
Raffa kembali
pulang ke rumah, dia berjanji akan segera mengatakan semuanya kepada istri dan
anaknya.
“Sayang,
bangunlah aku ingin bicara denganmu.” Kata Raffa.
“Ada apa?” Tanya
Kaira.
“Sebelumnya aku
ingin meminta maaf padamu.” Kata Raffa.
“Cepat
katakanlah ada apa mas? Jangan membuatku penasaran.” Kata Kaira.
“Aku telah
membunuh Viona, aku yang menenggelamkan dia saat itu.” Kata Raffa sambil
berlutut didepan istrinya. Kaira pun kaget dan dia jatuh pingsan.
“Kaira bangun,
aku mohon bangun sayang. Aku minta maaf padamu, tolong jangan tinggalkan aku.
Kei Kei cepat bantu papi.” Teriak Raffa.
“Ada apa pa?”
Tanya Kei.
“Mami kamu
pingsan saat mendengar pengakuan papi.” Kata Raffa.
“Cepat kita bawa
ke rumah sakit.” Kata Kei.
“Bagaimana jika
mami kamu kenapa kenapa nantinya Kei.” Kata Raffa.
“Itulah hukuman
atas apa yang telah papi lakukan. Ini semua ulah papi.” Kata Kei.
Setibanya
dirumah sakit, Raffa menjaga istrinya di sampingnya.
“Sayang maafkan
aku, aku mohon segeralah sadar. Kamu boleh membenciku atau bahkan menamparku
berkali-kali, aku akan menerima semua yang akan kamu lakukan padaku.” Kata
__ADS_1
Raffa.
“Bagaimana
keadaan ibu saya dok?” Tanya Kei.
“Tidak ada yang
perlu di khawatirkan, pasien akan segera pulih kembali.” Kata dokter.
“Ah syukurlah
kalau begitu.” Kata Kei.
“Jika sampai
terjadi sesuatu hal pada mami, aku tidak akan pernah memaafkan papi.” Kata Kei
pada Raffa.
“Maafkan papi.”
Kata Raffa.
**
Keesokan
paginya, Kaira sudah pulih kembali.
“Sayang
syukurlah kamu pulih kembali, aku sangat mengkhawatirkanmu sayang.” Kata Raffa.
“Kenapa kamu
sangat membencinya tapi aku sangat kecewa jika kepergiannya adalah karena
ulahmu mas.” Kata Kaira.
“Maafkan aku
sayang, aku khilaf waktu itu. Aku mohon maafkan aku, aku akan menerima semua yang
akan kamu lakukan padaku. Aku juga rela jika kamu akan melaporkanku ke polisi,
aku akan menerimanya.” Kata Raffa.
“Aku kecewa
denganmu mas, aku tidak ingin melihatmu. Cepat pergilah dari sini.” Bentak
Kaira.
“Maafkan aku
sayang, aku benar-benar menyesal. Viona membalas dendam padaku, dia masih
hidup.” Kata Raffa.
“Apa kamu
bilang? Dia masih hidup? Tentu saja dia ingin balas dendam padamu, pasti dia
__ADS_1
ingin kamu mendekam di penjara. Apa yang telah Viona lakukan padamu sehingga
kamu tega menenggelamkannya?” Tanya Kaira.
“Dia selalu
mengawasi gerak-gerikku sayang dan dia tidak pernah memberiku kebebasan padaku,
aku lelah selalu di awasi olehnya dan tiba-tiba aku merasa sedang dirasuki oleh
setan sehingga tanpa sadar aku menenggelamkannya.” Kata Raffa.
“Tetap saja kamu
melakukannya dengan sadar. Lebih baik temui Viona dan minta maaf padanya kalau
perlu berlututlah. Pastikan kamu tidak masuk penjara, untuk sementara jangan
temui aku. Aku benar-benar sangat muak denganmu.” Kata Kaira.
Kemudian Raffa
pergi meninggalkan Kaira. Raffa menemui Kei untuk bisa bertemu dengan Viona.
“Kei papi minta
tolong padamu.” Kata Raffa.
“Ada apa?” Tanya
Kei.
“Papi minta
tolong pertemukan papi dengan Viona. Ini permintaan mami kamu.” Kata Raffa.
“Apakah papi dan
mami ingin menemui Viona?” Tanya Kei.
“Iya, papi
mohon. Kamu pasti bisa kan membantu papi?” Tanya Raffa.
“Aku akan
memikirkannya.” Kata Kei.
“Terima kasih
banyak Kei. Maafkan papi ya.” Kata Raffa.
“Jangan meminta
maaf padaku, papi seharusnya meminta maaf kepada diri papi sendiri dan juga
kepada Viona dan mami.” Kata Kei.
Info :
__ADS_1
Jangan lupa like nya ya teman-teman.
Salam sehat semuanya, terima kasih.