Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
part 98


__ADS_3

Seorang polisi


datang membawa kabar duka bagi Arabella, Daniel mengalami kecelakaan saat


perjalanan menuju ke rumah Arabella. Oleh sebab itu Arabella menangis dan


berteriak sangat kencang. Kaira dan Kei pun segera menghampiri Arabella.


Sedangkan Raffa melihat dari balik gorden dan dia sangat terkejut dan ketakutan


saat polisi datang.


“Polisi datang?


Aku tidak mau masuk penjara, tidak tidak. Aku tidak bersalah, aku bahkan akan


mengakuinya didepan istri dan kedua anakku.” Kata Raffa dalam hati sangat


ketakutan. Lalu Raffa pergi begitu saja untuk melarikan diri tanpa bertanya apa


yang sedang terjadi. Sedangkan Kaira dan Kei berusaha menenangkan Arabella.


“Bagaimana


keadaan Daniel pak?” Tanya Kei.


“Kondisinya


sangat kritis, sebaiknya anda pergi ke rumah sakit sekarang juga.” Kata polisi.


“Kita ke rumah


sakit sekarang yuk.” Kata Kaira, sedangkan Arabella hanya bisa menangis.


“Daniel pasti


baik-baik saja kak, percayalah padaku.” Hibur Kei.


Lalu mereka


bertiga segera pergi ke rumah sakit tanpa sadar bahwa Raffa sedang pergi dari


rumah. Setibanya dirumah sakit.


Arabella pingsan


saat melihat Daniel terbaring lemas dirumah sakit.


“Kamu cepat


sadar dong sayang, jangan bikin mami semakin khawatir. Daniel pasti akan


baik-baik saja kok.” Kata Kaira.


“Ma, papi kemana

__ADS_1


ya?” Tanya Kei.


“Loh bukannya


papi juga sedang mengikuti kita ke rumah sakit?” Tanya Kaira.


“Aku tidak tau


ma, tapi aku juga tidak melihat papi. Apakah papi pergi ke suatu tempat? Coba


mami telfon papi sekarang dan tanyakan papi sedang berada dimana.” Kata Kei.


“Baiklah, tolong


jaga kakakmu ya.” Kata Kaira.


Kemudian Kaira


menelfon Raffa, namun tidak ada jawaban.


“Kenapa tidak di


angkat, kamu dimana sih mas? Padahal anakmu juga butuh kamu mas.” Kata Kaira.


“Papi dimana


ma?” Tanya Kei.


“Papi tidak


tanpa kabar.” Gerutu Kaira.


**


Kei menerima


telfon dari wanita yang mirip dengan Viona.


“Hallo, ada


apa?” Tanya Kei.


“Raffa sedang


pergi melarikan diri, dia menganggap bahwa polisi yang datang ke rumah itu


untuk menangkapnya.” Kata wanita itu.


“Apa? Bagaimana


kamu tau? Apakah kamu masih di Jakarta?” Tanya Kei.


“Maaf, aku tidak


jadi pergi waktu itu. Tadi aku berencana datang ke rumahmu untuk mengungkapkan

__ADS_1


semua kebenarannya namun polisi datang terlebih dahulu lalu aku melihat Raffa


gelisah dan pergi begitu saja. Kemudian aku mengikutinya, dia saat ini sedang


berada di sebuah rumah yang jauh dari pemukiman penduduk, sepetinya itu vila


pribadi.” Kata wanita itu.


“Apa? Lalu apa


yang akan kamu lakukan?” Tanya Kei.


“Aku akan muncul


di hadapan dia.” Kata wanita itu.


“Jangan lakukan


itu, aku mohon.” Kata Kei.


“Dia tidak mau


mengakui kejahatannya, aku akan bikin dia semakin bingung dengan kemunculanku.


Aku tidak peduli lagi dengannya. Dia sudah melakukan sebuah kesalahan besar


yang tidak bisa di maafkan. Apakah aku harus melaporkannya ke kantor polisi?”


Tanya wanita itu.


“Tidak, biar aku


yang menangani semuanya. Sekarang lebih baik pulanglah ke rumahmu. Sekarang


kondisinya sangat rumit, untuk sementara biarkan saja dia disana.” Kata Kei.


“Sampai kapan


aku akan seperti ini? Bagaimana jika kamu berada di posisiku? Aku yakin kamu


akan sangat marah dan membalas dendam padanya.” Kata wanita itu.


“Aku mengerti


tapi tolong jangan bikin suasana semakin rumit juga. Sekarang aku mohon


kembalilah. Percayalah padaku, dia pasti akan membayar semua ini.” Kata Kei.


 


Info :


Jangan lupa like nya ya teman-teman.


Salam sehat semuanya, terima kasih.

__ADS_1


__ADS_2