
Setelah makan siang, Kaira
kembali pulang ke apartemen. Lalu dia bersih-bersih rumahnya dan setelah itu
dia bersiap-siap untuk pergi dating bersama Raffa.
Dalam hatinya, “Terimakasih Tuhan akhirnya aku menemukan
kebehagianku dengan mempertemukanku dengannya kembali. Aku janji akan
bersamanya sampai maut memisahkan.”
Satu jam kemudian Raffa pulang dari kantor.
“Waaaah kau sudah siap ternyata. Kau cantik sekali.” Kata Raffa.
“Cepat pergi mandi sana, aku
tidak mau menunggu lama.” Kata Kaira.
“Siap sayang. Sebentar ya, aku tidak lama kok.” Kata Raffa.
Setelah itu, mereka segera pergi dating ke Japanese food festival. Selama di perjalanan
“Kamu bucin sekali deh, dari tadi
pegangin tanganku mulu. Jangan khawatir, aku tidak akan pergi kemanapun kok.”
Kata Kaira.
“Aku takut tiba-tiba kau kabur
melarikan diri dariku disaat aku sedang sayang-sayangnya denganmu Kaira.” Kata
Raffa.
“Hahaha. Uluh uluh ternyata
seperti ini ya bucin nya seorang Raffa haha.” Goda Kaira.
“Kamu berat mas dan aku lebih pendek darimu. Kenapa kau malah bersandar di pundakku sih?” Kata Kaira.
“Aku tidak ingin melepasmu atau jauh darimu.” Kata Raffa.
“Memangnya kau nyaman seperti ini?” Tanya Kaira.
“Selama itu denganmu pasti akan terasa nyaman.” Jawab Raffa.
__ADS_1
“Oh yam as bagaimana dengan
persiapan nikah kita? Apa kau sudah mengajukannya?” Tanya Kaira.
“Sudah, aku sudah mengajukannya.
Dan baru bisa bulan depan. Apa kau tidak keberatan?” Tanya Raffa.
“Tidak apa-apa kok, kita jalani
ini dengan bahagia ya dan selalu bersama pasti tidak akan lama kok.” Kata
Kaira.
“Tentu sayang. Aku sangat mencintaimu Kaira.” Kata Raffa.
“Haha iya aku juga kok. Oh ya mas apa kedua orang tua kita bisa datang kesini?” Tanya Kaira.
“Papiku tidak bisa, jadi yang
datang hanya mami dan Renata. Kalau orang tuamu bagaimana apa bisa datang?
Jangan memaksanya jika memang tidak bisa, lagipula nanti acara nya sederhana
kok hanya mengundang beberapa rekanku di restoran karena kita kan tinggal
“Nanti aku akan coba telfon kedua orang tuaku ya, mereka saja tidak menanyakan kabarku padahal aku lama disini.” Kata Kaira.
“Ya nanti coba kau telfon dan
kasih kabar bahagia ini kepada mereka ya. Aku yakin pasti kedua orang tuamu
juga ikut bahagia kan mendengar kabar bahagia dari kita.” Kata Raffa.
“Baik mas. Mas aku mau nyoba
makan itu dong, sepertinya enak deh. Tapi beli satu saja biar bisa dimakan
berdua gitu.” Kata Kaira sambil menunjuk makanan pilihannya.
“Haha iya sayang. Cuppp” Kata Raffa sambil mencium tangan Kaira.
**
“Buka mulutmu.” Kata Raffa.
“Aku bisa makan sendiri mas,
__ADS_1
diliatin orang malu tau.” Kata Kaira.
“Kan nggak kenal, uda deh nurut
aja lagipula biasanya kau dirumah kan manja minta disuapin.” Kata Raffa.
“Tapi disini kan ramai pengunjung
mas. Biar aku makan sendiri saja deh.” Pinta Kaira.
“Sudah deh nurut saja.” Perintah
Raffa. Akhirnya Kaira menuruti perintah Raffa.
“Aku malu tau.” Kata Kaira sambil senyum-senyum.
“Haha, tidak apa-apa disini bebas
bahkan disni juga banyak tuh couple-couple yang melakukan kissing di tempat
umum. Mau coba?” Goda Raffa.
“Ih kamu apaan sih, nggak mau
ah.” Kata Kaira sambil kabur meninggalkan Raffa. Raffa pun mengejarnya dan
menangkapnya dengan segera.
“Mau kemana kau, kena kau ya.” Goda Raffa.
“Au lepasin mas.” Kata Kaira.
Mereka pun tertawa dan bahagia bersama seolah dunia milik mereka berdua.
Pengumuman :
Jangan lupa vote nya readers tercinta agar author makin semangat update episode selanjutnya. Terimakasih
Oh ya author minta sarannya dong untuk sistem update episode selanjutnya seperti apa. Aku kasih dua opsi ya :
1. Update satu minggu dua kali dengan 4 episode sekaligus (bisa tentukan harinya\, nanti aku pilih suara terbanyak)
2. Update setiap hari (satu episode setiap harinya)
balas di kolom komentar ya, terimakasih.
__ADS_1