Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Raffa semakin perhatian


__ADS_3

Tidak lama kemudian Raffa kembali


ke kamarnya sambil membawa jus alpukat dan juga roti bakar buatannya.




“Taraaaa, pesanannya sudah


datang.” Kata Raffa. Kaira pun tersenyum bahagai melihat suaminya membawa


makanan dan minuman untuk dirinya.


“Wah ternyata jadi juga ya.” Kata


Kaira.


“Ini special untuk kamu istriku


tercinta.” Kata Raffa.


“Aku mau minum jus alpukatnya


dulu sayang.” Kata Kaira.


“Ini, diminum dulu.” Kata Raffa


sambil memberikan jus alpukat bikinannya untuk Kaira.


“Loh kok nggak dingin mas? Ini tanpa


es batu ya?” Tanya Kaira.


“Tidak, jangan terlalu sering


minum es apalagi dingin sayang. Aku membuatnya penuh dengan kasih sayang kok


jadi aku yakin rasanya pasti enak meskipun tanpa es.” Kata Raffa.


“Hmmm baiklah aku akan


meminumnya.” Kata Kaira.


“Bagaimana rasanya?” Tanya Raffa.


“Terlalu kental, tadi aku sudah


bilang jangan terlalu kental kan mas.” Kata Kaira.


“Maaf sayang, biar aku yang


meminumnya.” Kata Raffa.


“Jangan, aku akan tetap


meminumnya karena aku menghargai usahamu sayang. Terima kasih banyak ya sayang.”


Kata Kaira.


Tiba-tiba Kei datang dan masuk ke


kamar mereka.


“Mami.” Kata Kei.


“Lain kali kalau masuk kamar


orang tua harus ketuk pintu dulu dong sayang, mami kan sering bilang sama Kei.”


Kata Kaira.


“Kei minta maaf mi. Mami minum


apa itu?” Tanya Kei.


“Minum jus alpukat, Kei mau


tidak?” Tanya Kaira.

__ADS_1


“Aku mau roti bakarnya saja mi,


aku bawa kedalam kamar Kei ya mami.” Kata Kei sambil mencium pipi kedua orang


tuanya lalu pergi ke kamarnya.


“Kenapa kau berikan rotinya ke


Kei semua? Kamu kan belum mencobanya sayang.” Kata Raffa.


“Tidak apa-apa mas, namanya juga


anak kecil. Lagipula aku sudah kenyang setelah meminum jus alpukat buatanmu


sayang.” Kata Kaira.


“Untung saja aku membuat dua


gelas jus untukmu, habiskan semuanya kalau begitu.” Kata Raffa.


“Terima kasih banyak sayang, sering-sering


ya memanjakanku seperti ini hehe.” Kata Kaira.


**


Keesokan paginya.


“Mau pergi kemana mas hari sabtu?


Ke kantor? Kok rapi sekali.” Tanya Kaira.


“Loh katanya hari sabtu kamu ada


yoga?” Tanya Raffa.


“Astaga hahahaha, ternyata kamu


lebih antusias disbanding denganku mas. Yoga nya mulai bulan depan sayang.” Kata


Kaira.


“Oh aku kira hari ini, keluar yuk


“Keluar kemana?” Tanya Kaira.


“Ya makan atau pergi ke suatu


tempat gitu.” Kata Raffa.


“Makan saja yuk, aku akan ke


kamarnya Kei dulu kalau begitu. Sepertinya dia masih tertidur.” Kata Kaira.


“Kau mandi saja, biar Kei aku


yang mengurusnya.” Kata Raffa.


“Baiklah sayang, tolong urus Kei


dulu ya.” Kata Kaira.


Setelah semuanya siap, mereka


bertiga pun pergi.


“Jadi pergi kemana?” Tanya Kaira.


“Terserah kamu saja sayang.” Kata


Raffa.


“Loh kan kamu yang mengajakku


jadi kamu yang menentukan dong.” Kata Kaira.


“Bagaimana kalau pergi ke tempat


pemancingan saja lalu kita bakar ikannya dan kita makan disana deh. Kamu mau

__ADS_1


tidak?” Tanya Raffa.


“Tapi yang mancing kamu ya


sayang. Daripada mancing kenapa tidak langsung pesan makanannya saja sih


sayang.” Kata kaira.


“Aku juga akan mengajarkan kepada


Kei untuk berusaha dan bersabar.” Kata Raffa.


“Wah kamu benar-benar good daddy.”


Puja Kaira.


“Tentu saja.” Kata Raffa.


“Kei, hari ini kita mancing ikan


yuk.” Kata Raffa.


“Sama papi? Ikan apa pi?” Tanya


Kei.


“Ikan apa saja, tentu saja sama


papi. Mami kan sedang hamil, jadi nanti Kei sama papi ya.” Kata Raffa.


“Yeeee mancing, Kei pengen pegang


ikannya juga ya pi.” Kata Kei.


“Memangnya Kei berani pegang


ikan?” Tanya Kaira.


“Tentu saja berani mi.” Kata Kei.


“Wah anak sama bapak kompak


sekali sih.” Kata Kaira.


 


Info :


Hai readers, jangan lupa mampir


juga ke ceritaku yang lain ya, judulnya “Menua Bersamamu”. Ada lee min ho dan


kim go eun loh dijamin ceritanya semakin menarik dan bikin baper karena


keromantisan mereka. Thank u.


Aku kasih sinopsisnya nih buat


kalian.


Kisah seorang mahasiwi biasa di


salah satu universitas yang cukup terkenal, gadis itu bernama Bella. Di kampus


tersebut dia bertemu dengan seorang pria yang kaya raya dan juga seorang


pewaris group perusahaan, namun pria tersebut selalu membuat Bella menderita,


dia adalah Bastian. Hingga akhirnya mereka saling jatuh cinta. Namun kisah


cinta mereka benar-benar butuh perjuangan karena banyak sekali yang menentang


hubungan mereka terutama orang tua Bastian. Akhirnya mereka sempat berpisah


beberapa tahun dan bertemu kembali lalu merajut kisah cinta mereka kembali.


Mereka berjanji dan akan berjuang agar bisa mendapat restu dan bisa hidup


bersama bahkan menua bersama. Bagaima kisah cinta mereka selanjutnya?

__ADS_1


Jangan lupa mampir dan baca


karyaku yang lainnya ya, thank u.


__ADS_2