Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Part 65


__ADS_3

Arabella dan


Daniel kembali ke Singapore. Setibanya disana, Kaira menelfonnya.


“Hallo ma.” Kata


Arabella.


“Sudah sampai


Singapore belum?” Tanya Kaira.


“Sudah, aku


barusan sampai. Sekarang lagi dijalan menuju apartemen.” Kata Arabella.


“Syukurlah kalau


begitu. Jangan lupa makan setibanya di apartemen ya.” Kata Kaira.


“Iya pasti


karena aku sekarang kelaparan.” Kata Arabella.


“Memangnya tadi


sebelum berangkat tidak makan dulu?” Tanya Kaira.


“Aku tidak


sempat makan ma karena sedang buru-buru, kami hampir saja ketinggalan pesawat.”


Kata Arabella.


“Astaga, untung


saja tidak sampai tertinggal. Hati-hati ya kalau begitu.” Kata Kaira.


“Iya terima


kasih ma.” Kata Arabella.


“Oh ya minggu


depan mami boleh tidak berkunjung kesana untuk menemuimu?” Tanya Kaira.


“Sama siapa


memangnya? Mau berlibur kesini?” Tanya Arabella.


“Mami pergi


sendiri, kamu tidak ingin mami mengajak yang lain kan?” Tanya Kaira.


“Ok, aku tunggu


kedatangan mami. Aku tutup dulu telfonnya.” Kata Arabella.


**


Kaira


memberitahu Raffa tentang rencananya untuk pergi menjenguk Arabella.


“Sayang, aku


ingin bicara dneganmu.” Kata Kaira.


“Ada apa

__ADS_1


sayang?” Tanya Raffa.


“Minggu depan


aku akan pergi ke Singapore untuk menjenguk Arabella.” Kata Kaira.


“Apa? Memangnya


dia mengijinkanmu? Bukankah dia tidak ingin kita pergi kesana?” Tanya Raffa.


“Boleh kok, tapi


hanya aku sendiri yang akan pergi.” Kata Kaira.


“Kamu yakin


pergi sendiri? Aku juga ingin ikut pergi bersamamu kesana.” Kata Raffa.


“Untuk sementara


biarkan aku saja yang pergi sayang. Lain kali baru kita berdua yang pergi


kesana. Arabella pasti masih kesal dengan kejadian kemarin.” Kata Kaira.


“Baiklah kalau


begitu, setibanya disana telfon aku ya.” Kata Raffa.


“Pastinya


sayang, oh ya bagaimana dengan hubungan Feya dan Jerry? Apakah mereka baik-baik


saja? Karena aku belum menelfonnya sama sekali setelah kejadian kemarin.” Tanya


Kaira.


“Aku tidak tau,


jadi kita tidak perlu ikut campur dengan apa yang sedang mereka hadapi saat ini.”


kata Raffa.


“Iya sayang,


tapi sepertinya hubungan mereka sedang tidak baik-baik saja mas. Besok aku akan


menelfon Feya.” Kata Kaira.


“Iya, dia jadi


tinggal dirumah orang tuanya Jerry atau dimana?” Tanya Raffa.


“Waktu itu Feya


bilang mau menempati rumah pemberian orang tua Jerry, tapi aku tidak tau lagi.”


Kata Kaira.


“Nanti juga


pasti dia akan memberitahu kita.” Kata Raffa.


“Iya sayang.”


Kata Kaira.


**


Feya dan Jerry

__ADS_1


kembali pulang ke rumah mereka yaitu rumah pemberian orang tua Jerry.


“Kita tinggal


disini mas?” Tanya Feya.


“Iya, memangnya


kamu ingin tinggal dimana?” Tanya Jerry.


“Aku kira kita


tinggal dengan orang tuamu.” Kata Feya.


“Tidak, mama


membelikanku rumah ini.” Kata Jerry.


“Oh begitu, aku


akan masak dulu untukmu. Aku lapar soalnya.” Kata Feya.


“Masaklah yang


enak, aku kedalam kamar dulu mau istirahat.” Kata Jerry.


“Iya mas, tunggu


sebentar.” Kata Feya.


“Aku saja tidak


bisa masak, lebih baik aku beli saja, lagipula mas Jerry pasti tidak tau.” Kata


Feya dalam hati. Kemudian dia memesan makanan lalu menyajikannya di meja makan


seolah-olah itu masakan Feya.


“Sayang,


makanannya sudah siap. Kita makan sekarang yuk.” Kata Feya.


“Masak apa


kamu?” Tanya Jerry.


“Aku masak ayam


bakar, dijamin rasanya pasti enak.” Kata Feya.


“Tunggu


sebentar, setelah ini aku turun kebawah. Buatkan aku minuman yang dingin.” Kata


Jerry.


“Minuman apa


mas?” Tanya Feya.


“Buatkan aku


jus.” Kata Jerry.


 


 


Info :

__ADS_1


Jangan lupa ya mampir juga ke novel terbaruku yang berjudul "Terpaut Usia 15 Tahun".


Setiap hari update loh dan sekarang sudah sampai episode 23. Ditunggu ya like nya dijamin tidak akan membosankan dan pastinya no pelakor yang bikin emosi. Yuk segera mampir.


__ADS_2