
Keesokan harinya. Abel bertanya
pada suaminya tentang Seok Kyung.
“Semalam apa yang kamu lakukan
pada Seok Kyung mas? Jangan terlalu kasar nanti dia bisa mengganggu mentalnya,
apalagi dia masih di usia labil mas.” Kata Abel.
“Aku mengurungnya didalam ruang
kerjaku.” Kata Ji Yong.
“Sampai saat ini?” Tanya Abel.
“Iya, agar dia bisa sadar atas
apa yang dia lakukan. Oh iya ada satu hal lagi yang ingin aku sampaikan
padamu.” Kata Ji Yong.
“Ada apa mas?” Tanya Abel,
“Lupakan, aku akan
menceritakannya lain kali. Oh iya bisakah kamu hadir di pertemuan wali murid di
sekolahnya Seok Kyung? Seok Kyung bersekolah di sekolah JK School, aku telah
menunjukmu sebagai salah satu direksi di yayasan sekolah itu jadi tolong awasi
Seok Kyung juga ya. Kamu bisa meminta bantuan kepada wali kelas dia ataupun
kepala sekolah disana. Kamu tidak harus pergi kesana setiap hari, nanti ada bu
Choi yang bisa membantumu ataupun meminta informasi, dia adalah salah satu
orang kepercayaan kita dan selalu memihak kita.” Kata Ji Yong.
“Baik mas, kalau begitu aku akan
mengantar dia ke sekolah ya. Dia harus belajar dengan baik demi masa depannya,
aku tidak ingin dia hanya mengandalkan kekayaan orang tuanya saja.” Kata Abel.
__ADS_1
“Aku tidak salah menikahimu, kamu
sangat menyayangi anak-anakku meskipun Seok Kyung bukanlah anak kandungku tapi
kamu tetap bisa menerimanya dan bahkan masih peduli dengannya. Semarah dan
sekesal apapun kamu padanya tolong jangan sampai kamu keceplosan mengatakan
bahwa dia bukanlah anak kandungku. Hadirnya Seok Kyung adalah suatu kebahagiaan
bagiku.” Kata Ji Yong.
“Karena saat ini akulah ibu
mereka. Apakah kamu sangat menyayangi Seok Kyung layaknya Ha Joon?” Tanya Abel.
“Tentu saja, bagiku dia adalah
segalanya tapi sayang sekali ibunya tidak mendidiknya dengan benar. Memang ini
juga salahku jadi aku mohon didik dia dengan baik, begitu juga dengan Ha Joon.”
Kata Ji Yong.
“Tentu saja mas. Kenapa kamu
“Sebelum aku menikah dengan Soo
Ah, aku berkencan dengan cinta pertamaku namanya Ji Hyo, Han Ji Hyo. Dia hamil
anakku, saat aku akan menikahinya ternyata ayahku menentang pernikahan itu
karena Ji Hyo berasal dari keluarga biasa, lagipula saat itu ayahku telah
menjodohkanku dengan Soo Ah. Akhirnya aku menikahi Soo Ah yang juga saat itu
sedang hamil.” Kata Ji Yong.
“Apakah Soo Ah mengetahui bahwa
kamu berkencan dan memiliki anak dari Ji Hyo?” Tanya Abel.
“Tentu saja dia tau, makanya kita
sepakat untuk saling menerima keadaan kita. Aku menerima anaknya sedangkan dia
__ADS_1
juga bisa menerima anakku dengan Ji Hyo. Mereka berdua melahirkan secara
bersamaan dan sama-sama melahirkan bayi perempuan. Namun bayi Ji Hyo meninggal,
aku benar-benar sangat terpukul saat itu. Sedangkan bayi Soo Ah saat itu lahir
dengan selamat makanya dengan hadirnya Seok Kyung sangat berarti bagiku.” Kata
Ji Yong.
“Lalu dimana sekarang keberadaan Ji Hyo?”
Tanya Abel.
“Dia tinggal di luar negeri, dia
mengelola galeri seni di Amerika. Tapi dia juga terkadang kembali ke Korea juga.”
Kata Ji Yong.
“Apakah kamu masih sering
menemuinya?” Tanya Abel.
“Tidak, dia meminta berpisah
setelah dia melahirkan.” Kata Ji Yong.
“Apakah aku bisa mempercayaimu?
Jujur aku kaget mendengar semua cerita masa lalumu.” Kata Abel.
“Aku tidak seperti dulu lagi, aku
hanya ingin menikmati hidupku dengan bahagia bersama orang yang aku cintai
yaitu kamu. Sejak pertama aku melihatmu, aku sudah tertarik denganmu. Aku janji
tidak akan pernah menghianatimu, makanya aku mempercayaimu untuk mengurus rumah
dan anak-anakku.” Kata Ji Yong.
“Aku juga ingin memiliki seorang
anak darimu mas.” Kata Abel.
__ADS_1
“Tentu saja, aku juga
menginginkannya. Aku ingin memiliki anak darimu juga sayang.” Kata Ji Yong.