Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Bagian 16


__ADS_3

Keesokan harinya. Abel bertanya


pada suaminya tentang Seok Kyung.


“Semalam apa yang kamu lakukan


pada Seok Kyung mas? Jangan terlalu kasar nanti dia bisa mengganggu mentalnya,


apalagi dia masih di usia labil mas.” Kata Abel.


“Aku mengurungnya didalam ruang


kerjaku.” Kata Ji Yong.


“Sampai saat ini?” Tanya Abel.


“Iya, agar dia bisa sadar atas


apa yang dia lakukan. Oh iya ada satu hal lagi yang ingin aku sampaikan


padamu.” Kata Ji Yong.


“Ada apa mas?” Tanya Abel,


“Lupakan, aku akan


menceritakannya lain kali. Oh iya bisakah kamu hadir di pertemuan wali murid di


sekolahnya Seok Kyung? Seok Kyung bersekolah di sekolah JK School, aku telah


menunjukmu sebagai salah satu direksi di yayasan sekolah itu jadi tolong awasi


Seok Kyung juga ya. Kamu bisa meminta bantuan kepada wali kelas dia ataupun


kepala sekolah disana. Kamu tidak harus pergi kesana setiap hari, nanti ada bu


Choi yang bisa membantumu ataupun meminta informasi, dia adalah salah satu


orang kepercayaan kita dan selalu memihak kita.” Kata Ji Yong.


“Baik mas, kalau begitu aku akan


mengantar dia ke sekolah ya. Dia harus belajar dengan baik demi masa depannya,


aku tidak ingin dia hanya mengandalkan kekayaan orang tuanya saja.” Kata Abel.

__ADS_1


“Aku tidak salah menikahimu, kamu


sangat menyayangi anak-anakku meskipun Seok Kyung bukanlah anak kandungku tapi


kamu tetap bisa menerimanya dan bahkan masih peduli dengannya. Semarah dan


sekesal apapun kamu padanya tolong jangan sampai kamu keceplosan mengatakan


bahwa dia bukanlah anak kandungku. Hadirnya Seok Kyung adalah suatu kebahagiaan


bagiku.” Kata Ji Yong.


“Karena saat ini akulah ibu


mereka. Apakah kamu sangat menyayangi Seok Kyung layaknya Ha Joon?” Tanya Abel.


“Tentu saja, bagiku dia adalah


segalanya tapi sayang sekali ibunya tidak mendidiknya dengan benar. Memang ini


juga salahku jadi aku mohon didik dia dengan baik, begitu juga dengan Ha Joon.”


Kata Ji Yong.


“Tentu saja mas. Kenapa kamu


“Sebelum aku menikah dengan Soo


Ah, aku berkencan dengan cinta pertamaku namanya Ji Hyo, Han Ji Hyo. Dia hamil


anakku, saat aku akan menikahinya ternyata ayahku menentang pernikahan itu


karena Ji Hyo berasal dari keluarga biasa, lagipula saat itu ayahku telah


menjodohkanku dengan Soo Ah. Akhirnya aku menikahi Soo Ah yang juga saat itu


sedang hamil.” Kata Ji Yong.


“Apakah Soo Ah mengetahui bahwa


kamu berkencan dan memiliki anak dari Ji Hyo?” Tanya Abel.


“Tentu saja dia tau, makanya kita


sepakat untuk saling menerima keadaan kita. Aku menerima anaknya sedangkan dia

__ADS_1


juga bisa menerima anakku dengan Ji Hyo. Mereka berdua melahirkan secara


bersamaan dan sama-sama melahirkan bayi perempuan. Namun bayi Ji Hyo meninggal,


aku benar-benar sangat terpukul saat itu. Sedangkan bayi Soo Ah saat itu lahir


dengan selamat makanya dengan hadirnya Seok Kyung sangat berarti bagiku.” Kata


Ji Yong.


“Lalu dimana sekarang keberadaan Ji Hyo?”


Tanya Abel.


“Dia tinggal di luar negeri, dia


mengelola galeri seni di Amerika. Tapi dia juga terkadang kembali ke Korea juga.”


Kata Ji Yong.


“Apakah kamu masih sering


menemuinya?” Tanya Abel.


“Tidak, dia meminta berpisah


setelah dia melahirkan.” Kata Ji Yong.


“Apakah aku bisa mempercayaimu?


Jujur aku kaget mendengar semua cerita masa lalumu.” Kata Abel.


“Aku tidak seperti dulu lagi, aku


hanya ingin menikmati hidupku dengan bahagia bersama orang yang aku cintai


yaitu kamu. Sejak pertama aku melihatmu, aku sudah tertarik denganmu. Aku janji


tidak akan pernah menghianatimu, makanya aku mempercayaimu untuk mengurus rumah


dan anak-anakku.” Kata Ji Yong.


“Aku juga ingin memiliki seorang


anak darimu mas.” Kata Abel.

__ADS_1


“Tentu saja, aku juga


menginginkannya. Aku ingin memiliki anak darimu juga sayang.” Kata Ji Yong.


__ADS_2