
Arabella dan
Daniel kembali ke Singapore. Setibanya disana, Kaira menelfonnya.
“Hallo ma.” Kata
Arabella.
“Sudah sampai
Singapore belum?” Tanya Kaira.
“Sudah, aku
barusan sampai. Sekarang lagi dijalan menuju apartemen.” Kata Arabella.
“Syukurlah kalau
begitu. Jangan lupa makan setibanya di apartemen ya.” Kata Kaira.
“Iya pasti
karena aku sekarang kelaparan.” Kata Arabella.
“Memangnya tadi
sebelum berangkat tidak makan dulu?” Tanya Kaira.
“Aku tidak
sempat makan ma karena sedang buru-buru, kami hampir saja ketinggalan pesawat.”
Kata Arabella.
“Astaga, untung
saja tidak sampai tertinggal. Hati-hati ya kalau begitu.” Kata Kaira.
“Iya terima
kasih ma.” Kata Arabella.
“Oh ya minggu
depan mami boleh tidak berkunjung kesana untuk menemuimu?” Tanya Kaira.
“Sama siapa
memangnya? Mau berlibur kesini?” Tanya Arabella.
“Mami pergi
sendiri, kamu tidak ingin mami mengajak yang lain kan?” Tanya Kaira.
“Ok, aku tunggu
kedatangan mami. Aku tutup dulu telfonnya.” Kata Arabella.
**
Kaira
memberitahu Raffa tentang rencananya untuk pergi menjenguk Arabella.
“Sayang, aku
ingin bicara dneganmu.” Kata Kaira.
“Ada apa
__ADS_1
sayang?” Tanya Raffa.
“Minggu depan
aku akan pergi ke Singapore untuk menjenguk Arabella.” Kata Kaira.
“Apa? Memangnya
dia mengijinkanmu? Bukankah dia tidak ingin kita pergi kesana?” Tanya Raffa.
“Boleh kok, tapi
hanya aku sendiri yang akan pergi.” Kata Kaira.
“Kamu yakin
pergi sendiri? Aku juga ingin ikut pergi bersamamu kesana.” Kata Raffa.
“Untuk sementara
biarkan aku saja yang pergi sayang. Lain kali baru kita berdua yang pergi
kesana. Arabella pasti masih kesal dengan kejadian kemarin.” Kata Kaira.
“Baiklah kalau
begitu, setibanya disana telfon aku ya.” Kata Raffa.
“Pastinya
sayang, oh ya bagaimana dengan hubungan Feya dan Jerry? Apakah mereka baik-baik
saja? Karena aku belum menelfonnya sama sekali setelah kejadian kemarin.” Tanya
Kaira.
“Aku tidak tau,
jadi kita tidak perlu ikut campur dengan apa yang sedang mereka hadapi saat ini.”
kata Raffa.
“Iya sayang,
tapi sepertinya hubungan mereka sedang tidak baik-baik saja mas. Besok aku akan
menelfon Feya.” Kata Kaira.
“Iya, dia jadi
tinggal dirumah orang tuanya Jerry atau dimana?” Tanya Raffa.
“Waktu itu Feya
bilang mau menempati rumah pemberian orang tua Jerry, tapi aku tidak tau lagi.”
Kata Kaira.
“Nanti juga
pasti dia akan memberitahu kita.” Kata Raffa.
“Iya sayang.”
Kata Kaira.
**
Feya dan Jerry
__ADS_1
kembali pulang ke rumah mereka yaitu rumah pemberian orang tua Jerry.
“Kita tinggal
disini mas?” Tanya Feya.
“Iya, memangnya
kamu ingin tinggal dimana?” Tanya Jerry.
“Aku kira kita
tinggal dengan orang tuamu.” Kata Feya.
“Tidak, mama
membelikanku rumah ini.” Kata Jerry.
“Oh begitu, aku
akan masak dulu untukmu. Aku lapar soalnya.” Kata Feya.
“Masaklah yang
enak, aku kedalam kamar dulu mau istirahat.” Kata Jerry.
“Iya mas, tunggu
sebentar.” Kata Feya.
“Aku saja tidak
bisa masak, lebih baik aku beli saja, lagipula mas Jerry pasti tidak tau.” Kata
Feya dalam hati. Kemudian dia memesan makanan lalu menyajikannya di meja makan
seolah-olah itu masakan Feya.
“Sayang,
makanannya sudah siap. Kita makan sekarang yuk.” Kata Feya.
“Masak apa
kamu?” Tanya Jerry.
“Aku masak ayam
bakar, dijamin rasanya pasti enak.” Kata Feya.
“Tunggu
sebentar, setelah ini aku turun kebawah. Buatkan aku minuman yang dingin.” Kata
Jerry.
“Minuman apa
mas?” Tanya Feya.
“Buatkan aku
jus.” Kata Jerry.
Info :
__ADS_1
Jangan lupa ya mampir juga ke novel terbaruku yang berjudul "Terpaut Usia 15 Tahun".
Setiap hari update loh dan sekarang sudah sampai episode 23. Ditunggu ya like nya dijamin tidak akan membosankan dan pastinya no pelakor yang bikin emosi. Yuk segera mampir.