilang ke polisi kalau aku pelakunya.” Kata Feya.
“Jangan
__ADS_1
khawatir, aku akan membantumu.” Kata Jerry.
“Terima kasih
banyak kak. Kak bagaimana ini kak Arabella menelfonku?” Tanya Feya.
“Angkat
telfonnya dan jangan panik, anggap kamu tidak tau apa-apa.” Kata Jerry. Lalu
Feya mengangkat telfon dari Arabella.
“Hallo kak ada
apa?” Tanya Feya.
“Kamu dimana?
Bunda terjatuh dan masuk rumah sakit, cepat kesini.” Kata Arabella.
“Baik kak.” Kata
Feya.
**
Jerry mengantar
Feya ke rumah sakit.
“Tunggu
sebentar, hapus air matamu dulu.” Kata Jerry.
“Kak bagaimana jika
keluargaku tau bahwa aku dibawa kabur oleh Viona, pasti mereka akan curiga
padaku.” Kata Feya.
“Sekarang kamu
urus berkas kepulanganmu dari rumah sakit, ingat kamu pulang sendiri dan tidak
dijemput oleh Viona. Katakan pada keluargamu saat kamu dijalan menuju rumah tiba-tiba
menerima telfon dari Arabella. Ingat hari ini kamu tidak bersama Viona.” Kata
Jerry.
“Bukankah terasa
janggal jika aku pulang dari rumah sakit sendiri tanpa dijemput oleh
keluargaku?” Tanya Feya.
“Jangan berfikir
yang aneh-aneh, jika mereka tidak bertanya tidak perlu dijawab ok. Satu hal
lagi jika mereka bertanya apakah Viona menjemputmu bilang tidak, bilang pada
mereka kamu pulang sendiri. Selain itu jangan mengatakan apapun. Aku akan
mencari cara agar pihak polisi tidak menemukan sidik jari di badan Viona.” Kata
Jerry.
“Baik kak, aku
akan menemui mereka dulu.” Kata Feya.
“Berpuralah-puralah
__ADS_1
menangis seakan kamu bersedih atas kejadian yang menimpa Viona.” Kata Jerry.
"Baik kak, aku masuk dulu ya." Kata Feya.